<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel>
		<title><![CDATA[Minang Forum - Sports]]></title>
		<link>http://www.minangforum.com/</link>
		<description><![CDATA[Minang Forum - http://www.minangforum.com]]></description>
		<pubDate>Sun, 26 May 2013 08:41:49 +0000</pubDate>
		<generator>MyBB</generator>
		<item>
			<title><![CDATA[PSSI-KPSI Harus Disalahkan]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-PSSI-KPSI-Harus-Disalahkan</link>
			<pubDate>Thu, 13 Dec 2012 02:18:24 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-PSSI-KPSI-Harus-Disalahkan</guid>
			<description><![CDATA[<div align="justify">KUALA LUMPUR – Wakil Ketua FIFA <br />
Prince Ali bin Al Hussein menyayangkan terjadinya berbagai konflik dalam<br />
sepak bola Indonesia. Menurutnya, jika sanksi FIFA benar dijatuhkan, <br />
maka PSSI dan KPSI yang selama ini terus berseteru pantas disalahkan.</div>
<a href="http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2012/12/mendia.jpg" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2012/12/mendia-300x182.jpg" border="0" alt="[Image: mendia-300x182.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/></a>JADI SOROTAN<br />
<br />
<div align="justify">Sepak bola Indonesia saat ini tengah <br />
menunggu reaksi FIFA terkait kembali adanya ancaman sanksi. Hal itu <br />
tertuang dalam surat FIFA tertanggal 26 November mengenai penyelesaian <br />
dualisme kompetisi maupun kepengurusan organisasi sepak bola Indonesia.<br />
<br />
FIFA memberi tenggat waktu kepada Indonesia hingga 10 Desember untuk <br />
menyelesaikan berbagai masalah itu. Bila gagal, Federasi Sepak Bola <br />
Dunia itu akan mengeluarkan sanksi saat menggelar pertemuan di Tokyo, <br />
Jumat (14/12).<br />
<br />
“Saya sudah melihat betapa pentingnya sepak bola bagi masyarakat <br />
Indonesia dan permasalahan ini harus segera dituntaskan. Anda tidak bisa<br />
mempunyai dua liga di satu negara. Hal tersebut adalah isu fundamental <br />
yang harus diakhiri,” ujar Prince Ali kepada Reuters seperti dilansir <br />
Euronews.<br />
<br />
PSSI sendiri sudah menggelar Kongres Luar Biasa di Palangkaraya, Senin <br />
(10/12). KLB yang berlangsung selama 30 menit itu memutuskan untuk <br />
membatalkan MoU dengan KPSI dan membubarkan Joint Committee (JC). Hasil <br />
kongres nantinya akan dibawa wakil FIFA dan AFC tersebut ke rapat Komite<br />
Eksekutif FIFA di Tokyo.<br />
<br />
Namun, satu yang dapat membuat FIFA menilai sepak bola Indonesia gagal <br />
menyelesaikan konflik karena KPSI juga melakukan kongres tandingan pada <br />
hari yang sama di Jakarta. Artinya, kisruh sepakbola ini makin rumit dan<br />
jauh dari akhir yang mampu menyelesaikan persoalan.<br />
<br />
Prince Ali mengatakan, pihaknya sudah mencoba cara terbaik melalui <br />
pembentukan tim Task Force AFC beberapa waktu lalu. Akan tetapi, kedua <br />
kubu tersebut tetap tidak mempunyai niat untuk berdamai sehingga konflik<br />
dan perpecahan sepak bola Indonesia belum berakhir.<br />
<br />
“Semua stakeholders di sepakbola Indonesia harus sadar, jika mereka <br />
ingin melayani masyarakat, maka mereka harus menyelesaikan perbedaan. <br />
Kami akan membahas situasi ini di Tokyo saat rapat Exco,” tegas Prince <br />
Ali. (010/singgalang)</div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="justify">KUALA LUMPUR – Wakil Ketua FIFA <br />
Prince Ali bin Al Hussein menyayangkan terjadinya berbagai konflik dalam<br />
sepak bola Indonesia. Menurutnya, jika sanksi FIFA benar dijatuhkan, <br />
maka PSSI dan KPSI yang selama ini terus berseteru pantas disalahkan.</div>
<a href="http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2012/12/mendia.jpg" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2012/12/mendia-300x182.jpg" border="0" alt="[Image: mendia-300x182.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/></a>JADI SOROTAN<br />
<br />
<div align="justify">Sepak bola Indonesia saat ini tengah <br />
menunggu reaksi FIFA terkait kembali adanya ancaman sanksi. Hal itu <br />
tertuang dalam surat FIFA tertanggal 26 November mengenai penyelesaian <br />
dualisme kompetisi maupun kepengurusan organisasi sepak bola Indonesia.<br />
<br />
FIFA memberi tenggat waktu kepada Indonesia hingga 10 Desember untuk <br />
menyelesaikan berbagai masalah itu. Bila gagal, Federasi Sepak Bola <br />
Dunia itu akan mengeluarkan sanksi saat menggelar pertemuan di Tokyo, <br />
Jumat (14/12).<br />
<br />
“Saya sudah melihat betapa pentingnya sepak bola bagi masyarakat <br />
Indonesia dan permasalahan ini harus segera dituntaskan. Anda tidak bisa<br />
mempunyai dua liga di satu negara. Hal tersebut adalah isu fundamental <br />
yang harus diakhiri,” ujar Prince Ali kepada Reuters seperti dilansir <br />
Euronews.<br />
<br />
PSSI sendiri sudah menggelar Kongres Luar Biasa di Palangkaraya, Senin <br />
(10/12). KLB yang berlangsung selama 30 menit itu memutuskan untuk <br />
membatalkan MoU dengan KPSI dan membubarkan Joint Committee (JC). Hasil <br />
kongres nantinya akan dibawa wakil FIFA dan AFC tersebut ke rapat Komite<br />
Eksekutif FIFA di Tokyo.<br />
<br />
Namun, satu yang dapat membuat FIFA menilai sepak bola Indonesia gagal <br />
menyelesaikan konflik karena KPSI juga melakukan kongres tandingan pada <br />
hari yang sama di Jakarta. Artinya, kisruh sepakbola ini makin rumit dan<br />
jauh dari akhir yang mampu menyelesaikan persoalan.<br />
<br />
Prince Ali mengatakan, pihaknya sudah mencoba cara terbaik melalui <br />
pembentukan tim Task Force AFC beberapa waktu lalu. Akan tetapi, kedua <br />
kubu tersebut tetap tidak mempunyai niat untuk berdamai sehingga konflik<br />
dan perpecahan sepak bola Indonesia belum berakhir.<br />
<br />
“Semua stakeholders di sepakbola Indonesia harus sadar, jika mereka <br />
ingin melayani masyarakat, maka mereka harus menyelesaikan perbedaan. <br />
Kami akan membahas situasi ini di Tokyo saat rapat Exco,” tegas Prince <br />
Ali. (010/singgalang)</div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Semen Padang Batal Berkompetisi di ISL]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Semen-Padang-Batal-Berkompetisi-di-ISL</link>
			<pubDate>Wed, 05 Dec 2012 03:27:05 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Semen-Padang-Batal-Berkompetisi-di-ISL</guid>
			<description><![CDATA[Padang, (ANTARA) - Klub Semen Padang (SP) <br />
menyatakan batal ikut kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan kembali<br />
memilih bergabung ke kompetisi Indonesia Premier League (IPL).<br />
<br />
<br />
'Manajemen sudah memutuskan membatalkan ikut berkompetisi di ISL<br />
karena pihak pengelola memberi persyaratan yang tidak bisa dipenuhi <br />
pihak SP,' kata Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Erizal<br />
Anwar di Padang, Selasa.<br />
<br />
Ia menyebutkan, salah satu <br />
persyaratan yang tidak bisa dipenuhi manajemen SP yakni pihak pengelola <br />
ISL meminta manajemen klub untuk menarik seluruh pemain SP yang <br />
tergabung dalam Timnas Indonesia.<br />
<br />
'Jika kami memenuhi <br />
persyaratan tersebut, itu akan mencederai semangat manajemen dan prinsip<br />
membangun pesepak bola sejati di Tanah Air,' katanya.<br />
<br />
<br />
Syarat tersebut, katanya, jika dipenuhi juga akan merusak hubungan <br />
dengan Timnas senior Indonesia, karena muara semua pemain adalah Timnas <br />
Indonesia.<br />
<br />
Selain itu, katanya, PT Liga Indonesia <br />
sebagai pengelola ISL terlalu lama memutuskan status SP di ISL dan itu <br />
mempengaruhi kondisi tim yang saat ini sedang dipersiapkan manajemen <br />
klub.<br />
<br />
Ia mengatakan, keputusan tersebut sudah final oleh<br />
pihak pemegang saham SP dan manajemen akan menjalankan keputusan <br />
tersebut.<br />
<br />
Sebelumnya, manajemen klub yang pernah meraih <br />
juara kompetisi IPL musim kompetisi 2011-2012 tersebut sudah mendaftar <br />
di PT Liga Indonesia untuk ikut kompetisi ISL.<br />
<br />
Meskipun <br />
SP bermain di IPL, ia menambahkan, namun hal tersebut tidak akan <br />
mempengaruhi kondisi tim untuk melawan klub yang mengikuti ajang <br />
tersebut.<br />
<br />
Karena IPL masih dihuni oleh klub-klub terbaik<br />
dan diperkuat dengan pemain andalan yang selama ini berkompetisi di <br />
liga Indonesia.<br />
<br />
Menyinggung tentang penambahan pemain di<br />
tim SP, Erizal mengatakan pihak SP sampai saat ini belum berminat <br />
karena kekuatan tim sekarang dinilai sudah cukup. Beberapa pemain yang <br />
tergabung dalam Timnas sudah kembali untuk memperkuat klub kebanggaan <br />
'urang awak' tersebut.<br />
<br />
Selain itu, manajemen juga sudah <br />
mempersiapkan beberapa pertandingan uji coba melawan klub dari luar <br />
Sumbar dan mengikuti beberapa turnamen pra musim, yang dijadwalkan pada <br />
pertengahan Desember ini. (antarasumbar.com)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Padang, (ANTARA) - Klub Semen Padang (SP) <br />
menyatakan batal ikut kompetisi Indonesia Super League (ISL) dan kembali<br />
memilih bergabung ke kompetisi Indonesia Premier League (IPL).<br />
<br />
<br />
'Manajemen sudah memutuskan membatalkan ikut berkompetisi di ISL<br />
karena pihak pengelola memberi persyaratan yang tidak bisa dipenuhi <br />
pihak SP,' kata Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) Erizal<br />
Anwar di Padang, Selasa.<br />
<br />
Ia menyebutkan, salah satu <br />
persyaratan yang tidak bisa dipenuhi manajemen SP yakni pihak pengelola <br />
ISL meminta manajemen klub untuk menarik seluruh pemain SP yang <br />
tergabung dalam Timnas Indonesia.<br />
<br />
'Jika kami memenuhi <br />
persyaratan tersebut, itu akan mencederai semangat manajemen dan prinsip<br />
membangun pesepak bola sejati di Tanah Air,' katanya.<br />
<br />
<br />
Syarat tersebut, katanya, jika dipenuhi juga akan merusak hubungan <br />
dengan Timnas senior Indonesia, karena muara semua pemain adalah Timnas <br />
Indonesia.<br />
<br />
Selain itu, katanya, PT Liga Indonesia <br />
sebagai pengelola ISL terlalu lama memutuskan status SP di ISL dan itu <br />
mempengaruhi kondisi tim yang saat ini sedang dipersiapkan manajemen <br />
klub.<br />
<br />
Ia mengatakan, keputusan tersebut sudah final oleh<br />
pihak pemegang saham SP dan manajemen akan menjalankan keputusan <br />
tersebut.<br />
<br />
Sebelumnya, manajemen klub yang pernah meraih <br />
juara kompetisi IPL musim kompetisi 2011-2012 tersebut sudah mendaftar <br />
di PT Liga Indonesia untuk ikut kompetisi ISL.<br />
<br />
Meskipun <br />
SP bermain di IPL, ia menambahkan, namun hal tersebut tidak akan <br />
mempengaruhi kondisi tim untuk melawan klub yang mengikuti ajang <br />
tersebut.<br />
<br />
Karena IPL masih dihuni oleh klub-klub terbaik<br />
dan diperkuat dengan pemain andalan yang selama ini berkompetisi di <br />
liga Indonesia.<br />
<br />
Menyinggung tentang penambahan pemain di<br />
tim SP, Erizal mengatakan pihak SP sampai saat ini belum berminat <br />
karena kekuatan tim sekarang dinilai sudah cukup. Beberapa pemain yang <br />
tergabung dalam Timnas sudah kembali untuk memperkuat klub kebanggaan <br />
'urang awak' tersebut.<br />
<br />
Selain itu, manajemen juga sudah <br />
mempersiapkan beberapa pertandingan uji coba melawan klub dari luar <br />
Sumbar dan mengikuti beberapa turnamen pra musim, yang dijadwalkan pada <br />
pertengahan Desember ini. (antarasumbar.com)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pekanbaru Kandang Semen Padang FC]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Pekanbaru-Kandang-Semen-Padang-FC</link>
			<pubDate>Wed, 10 Oct 2012 01:46:50 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Pekanbaru-Kandang-Semen-Padang-FC</guid>
			<description><![CDATA[Laga Home Liga Champions Asia<br />
&lt;img src="http://padangekspres.co.id/up/berita/09102012130708SEMEN-PADANG-FC.jpg" alt="-" title="klik untuk memperbesar" align="left" width="280" /&gt;<br />
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;">Padang, Padek</span>—Sebagai<br />
juara Indonesia Premier Lea­gue (IPL) musim lalu, Semen Padang FC akan <br />
menjadi wakil Indonesia untuk berlaga pada Liga Champions Asia. Tapi <br />
yang menjadi pertanyaan be­sar pecinta sepakbola di Sum­bar saat ini, <br />
dimanakah tim milik pabrik semen tertua di Indonesia itu akan menggelar <br />
pertandingan kandang, me­ngingat stadion H Agus Salim yang selama ini <br />
menjadi <span style="font-style: italic;">hom­base</span> tim berjuluk <span style="font-style: italic;">Kabau Sirah </span>itu, masih jauh dari standard kelayakan yang diminta AFC?</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Meski belum seratus per­sen pasti, namun<br />
pertanyaan ter­sebut sudah mulai me­ne­mu­kan titik terang <br />
jawa­ban­nya. Kemungkinan besar, Semen Padang FC akan me­ng­gelar laga <br />
kandangnya di Li­ga Champions Asia di stadion Ka­harudin Nasution <br />
Pekanbaru. Ini terungkap setelah Ma­najemen Semen Padang FC yang <br />
dipimpin Direktur Utama PT KSSP Erizal Anwar ke Pe­kanbaru, kemarin <br />
(8/10).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Kepada <span style="font-style: italic;">Padang Ekspres</span>, <span style="font-style: italic;">Media Oficer </span>Semen<br />
Padang FC, Roni Suhtril yang juga ikut ke Pekanbaru menyampaikan, bahwa<br />
pihak Semen Padang FC sudah bertemu dengan pengelola stadion di <br />
Pe­kan­baru, yakni Pemprov Riau, untuk menjajaki kemungkinan memakai <br />
stadion di Pe­kan­baru.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">”Meski belum ada <span style="font-style: italic;">deal </span>seratus persen, kemungkinan besar <span style="font-style: italic;">homebase</span> SP di Liga Champions nanti di stadion yang berlokasi di Rumbai, Pekanbaru itu,” ungkapnya.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sebenarnya, kata Roni, ada dua stadion <br />
yang jadi pilihan di Pekanbaru, selain Kaha­rudin Nasutian, juga ada <br />
sta­dion Utama Riau yang ber­lo­kasi di Panam. Namun ber­da­sarkan <br />
kebutuhan, dia me­nekankan, kemungkinan yang akan dipilih adalah stadion<br />
Kaharudin Nasution. ”Ka­harudin Nasution layak dan berstandar <br />
internasional, mes­ki tak sebagus dan sebesar stadion Utama Riau,” <br />
ujarnya.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Pemilihan Pekanbaru se­ba­­gai <span style="font-style: italic;">hombase </span>Elie<br />
Aiboy Cs di Liga Champions, tak ter­lepas dari pertimbangan letak­nya <br />
yang hanya berjarak enam jam perjalanan darat dari Pa­da­ng. Dengan <br />
demikian, su­por­ter <span style="font-style: italic;">Kabau Sirah </span>akan lebih mudah menjangkau lokasi per­tan­dingan dari pada di pro­vinsi lain, se­perti di Palembang atau di Jakarta.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">”Di Pekanbaru, juga ba­nyak para <br />
perantau Minang. Jadi inilah yang kita harapkan, di mana, jika bermain <br />
di Pe­kan­baru, kita akan mendapat pendukung yang besar di­ban­dingkan <br />
bermain di daerah lain,” sebutnya.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Di sisi lain, sebenarnya, kepastian <br />
Semen Padang FC berlaga di Liga Champion belumlah seratus persen. <br />
Pa­sal­nya, kata Roni, AFC masih akan melakukan verfikasi ter­le­bih <br />
dahulu terhadap negara-negara yang memeliki utusan ke ligga tersebut. <span style="font-weight: bold;">(cip)</span></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Laga Home Liga Champions Asia<br />
&lt;img src="http://padangekspres.co.id/up/berita/09102012130708SEMEN-PADANG-FC.jpg" alt="-" title="klik untuk memperbesar" align="left" width="280" /&gt;<br />
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;">Padang, Padek</span>—Sebagai<br />
juara Indonesia Premier Lea­gue (IPL) musim lalu, Semen Padang FC akan <br />
menjadi wakil Indonesia untuk berlaga pada Liga Champions Asia. Tapi <br />
yang menjadi pertanyaan be­sar pecinta sepakbola di Sum­bar saat ini, <br />
dimanakah tim milik pabrik semen tertua di Indonesia itu akan menggelar <br />
pertandingan kandang, me­ngingat stadion H Agus Salim yang selama ini <br />
menjadi <span style="font-style: italic;">hom­base</span> tim berjuluk <span style="font-style: italic;">Kabau Sirah </span>itu, masih jauh dari standard kelayakan yang diminta AFC?</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Meski belum seratus per­sen pasti, namun<br />
pertanyaan ter­sebut sudah mulai me­ne­mu­kan titik terang <br />
jawa­ban­nya. Kemungkinan besar, Semen Padang FC akan me­ng­gelar laga <br />
kandangnya di Li­ga Champions Asia di stadion Ka­harudin Nasution <br />
Pekanbaru. Ini terungkap setelah Ma­najemen Semen Padang FC yang <br />
dipimpin Direktur Utama PT KSSP Erizal Anwar ke Pe­kanbaru, kemarin <br />
(8/10).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Kepada <span style="font-style: italic;">Padang Ekspres</span>, <span style="font-style: italic;">Media Oficer </span>Semen<br />
Padang FC, Roni Suhtril yang juga ikut ke Pekanbaru menyampaikan, bahwa<br />
pihak Semen Padang FC sudah bertemu dengan pengelola stadion di <br />
Pe­kan­baru, yakni Pemprov Riau, untuk menjajaki kemungkinan memakai <br />
stadion di Pe­kan­baru.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">”Meski belum ada <span style="font-style: italic;">deal </span>seratus persen, kemungkinan besar <span style="font-style: italic;">homebase</span> SP di Liga Champions nanti di stadion yang berlokasi di Rumbai, Pekanbaru itu,” ungkapnya.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sebenarnya, kata Roni, ada dua stadion <br />
yang jadi pilihan di Pekanbaru, selain Kaha­rudin Nasutian, juga ada <br />
sta­dion Utama Riau yang ber­lo­kasi di Panam. Namun ber­da­sarkan <br />
kebutuhan, dia me­nekankan, kemungkinan yang akan dipilih adalah stadion<br />
Kaharudin Nasution. ”Ka­harudin Nasution layak dan berstandar <br />
internasional, mes­ki tak sebagus dan sebesar stadion Utama Riau,” <br />
ujarnya.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Pemilihan Pekanbaru se­ba­­gai <span style="font-style: italic;">hombase </span>Elie<br />
Aiboy Cs di Liga Champions, tak ter­lepas dari pertimbangan letak­nya <br />
yang hanya berjarak enam jam perjalanan darat dari Pa­da­ng. Dengan <br />
demikian, su­por­ter <span style="font-style: italic;">Kabau Sirah </span>akan lebih mudah menjangkau lokasi per­tan­dingan dari pada di pro­vinsi lain, se­perti di Palembang atau di Jakarta.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">”Di Pekanbaru, juga ba­nyak para <br />
perantau Minang. Jadi inilah yang kita harapkan, di mana, jika bermain <br />
di Pe­kan­baru, kita akan mendapat pendukung yang besar di­ban­dingkan <br />
bermain di daerah lain,” sebutnya.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Di sisi lain, sebenarnya, kepastian <br />
Semen Padang FC berlaga di Liga Champion belumlah seratus persen. <br />
Pa­sal­nya, kata Roni, AFC masih akan melakukan verfikasi ter­le­bih <br />
dahulu terhadap negara-negara yang memeliki utusan ke ligga tersebut. <span style="font-weight: bold;">(cip)</span></div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Semen Padang 100 % di ISL]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Semen-Padang-100-di-ISL</link>
			<pubDate>Sat, 06 Oct 2012 01:39:06 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Semen-Padang-100-di-ISL</guid>
			<description><![CDATA[Tibo Cs Mulai Berlatih di Indarung<br />
<br />
&lt;img src="http://padangekspres.co.id/up/berita/05102012115213SEMEN-PADANG-FC.jpg" alt="-" title="klik untuk memperbesar" align="left" width="280" /&gt;<br />
<br />
Padang, Padek—Kepastian Semen Pa­da­ng FC berlaga di Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012-2013 sema­kin dekat. Ini menyusul dengan telah dite­ri­manya surat perse­tujuan (accep­tence letter) dari PT  Liga Indonesia.<br />
<br />
 <br />
<br />
Surat yang dikirim PT. LI melalui faksimile itu diterima manajemen tim SP pukul 11.56 WIB, Rabu (3/10), dengan no­mor 01010/Liga/X/2012,  peri­hal Penyampaian Status Klub Semen Padang FC. Inti dari acceptence letter yang ditan­datangani CEO PT. Liga Indonesia Joko Driyono ter­ta­nggal 1 Oktober 2012 itu me­nye­butkan sesuai rekomendasi dari PSSI dan juga kese­pa­ka­tan dari klub peserta kompetisi ISL 2012/13, klub Semen Pa­dang FC disetujui untuk dapat me­ngikuti kom­petisi ISL 2012/13.<br />
<br />
 <br />
<br />
“Ya, kami sudah me­ne­rima acceptan­ce letter dari PT Liga Indonesia. Itu arti­nya, de­ngan diter­bit­kannya surat itu me­nan­­da­kan kita bisa dika­­ta­kan sudah 100 per­sen ke  ISL, walau penge­sa­hannya nanti di Kongres akhir tahun PSSI,” tutur Dirut PT KSSP, Erizal Anwar, seperti dikutip goal.com.<br />
<br />
 <br />
<br />
Jawaban itu tandaklanjut dari surat PSSI Nomor 30/EXCO-PSSI/IX/2012 tertanggal 25 September perihal Rekomen­dasi Per­mo­honan Keikutsertaan SP FC di Kompetisi ISL dari hasil pertemuan Free Kick-Off Meeting ISL 2012/13 tanggal 27 September 2012 di Jakarta.<br />
<br />
 <br />
<br />
Tibo Sudah Tiba<br />
<br />
 <br />
<br />
Sejalan dengan itu, satu persatu, pemain yang baru dibe­li, serta pemain asing mulai bergabung di markas ho­me base Kabau Sirah, kompleks PT Semen Padang, Indarung. Di antaranya dalah Titus Bonai alias Tibo.  Stri­ker asal Papua yang sebelumnya membela Persi­pu­ra Jayapura, su­dah terlihat ber­latih bersama tim barunya, sejak Rabu (4/10) pagi.<br />
<br />
 <br />
<br />
Tibo mendarat Selasa (3/10) ma­lam di Padang. Dia datang langsung memboyong keluar­ga­nya. Rabu pagi, striker tim­nas itu sudah terlihat berlatih bersama Ellie Aiboy dkk di Lapangan Mess tim Semen Padang,  Kom­pleks PT. Semen Padang, Inda­ru­ng.  ”Tibo datang sekitar pukul 21.00 Selasa. Paginya sudah jalani latihan perda­na­nya disisni. Itu artinya, dia su­dah resmi menjadi milik kita,” kata Erizal .<br />
<br />
 <br />
<br />
Selain Tibo, juga sudah ber­gabung tiga pemain baru lain­nya; Nico Malau, M. Nur Iskan­dar, dan Hendra Ba­yauw. Sete­lah itu dijadwalkan menyusul trio tim­nas; Wahyu Wijiastanto, No­­van Setya Sasongko, dan  Ja­jang Paliama.<br />
<br />
 <br />
<br />
Meskipun kehadiran pe­main baru SP itu hanya untuk beberapa hari ke depan, na­mun kehadiran mereka mem­buat camp latihan SP terlihat semakin bergairah berlatih di ­ba­wah asuhan Suhatman Imam.  Khu­sus pemain  yang ma­suk timnas se­nior Indonesia,  pada tanggal 7 Oktober ha­rus kembali ke Jakarta, men­jalani TC tahap III Timnas yang diasuh Nil Maizar.<br />
<br />
 <br />
<br />
Sementara  itu, dalam bebe­rapa hari ke depan, para pemain asing Semen Padang juga akan menyusul bergabung. Sejauh ini baru satu pemain asing yang datang, yaitu Yu Hyun Ko (Korea Selatan). Sedangkan dua pemain lainnya,  David Pagbe (Kamerun) dan Esteban Viz­car­ra (Argentina), dalam pekan ini akan datang. Keduanya saat ini sudah berada di Indonesia, tapi belum ke Padang.<br />
<br />
 <br />
<br />
Khusus Edward Wilson Junior, mungkin akan jadi pemain asing terakhir yang datang, karena baru bisa ke Indonesia setelah tanggal  15 Oktober. Soalnya, pemain asal Liberia itu harus membela timnas nega­ranya pada tanggal 13 Oktober, da­lam pertandingan Kualifikasi Piala Afrika, melawan Nigeria. ”Kecuali Edward, prinsipnya pemain asing dalam waktu dekat, akan segera ke Padang," sebut Erizal Anwar.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Tibo Cs Mulai Berlatih di Indarung<br />
<br />
&lt;img src="http://padangekspres.co.id/up/berita/05102012115213SEMEN-PADANG-FC.jpg" alt="-" title="klik untuk memperbesar" align="left" width="280" /&gt;<br />
<br />
Padang, Padek—Kepastian Semen Pa­da­ng FC berlaga di Kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2012-2013 sema­kin dekat. Ini menyusul dengan telah dite­ri­manya surat perse­tujuan (accep­tence letter) dari PT  Liga Indonesia.<br />
<br />
 <br />
<br />
Surat yang dikirim PT. LI melalui faksimile itu diterima manajemen tim SP pukul 11.56 WIB, Rabu (3/10), dengan no­mor 01010/Liga/X/2012,  peri­hal Penyampaian Status Klub Semen Padang FC. Inti dari acceptence letter yang ditan­datangani CEO PT. Liga Indonesia Joko Driyono ter­ta­nggal 1 Oktober 2012 itu me­nye­butkan sesuai rekomendasi dari PSSI dan juga kese­pa­ka­tan dari klub peserta kompetisi ISL 2012/13, klub Semen Pa­dang FC disetujui untuk dapat me­ngikuti kom­petisi ISL 2012/13.<br />
<br />
 <br />
<br />
“Ya, kami sudah me­ne­rima acceptan­ce letter dari PT Liga Indonesia. Itu arti­nya, de­ngan diter­bit­kannya surat itu me­nan­­da­kan kita bisa dika­­ta­kan sudah 100 per­sen ke  ISL, walau penge­sa­hannya nanti di Kongres akhir tahun PSSI,” tutur Dirut PT KSSP, Erizal Anwar, seperti dikutip goal.com.<br />
<br />
 <br />
<br />
Jawaban itu tandaklanjut dari surat PSSI Nomor 30/EXCO-PSSI/IX/2012 tertanggal 25 September perihal Rekomen­dasi Per­mo­honan Keikutsertaan SP FC di Kompetisi ISL dari hasil pertemuan Free Kick-Off Meeting ISL 2012/13 tanggal 27 September 2012 di Jakarta.<br />
<br />
 <br />
<br />
Tibo Sudah Tiba<br />
<br />
 <br />
<br />
Sejalan dengan itu, satu persatu, pemain yang baru dibe­li, serta pemain asing mulai bergabung di markas ho­me base Kabau Sirah, kompleks PT Semen Padang, Indarung. Di antaranya dalah Titus Bonai alias Tibo.  Stri­ker asal Papua yang sebelumnya membela Persi­pu­ra Jayapura, su­dah terlihat ber­latih bersama tim barunya, sejak Rabu (4/10) pagi.<br />
<br />
 <br />
<br />
Tibo mendarat Selasa (3/10) ma­lam di Padang. Dia datang langsung memboyong keluar­ga­nya. Rabu pagi, striker tim­nas itu sudah terlihat berlatih bersama Ellie Aiboy dkk di Lapangan Mess tim Semen Padang,  Kom­pleks PT. Semen Padang, Inda­ru­ng.  ”Tibo datang sekitar pukul 21.00 Selasa. Paginya sudah jalani latihan perda­na­nya disisni. Itu artinya, dia su­dah resmi menjadi milik kita,” kata Erizal .<br />
<br />
 <br />
<br />
Selain Tibo, juga sudah ber­gabung tiga pemain baru lain­nya; Nico Malau, M. Nur Iskan­dar, dan Hendra Ba­yauw. Sete­lah itu dijadwalkan menyusul trio tim­nas; Wahyu Wijiastanto, No­­van Setya Sasongko, dan  Ja­jang Paliama.<br />
<br />
 <br />
<br />
Meskipun kehadiran pe­main baru SP itu hanya untuk beberapa hari ke depan, na­mun kehadiran mereka mem­buat camp latihan SP terlihat semakin bergairah berlatih di ­ba­wah asuhan Suhatman Imam.  Khu­sus pemain  yang ma­suk timnas se­nior Indonesia,  pada tanggal 7 Oktober ha­rus kembali ke Jakarta, men­jalani TC tahap III Timnas yang diasuh Nil Maizar.<br />
<br />
 <br />
<br />
Sementara  itu, dalam bebe­rapa hari ke depan, para pemain asing Semen Padang juga akan menyusul bergabung. Sejauh ini baru satu pemain asing yang datang, yaitu Yu Hyun Ko (Korea Selatan). Sedangkan dua pemain lainnya,  David Pagbe (Kamerun) dan Esteban Viz­car­ra (Argentina), dalam pekan ini akan datang. Keduanya saat ini sudah berada di Indonesia, tapi belum ke Padang.<br />
<br />
 <br />
<br />
Khusus Edward Wilson Junior, mungkin akan jadi pemain asing terakhir yang datang, karena baru bisa ke Indonesia setelah tanggal  15 Oktober. Soalnya, pemain asal Liberia itu harus membela timnas nega­ranya pada tanggal 13 Oktober, da­lam pertandingan Kualifikasi Piala Afrika, melawan Nigeria. ”Kecuali Edward, prinsipnya pemain asing dalam waktu dekat, akan segera ke Padang," sebut Erizal Anwar.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Misi Mengembalikan Kejayaan “Garuda”]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Misi-Mengembalikan-Kejayaan-%E2%80%9CGaruda%E2%80%9D</link>
			<pubDate>Wed, 03 Oct 2012 06:19:26 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Misi-Mengembalikan-Kejayaan-%E2%80%9CGaruda%E2%80%9D</guid>
			<description><![CDATA[<div align="justify">JAKARTA – Tak pernah ia bayangkan,<br />
jika impiannya menjadi pelatih Timnas Indonesia datang saat kondisi <br />
sepakbola nasional mengalami kesemrawutan seperti saat ini. Namun Nil <br />
Maizar percaya, tantangan ini akan mampu ia jawab dengan prestasi <br />
membanggakan untuk Tanah Air yang dicintainya ini.</div>
<a href="http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2012/10/nilma.jpg" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2012/10/nilma-300x217.jpg" border="0" alt="[Image: nilma-300x217.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/></a>SERIUS<br />
<br />
<div align="justify">
Nil Maizar, yang menjadi “Sang Terpilih” yang diharapkan menjadi <br />
penyelamat sepakbola Indonesia di level Timnas. Menggantikan Aji Santoso<br />
yang kini menangani Timnas U-22, harapan besar berada di pundak mantan <br />
pelatih Semen Padang ini.<br />
<br />
Turnamen terbesar Asia Tenggara, Piala AFF 2012 menjadi ujian bagi <br />
pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat, 2 Januari 1970 ini. Inilah<br />
modal Nil Maizar yang didaulat menjadi nahkoda untuk mengembalikan <br />
kejayaan Garuda.<br />
<br />
1. Sebagai pelatih muda, Nil Maizar mempunyai segala persyaratan untuk <br />
menjadi pelatih sukses di masa mendatang. Kemampuan taktik dan strategi <br />
ia mantapkan saat menimba ilmu di Jerman.<br />
<br />
Ilmu mengenai cara bermain simpel yang ia dapat dalam pelatihan di <br />
Jerman tersebut coba ia praktekan di skuad Timnas. Ia percaya pemain <br />
yang masuk ke Timnas adalah pemain terbaik di Indonesia, namun <br />
seringkali cara berpikir pemain yang terlalu rumit menjadi kendala saat <br />
turun di lapangan. “Cara berpikir pemain akan menentukan cara <br />
bermainnya,” ujarnya.</div>
<div align="justify">2. Nil Maizar memiliki tiga konsep yang ia coba terapkan di permainan Timnas. Yakni konsep When, Where dan How.<br />
<br />
When adalah konsep kapan pemain harus membantu teman, kapan harus <br />
melakukan passing dan kapan waktu yang tepat mengambil keputusan.<br />
<br />
Konsep kedua adalah Where, kelemahan pemain Indonesia adalah kurangnya <br />
pergerakan tanpa bola yang benar-benar bagus. Pergerakan yang membantu <br />
tim meraih kemenangan. Kemana ia harus bergerak untuk membantu rekannya <br />
yang kesulitan.<br />
<br />
How, konsep ketiga yang merupakan ujian intelejensi seorang pemain. <br />
Konsep ini mengharuskan pemain tahu bagaimana bereaksi secara cepat dan <br />
tepat dalam sebuah organisasi permainan. Bila tercapai, 11 pemain di <br />
lapangan akan mengerti satu sama lain.</div>
<div align="justify">3. Tak ada artinya bakat dan kemampuan <br />
luar biasa bila hati tak 100 persen untuk bangsa. Itulah ide dari Nil <br />
Maizar yang ingin ia wujudkan dalam tim yang ia tangani kini.”Bagi saya,<br />
yang penting tim nasional bisa bermain dengan hati dan memiliki <br />
keteguhan hati,” ujarnya.</div>
<div align="justify">4. Nil Maizar dikenal fanatik dengan <br />
formasi 4-4-2. Saat menangani Semen Padang hingga kini melatih Timnas <br />
Indonesia, formasi ini selalu menjadi andalannya. Materi pemain yang ia <br />
miliki mendukung sistem yang menjadi andalannya ini.<br />
<br />
Nil menambahkan, formasi ini hanya susunan awal, selebihnya sistem dari <br />
formasi ini yang akan menjadi kunci. “4-4-2 memiliki keunggulan, di mana<br />
ketika menyerang ada enam penyerang, dan saat bertahan ada delapan <br />
pemain di pertahanan,” jelasnya.</div>
<div align="justify">5. Tidak mudah mewujudkan impian menjadi yang terbaik. Namun bukan berarti tidak ada cara untuk mewujudkannya.<br />
<br />
Menurutnya, setiap pemain harus memiliki semangat juang dalam setiap <br />
penampilannya. Semangat juang yang tepat akan mewujudkan profesionalitas<br />
dan sikap disiplin tinggi.<br />
<br />
Untuk mewujudkan semua itu, ia enggan disebut sebagai seorang diktator. <br />
Pemain adalah mitra sekaligus sahabat, hubungan pelatih dan pemain <br />
bukanlah hubungan antara atasan dan bawahan. Bahkan ia enggan meluapkan <br />
amarah kepada pemainnya yang berpotensi membuat sang pemain kesal. (singgalang)</div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="justify">JAKARTA – Tak pernah ia bayangkan,<br />
jika impiannya menjadi pelatih Timnas Indonesia datang saat kondisi <br />
sepakbola nasional mengalami kesemrawutan seperti saat ini. Namun Nil <br />
Maizar percaya, tantangan ini akan mampu ia jawab dengan prestasi <br />
membanggakan untuk Tanah Air yang dicintainya ini.</div>
<a href="http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2012/10/nilma.jpg" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2012/10/nilma-300x217.jpg" border="0" alt="[Image: nilma-300x217.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/></a>SERIUS<br />
<br />
<div align="justify">
Nil Maizar, yang menjadi “Sang Terpilih” yang diharapkan menjadi <br />
penyelamat sepakbola Indonesia di level Timnas. Menggantikan Aji Santoso<br />
yang kini menangani Timnas U-22, harapan besar berada di pundak mantan <br />
pelatih Semen Padang ini.<br />
<br />
Turnamen terbesar Asia Tenggara, Piala AFF 2012 menjadi ujian bagi <br />
pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat, 2 Januari 1970 ini. Inilah<br />
modal Nil Maizar yang didaulat menjadi nahkoda untuk mengembalikan <br />
kejayaan Garuda.<br />
<br />
1. Sebagai pelatih muda, Nil Maizar mempunyai segala persyaratan untuk <br />
menjadi pelatih sukses di masa mendatang. Kemampuan taktik dan strategi <br />
ia mantapkan saat menimba ilmu di Jerman.<br />
<br />
Ilmu mengenai cara bermain simpel yang ia dapat dalam pelatihan di <br />
Jerman tersebut coba ia praktekan di skuad Timnas. Ia percaya pemain <br />
yang masuk ke Timnas adalah pemain terbaik di Indonesia, namun <br />
seringkali cara berpikir pemain yang terlalu rumit menjadi kendala saat <br />
turun di lapangan. “Cara berpikir pemain akan menentukan cara <br />
bermainnya,” ujarnya.</div>
<div align="justify">2. Nil Maizar memiliki tiga konsep yang ia coba terapkan di permainan Timnas. Yakni konsep When, Where dan How.<br />
<br />
When adalah konsep kapan pemain harus membantu teman, kapan harus <br />
melakukan passing dan kapan waktu yang tepat mengambil keputusan.<br />
<br />
Konsep kedua adalah Where, kelemahan pemain Indonesia adalah kurangnya <br />
pergerakan tanpa bola yang benar-benar bagus. Pergerakan yang membantu <br />
tim meraih kemenangan. Kemana ia harus bergerak untuk membantu rekannya <br />
yang kesulitan.<br />
<br />
How, konsep ketiga yang merupakan ujian intelejensi seorang pemain. <br />
Konsep ini mengharuskan pemain tahu bagaimana bereaksi secara cepat dan <br />
tepat dalam sebuah organisasi permainan. Bila tercapai, 11 pemain di <br />
lapangan akan mengerti satu sama lain.</div>
<div align="justify">3. Tak ada artinya bakat dan kemampuan <br />
luar biasa bila hati tak 100 persen untuk bangsa. Itulah ide dari Nil <br />
Maizar yang ingin ia wujudkan dalam tim yang ia tangani kini.”Bagi saya,<br />
yang penting tim nasional bisa bermain dengan hati dan memiliki <br />
keteguhan hati,” ujarnya.</div>
<div align="justify">4. Nil Maizar dikenal fanatik dengan <br />
formasi 4-4-2. Saat menangani Semen Padang hingga kini melatih Timnas <br />
Indonesia, formasi ini selalu menjadi andalannya. Materi pemain yang ia <br />
miliki mendukung sistem yang menjadi andalannya ini.<br />
<br />
Nil menambahkan, formasi ini hanya susunan awal, selebihnya sistem dari <br />
formasi ini yang akan menjadi kunci. “4-4-2 memiliki keunggulan, di mana<br />
ketika menyerang ada enam penyerang, dan saat bertahan ada delapan <br />
pemain di pertahanan,” jelasnya.</div>
<div align="justify">5. Tidak mudah mewujudkan impian menjadi yang terbaik. Namun bukan berarti tidak ada cara untuk mewujudkannya.<br />
<br />
Menurutnya, setiap pemain harus memiliki semangat juang dalam setiap <br />
penampilannya. Semangat juang yang tepat akan mewujudkan profesionalitas<br />
dan sikap disiplin tinggi.<br />
<br />
Untuk mewujudkan semua itu, ia enggan disebut sebagai seorang diktator. <br />
Pemain adalah mitra sekaligus sahabat, hubungan pelatih dan pemain <br />
bukanlah hubungan antara atasan dan bawahan. Bahkan ia enggan meluapkan <br />
amarah kepada pemainnya yang berpotensi membuat sang pemain kesal. (singgalang)</div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Beban Berat Nil Maizar]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Beban-Berat-Nil-Maizar</link>
			<pubDate>Sat, 29 Sep 2012 03:05:27 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Beban-Berat-Nil-Maizar</guid>
			<description><![CDATA[MENJADI pelatih timnas Indonesia saat ini, memang harus siap mental luar dalam. Siap dipuji, tapi juga harus siap direndahkan, dicaci-maki, bahkan diintimidasi. Hal ini tak terlepas dari kisruh sepakbola Indonesia yang terus berlarut-larut.<br />
Itulah kini yang dialami Nil Maizar, pelatih timnas Indonesia yang ditunjuk oleh PSSI yang legal. Namun, dalam bertugas dia terus digoyang dan diteror oleh pihak-pihak yang bersebarangan dengan PSSI.<br />
Pada intinya, Nil adalah pihak yang harus dikerdilkan. Apapun yang diperbuatnya selalu dianggap salah dan disepelekan. Jangkankan timnya kalah, menang sekalipun apresiasi yang diperolehnya masih minor. Sungguh sebuah beban berat dipikul anak Payakumbuh jebolan Garuda II itu.<br />
Namun, sebanyak yang merendahkan, sebanyak itu pula yang memuji dan menghormatinya. Nil dipandang sebagai sosok ksatria dan berjiwa patriotisme tinggi, karena mau dan siap memikul tugas negara ditengah gejolak sepakbola yang berpotensi menghancurkan reputasi dan karirnya.<br />
Tapi Nil, dengan tegas menjawab, dia mau berkorban memegang timnas yang sedang sakit, semata sebagai tanggungjawabnya sebagai anak bangsa. Inilah membuat orang-orang yang mengerti permasalahan sepakbola Indonesia sekarang, menaruh empati dan angkat respek yang tinggi pada Putra Minang ini.<br />
Nil, memang bekerja ditengah badai. Tapi dia tetap tegar dan hanya fokus bekerja. Dia tak pernah mengeluh, walau selalu dihambat beribu kendala. Seperti kekurangan pemain, karena pemain-pemain bagus “disandera” klub-klub yang tak sejalan dengan PSSI.<br />
Dengan skuad minimalis itulah dia bekerja. Kondisi ini membuat Nil tak bisda bekerja maksimal, dan itu memberi pelaung bagi pihak seberang untuk menghantamnya habis-habisan. Tapi Nil tak peduli itu, dia hanya fokus bekerja untuk “Merah Putih”.<br />
Tak heran, ketika “Garuda” menggilas Brunei 5-0, Nil benar-benar mengekspresikannya dengan sempurna. Dia menyebut, sebuah kemenangan yang diperoleh dengan semangat dan perjuangan gigih, sungguh terasa manis dan membanggakan.<br />
Meski kata orang Indonesia memang sudah seharusnya menang, karena lawan kita cuma Brunei. Tapi yang membuat dia bangga, bukan karena skor 5-0 itu, tapi karena anak-anak asuhnya menunjukan mereka bermain dengan hati, dan mereka menyadari betul kostum apa yang mereka pakai.<br />
Itulah salah satu kelebihan Nil, dia mampu menularkan semangat patriotisme pada pemainnya. Dia mampu meredam emosi pemainnya, walau oleh sebagian orang yang memusuhi selalu diejek dan diintimidasi dengan sebutan menyakitkan; Timnas Tarkam, timnas Djohar, atau Timnas IPL dan segala macamnya.<br />
Lihatlah anak buah Nil saat melawan Brunei. Irfan Bachdim kembali bertaji dan tak henti berlari mengintip peluang. Taufik sang playmaker yang begitu tenang membagi bola, dan Vendry Mofu yang terus bergerak demi mendapatkan ruang melepaskan cannon ball-nya.<br />
Atau, lihatlah Ellie Aiboy, dia seperti tak peduli tubuh rentanya yang kelelahan. Dengan pengalaman dan skill-nya, dia terus berkreasi mencari celah untuk melempar crossing ke kotak penalti lawan. Jangan lupa, kwartet Nopendi, Wahyu Wijiastanto, Hamdi Ramdan dan Novan Setya, yang makin tenang dan dingin di barisan pertahanan.<br />
Nah, semua itu karena peran seorang Nil Maizar yang mampu menjaga api semangat dan rasa nasionalisme pemainnya. Mereka orang-orang yang mampu bertahan ditengah prahara sepakbola Indonesia, dengan hanya bermodalkan semangat bela negara dan kecintaan pada tanah air.(singgalang)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[MENJADI pelatih timnas Indonesia saat ini, memang harus siap mental luar dalam. Siap dipuji, tapi juga harus siap direndahkan, dicaci-maki, bahkan diintimidasi. Hal ini tak terlepas dari kisruh sepakbola Indonesia yang terus berlarut-larut.<br />
Itulah kini yang dialami Nil Maizar, pelatih timnas Indonesia yang ditunjuk oleh PSSI yang legal. Namun, dalam bertugas dia terus digoyang dan diteror oleh pihak-pihak yang bersebarangan dengan PSSI.<br />
Pada intinya, Nil adalah pihak yang harus dikerdilkan. Apapun yang diperbuatnya selalu dianggap salah dan disepelekan. Jangkankan timnya kalah, menang sekalipun apresiasi yang diperolehnya masih minor. Sungguh sebuah beban berat dipikul anak Payakumbuh jebolan Garuda II itu.<br />
Namun, sebanyak yang merendahkan, sebanyak itu pula yang memuji dan menghormatinya. Nil dipandang sebagai sosok ksatria dan berjiwa patriotisme tinggi, karena mau dan siap memikul tugas negara ditengah gejolak sepakbola yang berpotensi menghancurkan reputasi dan karirnya.<br />
Tapi Nil, dengan tegas menjawab, dia mau berkorban memegang timnas yang sedang sakit, semata sebagai tanggungjawabnya sebagai anak bangsa. Inilah membuat orang-orang yang mengerti permasalahan sepakbola Indonesia sekarang, menaruh empati dan angkat respek yang tinggi pada Putra Minang ini.<br />
Nil, memang bekerja ditengah badai. Tapi dia tetap tegar dan hanya fokus bekerja. Dia tak pernah mengeluh, walau selalu dihambat beribu kendala. Seperti kekurangan pemain, karena pemain-pemain bagus “disandera” klub-klub yang tak sejalan dengan PSSI.<br />
Dengan skuad minimalis itulah dia bekerja. Kondisi ini membuat Nil tak bisda bekerja maksimal, dan itu memberi pelaung bagi pihak seberang untuk menghantamnya habis-habisan. Tapi Nil tak peduli itu, dia hanya fokus bekerja untuk “Merah Putih”.<br />
Tak heran, ketika “Garuda” menggilas Brunei 5-0, Nil benar-benar mengekspresikannya dengan sempurna. Dia menyebut, sebuah kemenangan yang diperoleh dengan semangat dan perjuangan gigih, sungguh terasa manis dan membanggakan.<br />
Meski kata orang Indonesia memang sudah seharusnya menang, karena lawan kita cuma Brunei. Tapi yang membuat dia bangga, bukan karena skor 5-0 itu, tapi karena anak-anak asuhnya menunjukan mereka bermain dengan hati, dan mereka menyadari betul kostum apa yang mereka pakai.<br />
Itulah salah satu kelebihan Nil, dia mampu menularkan semangat patriotisme pada pemainnya. Dia mampu meredam emosi pemainnya, walau oleh sebagian orang yang memusuhi selalu diejek dan diintimidasi dengan sebutan menyakitkan; Timnas Tarkam, timnas Djohar, atau Timnas IPL dan segala macamnya.<br />
Lihatlah anak buah Nil saat melawan Brunei. Irfan Bachdim kembali bertaji dan tak henti berlari mengintip peluang. Taufik sang playmaker yang begitu tenang membagi bola, dan Vendry Mofu yang terus bergerak demi mendapatkan ruang melepaskan cannon ball-nya.<br />
Atau, lihatlah Ellie Aiboy, dia seperti tak peduli tubuh rentanya yang kelelahan. Dengan pengalaman dan skill-nya, dia terus berkreasi mencari celah untuk melempar crossing ke kotak penalti lawan. Jangan lupa, kwartet Nopendi, Wahyu Wijiastanto, Hamdi Ramdan dan Novan Setya, yang makin tenang dan dingin di barisan pertahanan.<br />
Nah, semua itu karena peran seorang Nil Maizar yang mampu menjaga api semangat dan rasa nasionalisme pemainnya. Mereka orang-orang yang mampu bertahan ditengah prahara sepakbola Indonesia, dengan hanya bermodalkan semangat bela negara dan kecintaan pada tanah air.(singgalang)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Gubernur Ucapkan Selamat pada Pejuang "Tuah Sakato" ]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Gubernur-Ucapkan-Selamat-pada-Pejuang-Tuah-Sakato</link>
			<pubDate>Tue, 25 Sep 2012 01:52:00 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Gubernur-Ucapkan-Selamat-pada-Pejuang-Tuah-Sakato</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://www.sumbaronline.com/foto_berita/medium_36ip.jpg" border="0" alt="[Image: medium_36ip.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
PADANG, SO--Jika sebelumnya pejuang-pejuang olahraga Tuah Sakato dilepas ke medan PON XVIII Riau, hari ini, Sabtu (22/9), Gubernur Irwan Prayitno menyambut secara resmi "Sang Juara" di Kantor Gubernur yang turut dihadiri Wakil Gubernur Muslim Kasim, Wakil Ketua DPR Leonardi Harmainy, Wakil Walikota Mahyeldi Ansyarullah, Muspida dan pejabat daerah lainnya.<br />
<br />
Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, bahwa hari ini ditempat yang sama saat pelepasan, juga menyambut secara resmi sekaligus mengapresiasi kepada semua kontingen yang telah meraih prestasi dengan mencapai target yang telah diusung dengan optimal.<br />
<br />
"Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari doa masyarakat Sumbar. Seandainya kita menargetkan 15 medali emas mungkin dari kerja keras dan doa masyarakat Sumbar tersebut, InsyaAllah akan bisa dicapai dan "selamat" datang di ranah Minang dan "Selamat" atas keberhasilan, kedepan agar lebih berprestasi di iven-iven besar lainnya," ucap Irwan Prayitno.<br />
<br />
Dikatakannya pula, untuk bonus yang akan diberikan kepada atlet peraih medali, pemerintah telah mengusulkan ke DPR Sumbar untuk peraih medali emas akan menerima bonus Rp150 Juta, peraih medali perak minimal Rp75 Juta dan maksimal Rp100 juta serta peraih medali perunggu Rp75 Juta, selain itu bagi pelatih yang atletnya meraih medali, juga akan diberikan bonus, namun semua keputusan belum final masih dalam pembahasan.      <br />
<br />
Sementara itu Ketua kontingen PON XVIII Sumbar, Syahrial Bakhtiar melaporkan, bahwa pada helatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau ini, kontingen Tuah Sakato telah berhasil meraih 12 medali emas, 12 medali perak dan 24 medali perunggu serta berada pada peringkat 14 Nasional.<br />
<br />
"Kami bangga atas kekompakan dan kerja keras semua pihak yang terlibat di dalam kontingen PON Sumbar, karena tanpa kekompakan dan kerja keras, semua prestasi ini tidak mukin kita raih, selain itu dukungan dari pemerintah sangat membantu keberhasilan ini," pungkas Syahrial Bakhtiar.<br />
<br />
Dilaporkan : Mul]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://www.sumbaronline.com/foto_berita/medium_36ip.jpg" border="0" alt="[Image: medium_36ip.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
PADANG, SO--Jika sebelumnya pejuang-pejuang olahraga Tuah Sakato dilepas ke medan PON XVIII Riau, hari ini, Sabtu (22/9), Gubernur Irwan Prayitno menyambut secara resmi "Sang Juara" di Kantor Gubernur yang turut dihadiri Wakil Gubernur Muslim Kasim, Wakil Ketua DPR Leonardi Harmainy, Wakil Walikota Mahyeldi Ansyarullah, Muspida dan pejabat daerah lainnya.<br />
<br />
Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, bahwa hari ini ditempat yang sama saat pelepasan, juga menyambut secara resmi sekaligus mengapresiasi kepada semua kontingen yang telah meraih prestasi dengan mencapai target yang telah diusung dengan optimal.<br />
<br />
"Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari doa masyarakat Sumbar. Seandainya kita menargetkan 15 medali emas mungkin dari kerja keras dan doa masyarakat Sumbar tersebut, InsyaAllah akan bisa dicapai dan "selamat" datang di ranah Minang dan "Selamat" atas keberhasilan, kedepan agar lebih berprestasi di iven-iven besar lainnya," ucap Irwan Prayitno.<br />
<br />
Dikatakannya pula, untuk bonus yang akan diberikan kepada atlet peraih medali, pemerintah telah mengusulkan ke DPR Sumbar untuk peraih medali emas akan menerima bonus Rp150 Juta, peraih medali perak minimal Rp75 Juta dan maksimal Rp100 juta serta peraih medali perunggu Rp75 Juta, selain itu bagi pelatih yang atletnya meraih medali, juga akan diberikan bonus, namun semua keputusan belum final masih dalam pembahasan.      <br />
<br />
Sementara itu Ketua kontingen PON XVIII Sumbar, Syahrial Bakhtiar melaporkan, bahwa pada helatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau ini, kontingen Tuah Sakato telah berhasil meraih 12 medali emas, 12 medali perak dan 24 medali perunggu serta berada pada peringkat 14 Nasional.<br />
<br />
"Kami bangga atas kekompakan dan kerja keras semua pihak yang terlibat di dalam kontingen PON Sumbar, karena tanpa kekompakan dan kerja keras, semua prestasi ini tidak mukin kita raih, selain itu dukungan dari pemerintah sangat membantu keberhasilan ini," pungkas Syahrial Bakhtiar.<br />
<br />
Dilaporkan : Mul]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Tekuk Jakarta 6-2, Tim Futsal Sumbar Raih Emas]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Tekuk-Jakarta-6-2-Tim-Futsal-Sumbar-Raih-Emas</link>
			<pubDate>Mon, 17 Sep 2012 09:40:31 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Tekuk-Jakarta-6-2-Tim-Futsal-Sumbar-Raih-Emas</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/09/1728322620X310.jpg" border="0" alt="[Image: 1728322620X310.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<span style="font-weight: bold;">TEMBILAHAN, KOMPAS.com -</span><br />
Tim Futsal Sumatera Barat keluar sebagai juara cabang olahraga futsal <br />
PON XVIII Riau 2012, setelah mengalahkan tim DKI Jakarta 6-2 di GOR <br />
Tembilahan, Sabtu (15/9/2012). <br />
<br />
Dalam pertandingan tersebut, tim <br />
Sumbar berhasil unggul empat gol tanpa balas terlebih dahulu pada babak <br />
pertama. Keempat gol tim besutan Syafrianto Rusli itu diborong oleh <br />
Yudhi Fatra pada menit ke-9, 11, 19, dan 22.<br />
<br />
Di babak kedua, <br />
Jakarta mengubah strategi dan bermain lebih terbuka dan menyerang. Dua <br />
gol dari Diki Khairul Saleh pada menit ke-26 dan Matullesi (28) berhasil<br />
membuat tim Ibukota itu memangkas skor menjadi 2-4. <br />
<br />
Namun, <br />
keasyikan menyerang, membuat konsentrasi lini pertahanan Jakarta <br />
berkurang. Hal itu kemudian dimanfaatkan Sumbar untuk menambah dua gol <br />
berkat kreasi Randi Satria (38 dan 40), sekaligus memastikan timnya <br />
merebut medali emas cabang olahraga ini. <br />
<br />
Dengan kemenangan <br />
tersebut, tim Sumbar berhak atas Medali Emas Cabang olahraga Futsal PON <br />
XVIII Riau dengan rekor tak terkalahkan dari tujuh pertandingannya. <br />
Sedangkan tim Jakarta harus puas mendapatkan Medali Perak disusul tim <br />
Kalimantan Selatan yang memperoleh Medali Perunggu.<br />
<br />
Pelatih tim <br />
futsal Sumbar, Syafrianto Rusli, mengaku senang dengan penampilan anak <br />
asuhnya. Ia berharap, skuadnya bisa memberikan kontribusi bagi timnas <br />
futsal Indonesia di masa mendatang. <br />
<br />
“Ini berkat keyakinan <br />
anak-anak, mereka mau bekerja sejak dua tahun lalu. Kami selama ini <br />
maintanance di tempat sendiri saja, tidak keluar negeri seperti tim <br />
lainnya. Kami bertekad untuk timnas,” harap Rusli.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://assets.kompas.com/data/photo/2012/09/09/1728322620X310.jpg" border="0" alt="[Image: 1728322620X310.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<span style="font-weight: bold;">TEMBILAHAN, KOMPAS.com -</span><br />
Tim Futsal Sumatera Barat keluar sebagai juara cabang olahraga futsal <br />
PON XVIII Riau 2012, setelah mengalahkan tim DKI Jakarta 6-2 di GOR <br />
Tembilahan, Sabtu (15/9/2012). <br />
<br />
Dalam pertandingan tersebut, tim <br />
Sumbar berhasil unggul empat gol tanpa balas terlebih dahulu pada babak <br />
pertama. Keempat gol tim besutan Syafrianto Rusli itu diborong oleh <br />
Yudhi Fatra pada menit ke-9, 11, 19, dan 22.<br />
<br />
Di babak kedua, <br />
Jakarta mengubah strategi dan bermain lebih terbuka dan menyerang. Dua <br />
gol dari Diki Khairul Saleh pada menit ke-26 dan Matullesi (28) berhasil<br />
membuat tim Ibukota itu memangkas skor menjadi 2-4. <br />
<br />
Namun, <br />
keasyikan menyerang, membuat konsentrasi lini pertahanan Jakarta <br />
berkurang. Hal itu kemudian dimanfaatkan Sumbar untuk menambah dua gol <br />
berkat kreasi Randi Satria (38 dan 40), sekaligus memastikan timnya <br />
merebut medali emas cabang olahraga ini. <br />
<br />
Dengan kemenangan <br />
tersebut, tim Sumbar berhak atas Medali Emas Cabang olahraga Futsal PON <br />
XVIII Riau dengan rekor tak terkalahkan dari tujuh pertandingannya. <br />
Sedangkan tim Jakarta harus puas mendapatkan Medali Perak disusul tim <br />
Kalimantan Selatan yang memperoleh Medali Perunggu.<br />
<br />
Pelatih tim <br />
futsal Sumbar, Syafrianto Rusli, mengaku senang dengan penampilan anak <br />
asuhnya. Ia berharap, skuadnya bisa memberikan kontribusi bagi timnas <br />
futsal Indonesia di masa mendatang. <br />
<br />
“Ini berkat keyakinan <br />
anak-anak, mereka mau bekerja sejak dua tahun lalu. Kami selama ini <br />
maintanance di tempat sendiri saja, tidak keluar negeri seperti tim <br />
lainnya. Kami bertekad untuk timnas,” harap Rusli.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Gandang Tasa dan Silek Galombang Sambut Kontingen PON]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Gandang-Tasa-dan-Silek-Galombang-Sambut-Kontingen-PON</link>
			<pubDate>Wed, 05 Sep 2012 22:21:06 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Gandang-Tasa-dan-Silek-Galombang-Sambut-Kontingen-PON</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://www.sumbaronline.com/foto_berita/medium_11IKMR-RIAU1.jpg" border="0" alt="[Image: medium_11IKMR-RIAU1.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
PEKANBARU, SO--Tak tanggung-tanggung, Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang Riau, IKMR, H Basrizal Koto (Basko) langsung menyatakan akan menjamu kontingen Sumatera Barat di kediamannya di Jalan Diponegoro, 7 September malam nanti. <br />
<br />
Kontingen Sumbar bagi Basko adalah kontingen asal kampung halaman "urang rantau" Riau yang harus dijadikan merasa seperti di rumah sendiri.<br />
 <br />
Awal pekan lalu, Wakil Ketua Umum I KONI Sumbar, Syaiful SH Mhum bersama anggota bidang Humas Dodi Syahputra menghadiri langsung pertemuan IKMR se-Riau di kediamannya itu. IKMR bertekad kuat akan menyukseskan seluruh aktifitas prestasi olahraga Sumbar di Riau.<br />
 <br />
"Insya Allah Wagub Sumbar akan berangkat bersama-sama kontingen langsung menuju pekanbaru dan juga langsung ke kediaman Basko untuk mengikuti acara penyambutan kontingen oleh IKMR," ungkap Basrizal Koto yang energik ini.<br />
 <br />
Besan langsung Wakil Gubernur Sumbar H Muslim Kasim ini meneruskan, IKMR bertekad sedari mula untuk menyukseskan PON XVIII, di Provinsi Riau. Selain PON, IKMR juga akan memberikan dukungan kepada kontingen Sumatera Barat yang akan berlaga di berbagai arena pertandingan dan perlombaan.<br />
<br />
IKMR menyambut kedatangan kontingen resmi Sumbar pada tanggal 7 September 2012 mendatang. Penyambutan kontingen Sumbar akan dilaksanakan di kediaman Basko, Jalan Diponegoro. Penyambutan kontingen Sumbar diawali dengan Gandang Tasa dan Tari Gelombang dilanjutkan dengan silaturahmi dan sekaligus halal bihalal IKMR serta jamuan makan malam.<br />
<br />
"Intinya adalah IKMR bertugas menyukseskan PON Riau. Sedangkan, masyarakat Riau bersuku dan berdarah Minang kami nyatakan wajib mendukung tim Sumatera Barat yang akan berlaga di setiap venue cabor," kata Basko.<br />
<br />
Basko menyebut IKMR akan turut membantu kontingen Sumbar dalam hal mempersiapkan diri sebelum pertandingan. Seperti membantu mempersiapkan akomodasi dan konsumsi kontingen Sumbar serta yang paling terpenting adalah memberikan dukungan atau menjadi suporter setiap tim Sumbar bertanding.<br />
<br />
"Kalau perlu kita antarkan  makanan kepada tim Sumbar yang sedang bertanding. Selain itu, IKMR juga akan memberikan bantuan kepada atlet yang meraih medali berupa bonus yang sesuai," janji pria asal Pariaman ini.<br />
<br />
Sumbar Berdigdaya<br />
<br />
Sementara itu, Wakil Ketua I Kontingen PON Sumbar, Syaiful SH Mhum berterimakasih sekali dengan dukungan yang telah diberikan IKMR. Tentunya, dengan dukungan dari masyarakat Riau yang bersuku Minang akan menambah semangat juang atlet-atlet Sumbar dan mereka seperti berada di rumah sendiri.<br />
<br />
"Dukungan IKMR sangat berharga sekali bagi kami, mudah-mudahan dengan dukungan ini akan menjadi penyemangat tim Sumbar untuk mencapai target medali," terangnya.<br />
<br />
Sumbar merupakan satu-satunya, kontingen yang datang dengan menggunakan jalan darat dan dari Padang rombongan akan berangkat menuju Pekanbau pada pukul 08.00 WIB pada 7 September mendatang. Kontingen langsung dipimpin Wakil Gubernur Sumbar, H Muslim Kasim dan Ketua Umum KONI Sumbar, H Syahrial Bahtiar.<br />
<br />
"Insya Allah Wagub Sumbar akan berangkat bersama-sama kontingen langsung menuju pekanbaru dan juga langsung ke kediaman Basko untuk mengikuti acara penyambutan kontingen oleh IKMR," tambahnya.<br />
<br />
Pada PON nanti, kontingen resmi Sumbar sebanyak 252 atlet, yang akan mengikuti 32 cabor PON. 13 cabor andalan Sumbar tersebut adalah, kempo, renang, tinju, tarung drajat, layar, pencak silat, angkat berat, gulat, karate, taekwondo, senam, bowling dan atletik.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://www.sumbaronline.com/foto_berita/medium_11IKMR-RIAU1.jpg" border="0" alt="[Image: medium_11IKMR-RIAU1.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
PEKANBARU, SO--Tak tanggung-tanggung, Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang Riau, IKMR, H Basrizal Koto (Basko) langsung menyatakan akan menjamu kontingen Sumatera Barat di kediamannya di Jalan Diponegoro, 7 September malam nanti. <br />
<br />
Kontingen Sumbar bagi Basko adalah kontingen asal kampung halaman "urang rantau" Riau yang harus dijadikan merasa seperti di rumah sendiri.<br />
 <br />
Awal pekan lalu, Wakil Ketua Umum I KONI Sumbar, Syaiful SH Mhum bersama anggota bidang Humas Dodi Syahputra menghadiri langsung pertemuan IKMR se-Riau di kediamannya itu. IKMR bertekad kuat akan menyukseskan seluruh aktifitas prestasi olahraga Sumbar di Riau.<br />
 <br />
"Insya Allah Wagub Sumbar akan berangkat bersama-sama kontingen langsung menuju pekanbaru dan juga langsung ke kediaman Basko untuk mengikuti acara penyambutan kontingen oleh IKMR," ungkap Basrizal Koto yang energik ini.<br />
 <br />
Besan langsung Wakil Gubernur Sumbar H Muslim Kasim ini meneruskan, IKMR bertekad sedari mula untuk menyukseskan PON XVIII, di Provinsi Riau. Selain PON, IKMR juga akan memberikan dukungan kepada kontingen Sumatera Barat yang akan berlaga di berbagai arena pertandingan dan perlombaan.<br />
<br />
IKMR menyambut kedatangan kontingen resmi Sumbar pada tanggal 7 September 2012 mendatang. Penyambutan kontingen Sumbar akan dilaksanakan di kediaman Basko, Jalan Diponegoro. Penyambutan kontingen Sumbar diawali dengan Gandang Tasa dan Tari Gelombang dilanjutkan dengan silaturahmi dan sekaligus halal bihalal IKMR serta jamuan makan malam.<br />
<br />
"Intinya adalah IKMR bertugas menyukseskan PON Riau. Sedangkan, masyarakat Riau bersuku dan berdarah Minang kami nyatakan wajib mendukung tim Sumatera Barat yang akan berlaga di setiap venue cabor," kata Basko.<br />
<br />
Basko menyebut IKMR akan turut membantu kontingen Sumbar dalam hal mempersiapkan diri sebelum pertandingan. Seperti membantu mempersiapkan akomodasi dan konsumsi kontingen Sumbar serta yang paling terpenting adalah memberikan dukungan atau menjadi suporter setiap tim Sumbar bertanding.<br />
<br />
"Kalau perlu kita antarkan  makanan kepada tim Sumbar yang sedang bertanding. Selain itu, IKMR juga akan memberikan bantuan kepada atlet yang meraih medali berupa bonus yang sesuai," janji pria asal Pariaman ini.<br />
<br />
Sumbar Berdigdaya<br />
<br />
Sementara itu, Wakil Ketua I Kontingen PON Sumbar, Syaiful SH Mhum berterimakasih sekali dengan dukungan yang telah diberikan IKMR. Tentunya, dengan dukungan dari masyarakat Riau yang bersuku Minang akan menambah semangat juang atlet-atlet Sumbar dan mereka seperti berada di rumah sendiri.<br />
<br />
"Dukungan IKMR sangat berharga sekali bagi kami, mudah-mudahan dengan dukungan ini akan menjadi penyemangat tim Sumbar untuk mencapai target medali," terangnya.<br />
<br />
Sumbar merupakan satu-satunya, kontingen yang datang dengan menggunakan jalan darat dan dari Padang rombongan akan berangkat menuju Pekanbau pada pukul 08.00 WIB pada 7 September mendatang. Kontingen langsung dipimpin Wakil Gubernur Sumbar, H Muslim Kasim dan Ketua Umum KONI Sumbar, H Syahrial Bahtiar.<br />
<br />
"Insya Allah Wagub Sumbar akan berangkat bersama-sama kontingen langsung menuju pekanbaru dan juga langsung ke kediaman Basko untuk mengikuti acara penyambutan kontingen oleh IKMR," tambahnya.<br />
<br />
Pada PON nanti, kontingen resmi Sumbar sebanyak 252 atlet, yang akan mengikuti 32 cabor PON. 13 cabor andalan Sumbar tersebut adalah, kempo, renang, tinju, tarung drajat, layar, pencak silat, angkat berat, gulat, karate, taekwondo, senam, bowling dan atletik.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pebalap Australia Tercepat Etape IV]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Pebalap-Australia-Tercepat-Etape-IV</link>
			<pubDate>Fri, 08 Jun 2012 07:28:43 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Pebalap-Australia-Tercepat-Etape-IV</guid>
			<description><![CDATA[&lt;img src="http://padangekspres.co.id/up/berita/08062012092722Foto-stage-4-pdg-pariaman-bukittinggi-1.jpg" alt="GRAFIS : ORTA" title="klik untuk memperbesar" align="left" width="280" /&gt;<br />
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;">Tanahdatar, Padek</span>—Pebalap<br />
Aisan Ra­cing Team, Masakazu Ito harus meng­hela napas panjang. Usai <br />
mendominasi tiga etape sebelumnya, ke­marin (7/6), pebalap asal Jepang <br />
itu terlempar ke peringkat sembilan. Ke­gagalan ini dibayar ma­hal Ito <br />
karena harus me­relakan <span style="font-style: italic;">yellow jersey</span> (pe­balap tercepat) <br />
kepada pebalap Ge­nesys Wealth Advisers, Jai Crawford. Pe­balap <br />
Australia ini mencatatkan total wak­tu 11 jam 52 menit 18 detik hingga <br />
etape empat.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">”Saya senang bisa merebut <span style="font-style: italic;">yellow jersey</span><br />
hari ini. Ini akan men­jadi modal bagi saya untuk da­pat memenangi tiga<br />
etape yang tersisa,” kata Jai Crawford ke­­pada wartawan usai <br />
me­nye­le­saikan lintasan sepan­jang 157,7 km, Kamis (7/6).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Total catatan waktu pebalap no­mor 34 <br />
tersebut, hanya ter­paut 00:08 detik dari pering­kat kedua ditempati <br />
pebalap Action Cycling Team, Chun Kai Fang de­ngan total 11:52:26 detik.<br />
Di uru­tan ke­tiga, diraih pebalap Pu­tra Per­juangan Bandung, Da­di <br />
Sur­yadi mengoleksi 11:52:36 detik.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sedangkan gelar pebalap ter­baik Indonesa (<span style="font-style: italic;">red and white jer­sey</span>)<br />
masih menjadi milik Dadi Suryadi berhasil mem­bukukan total catatan <br />
wak­tu 11:52:36 detik. Pebalap Azad Uni­vercity Team, Pujol Munoz Os­car<br />
kembali sukses melan­jut­kan dominasinya dengan meng­gaet dua gelar; <span style="font-style: italic;">polka-dot jersey</span> (raja tanjakan), <span style="font-style: italic;">green jersey</span> (special intermedia sprint).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Pebalap asal Iran ini berhasil <br />
me­nyematkan dua gelar itu se­te­lah mengumpulkan 35 poin di dua <br />
kategori tersebut dalam etape mengambil start di Anai Resort <br />
Padangpariaman dan finish di Jam Gadang, Bukittinggi.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sementara kategori tim, Pu­tra <br />
Perjuangan Bandung tam­p­il se­bagai yang terbaik setelah mem­bukukan <br />
total catatan wak­tu 35:41:58 detik, disusul Australian National Team <br />
dengan 35:42:16 detik, serta diikuti Azad Uni­vercity Team dengan <br />
35:46:13 detik.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">“Saya memilih untuk ber­main lebih <span style="font-style: italic;">safety</span>,<br />
karena linta­san tadi (kemarin, red) memang cu­kup menantang dan <br />
berb­a­haya. Namun masih ada sisa tiga etape lagi untuk mem­perbaiki <br />
ca­tatan waktu,” ungkap Ma­sakazu Ito.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Khusus etape keempat ke­ma­rin, pebalap <br />
CCN Cycling Team, John Ebsen tampil yang tercepat dengan membukukan <br />
4:14:30 detik. Sedangkan untuk <span style="font-style: italic;">intermediate sprint </span>pertama di <br />
KM 32 kantor wali kota Paria­man dan kedua di KM 70.2 di Tiku diraih <br />
pebalap Uzbekistan Suren Team, Hamid Shirisisan dengan total 6 poin.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sementara untuk <span style="font-style: italic;">King of Mountain</span><br />
(KOM) pertama di KM 105,5 Mukomuko diraih pebalap CCN Cycling Team, Lex<br />
Nederlof. Sisa dua KOM; di KM 129,8 Kelok 44 dan di KM 143 Malalak <br />
diambil pebalap Azad Univercity Team, Pujol Munoz Oscar dengan total 25 <br />
poin.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;">Suherman </span></div>
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;">di Papan Bawah</span></div>
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;"> </span></div>
<div align="justify">Satu pebalap Tuah Sakato Cycling Team <br />
(TSCT) tersisa, Su­herman Heryadi masih men­du­duki papan bawah. Ini <br />
setelah pe­balap andalan Ranah Minang ter­sebut hanya mampu mem­bukukan <br />
catatan waktu 12 jam 53 menit 34 detik. Ia mene­mpati pe­ringkat ke-105 <br />
dari 109 pe­ba­lap tersisa hingga etape keem­pat, Kamis (7/6).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sedangkan tim Binong Baru Club (BBC), <br />
hingga kemarin masih dengan komposisi penuh. Enam pebalap asal tim <br />
daerah Pessel tersebut; Agus Sofyan Ziad, Aiman Cahyadi, Ryan Ariehan <br />
Hilman, Ramadhani, Abdul Gani masih bertahan. </div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">“Kami masih bersyukur atas hasil itu, <br />
mengingat beratnya medan yang dilalui pebalap pada etape keempat tadi <br />
(kemarin, red),” kata manajer tim, Dicky Zampoly kepada <span style="font-style: italic;">Padang Eks­pres</span>, Kamis (7/6).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Catatan waktu Suherman tersebut <br />
menjadikannya sebagai pebalap peringkat ke-43 dari 44 pebalap terbaik <br />
merah putih. Atau terpaut satu peringkat di atas pebalap WSP Management <br />
Yogya, Nugroho Kusnanto yang mencatat 12:55:31 detik di pe­ring­­kat <br />
terakhir.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Tiga pebalap lagi gugur da­lam etape <br />
kemarin (7/6). Keti­ganya yak­ni, Mahyar Kara­mine­ja­dran­bar­ (Mes <br />
Ker­man), Mat­nur (Collo­si Miche Team), Feri­nan­to (WSP Management <br />
Yogya).</div>
<div align="justify">Hari ini (8/6), pebalap akan menempuh <br />
jarak sepanjang 149 kilometer. Etape ini akan me­ngambil start di <br />
Pa­dangpanjang dan finish di Singkarak dengan mengambil <span style="font-style: italic;">intermediate sprint</span> di KM 14,52 Solok, dan titik KOM di KM 134 di Solok Mayor Office. <span style="font-weight: bold;">(zul)</span></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[&lt;img src="http://padangekspres.co.id/up/berita/08062012092722Foto-stage-4-pdg-pariaman-bukittinggi-1.jpg" alt="GRAFIS : ORTA" title="klik untuk memperbesar" align="left" width="280" /&gt;<br />
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;">Tanahdatar, Padek</span>—Pebalap<br />
Aisan Ra­cing Team, Masakazu Ito harus meng­hela napas panjang. Usai <br />
mendominasi tiga etape sebelumnya, ke­marin (7/6), pebalap asal Jepang <br />
itu terlempar ke peringkat sembilan. Ke­gagalan ini dibayar ma­hal Ito <br />
karena harus me­relakan <span style="font-style: italic;">yellow jersey</span> (pe­balap tercepat) <br />
kepada pebalap Ge­nesys Wealth Advisers, Jai Crawford. Pe­balap <br />
Australia ini mencatatkan total wak­tu 11 jam 52 menit 18 detik hingga <br />
etape empat.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">”Saya senang bisa merebut <span style="font-style: italic;">yellow jersey</span><br />
hari ini. Ini akan men­jadi modal bagi saya untuk da­pat memenangi tiga<br />
etape yang tersisa,” kata Jai Crawford ke­­pada wartawan usai <br />
me­nye­le­saikan lintasan sepan­jang 157,7 km, Kamis (7/6).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Total catatan waktu pebalap no­mor 34 <br />
tersebut, hanya ter­paut 00:08 detik dari pering­kat kedua ditempati <br />
pebalap Action Cycling Team, Chun Kai Fang de­ngan total 11:52:26 detik.<br />
Di uru­tan ke­tiga, diraih pebalap Pu­tra Per­juangan Bandung, Da­di <br />
Sur­yadi mengoleksi 11:52:36 detik.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sedangkan gelar pebalap ter­baik Indonesa (<span style="font-style: italic;">red and white jer­sey</span>)<br />
masih menjadi milik Dadi Suryadi berhasil mem­bukukan total catatan <br />
wak­tu 11:52:36 detik. Pebalap Azad Uni­vercity Team, Pujol Munoz Os­car<br />
kembali sukses melan­jut­kan dominasinya dengan meng­gaet dua gelar; <span style="font-style: italic;">polka-dot jersey</span> (raja tanjakan), <span style="font-style: italic;">green jersey</span> (special intermedia sprint).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Pebalap asal Iran ini berhasil <br />
me­nyematkan dua gelar itu se­te­lah mengumpulkan 35 poin di dua <br />
kategori tersebut dalam etape mengambil start di Anai Resort <br />
Padangpariaman dan finish di Jam Gadang, Bukittinggi.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sementara kategori tim, Pu­tra <br />
Perjuangan Bandung tam­p­il se­bagai yang terbaik setelah mem­bukukan <br />
total catatan wak­tu 35:41:58 detik, disusul Australian National Team <br />
dengan 35:42:16 detik, serta diikuti Azad Uni­vercity Team dengan <br />
35:46:13 detik.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">“Saya memilih untuk ber­main lebih <span style="font-style: italic;">safety</span>,<br />
karena linta­san tadi (kemarin, red) memang cu­kup menantang dan <br />
berb­a­haya. Namun masih ada sisa tiga etape lagi untuk mem­perbaiki <br />
ca­tatan waktu,” ungkap Ma­sakazu Ito.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Khusus etape keempat ke­ma­rin, pebalap <br />
CCN Cycling Team, John Ebsen tampil yang tercepat dengan membukukan <br />
4:14:30 detik. Sedangkan untuk <span style="font-style: italic;">intermediate sprint </span>pertama di <br />
KM 32 kantor wali kota Paria­man dan kedua di KM 70.2 di Tiku diraih <br />
pebalap Uzbekistan Suren Team, Hamid Shirisisan dengan total 6 poin.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sementara untuk <span style="font-style: italic;">King of Mountain</span><br />
(KOM) pertama di KM 105,5 Mukomuko diraih pebalap CCN Cycling Team, Lex<br />
Nederlof. Sisa dua KOM; di KM 129,8 Kelok 44 dan di KM 143 Malalak <br />
diambil pebalap Azad Univercity Team, Pujol Munoz Oscar dengan total 25 <br />
poin.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;">Suherman </span></div>
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;">di Papan Bawah</span></div>
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;"> </span></div>
<div align="justify">Satu pebalap Tuah Sakato Cycling Team <br />
(TSCT) tersisa, Su­herman Heryadi masih men­du­duki papan bawah. Ini <br />
setelah pe­balap andalan Ranah Minang ter­sebut hanya mampu mem­bukukan <br />
catatan waktu 12 jam 53 menit 34 detik. Ia mene­mpati pe­ringkat ke-105 <br />
dari 109 pe­ba­lap tersisa hingga etape keem­pat, Kamis (7/6).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Sedangkan tim Binong Baru Club (BBC), <br />
hingga kemarin masih dengan komposisi penuh. Enam pebalap asal tim <br />
daerah Pessel tersebut; Agus Sofyan Ziad, Aiman Cahyadi, Ryan Ariehan <br />
Hilman, Ramadhani, Abdul Gani masih bertahan. </div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">“Kami masih bersyukur atas hasil itu, <br />
mengingat beratnya medan yang dilalui pebalap pada etape keempat tadi <br />
(kemarin, red),” kata manajer tim, Dicky Zampoly kepada <span style="font-style: italic;">Padang Eks­pres</span>, Kamis (7/6).</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Catatan waktu Suherman tersebut <br />
menjadikannya sebagai pebalap peringkat ke-43 dari 44 pebalap terbaik <br />
merah putih. Atau terpaut satu peringkat di atas pebalap WSP Management <br />
Yogya, Nugroho Kusnanto yang mencatat 12:55:31 detik di pe­ring­­kat <br />
terakhir.</div>
<div align="justify"> </div>
<div align="justify">Tiga pebalap lagi gugur da­lam etape <br />
kemarin (7/6). Keti­ganya yak­ni, Mahyar Kara­mine­ja­dran­bar­ (Mes <br />
Ker­man), Mat­nur (Collo­si Miche Team), Feri­nan­to (WSP Management <br />
Yogya).</div>
<div align="justify">Hari ini (8/6), pebalap akan menempuh <br />
jarak sepanjang 149 kilometer. Etape ini akan me­ngambil start di <br />
Pa­dangpanjang dan finish di Singkarak dengan mengambil <span style="font-style: italic;">intermediate sprint</span> di KM 14,52 Solok, dan titik KOM di KM 134 di Solok Mayor Office. <span style="font-weight: bold;">(zul)</span></div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Sumbar Bangun Stadion Standar Internasional 2013]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Sumbar-Bangun-Stadion-Standar-Internasional-2013</link>
			<pubDate>Tue, 05 Jun 2012 05:27:17 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Sumbar-Bangun-Stadion-Standar-Internasional-2013</guid>
			<description><![CDATA[SUMABARPROV.GO.ID : Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatera Barat menargetkan pada 2013 akan membangun stadion berstandar internasioal sebagai langkah awal pengembangan olahraga tersebut di Ranah Minang.<br />
<br />
<br />
<br />
'Stadion yang berstandar internasional merupakan salah satu program PSSI Sumbar untuk bisa mengembangkan olahraga ini kedepannya,' kata Ketua Umum PSSI Sumbar yang baru terpilih masa bakti 2012 -2016 Toto Sudibyo di Padang, Senin (4/6).<br />
<br />
<br />
<br />
Ia menjelaskan, stadion merupakan faktor penting untuk bisa membangun dunia olahraga Sumbar khususnya sepak bola, selain itu juga faktor pendukung untuk menggelar sebuah kompetisi baik nasional maupun tingkat Sumbar sendiri.<br />
<br />
<br />
<br />
Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini Sumbar hanya punya satu stadion, dan itu belum cukup untuk bisa menunjang perkembangan sepak bola di Sumbar.<br />
<br />
<br />
<br />
Toto Sudibyo yang terpilih lewat Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) PSSI Sumbar yang digelar Sabtu (2/6) di Hotel Alana Padang itu juga menambahkan, selain membangun sebuah stadion, program PSSI Sumbar kedepan juga akan mengajak kerja sama pihak swasta untuk mendukung program-program PSSI Pusat.<br />
<br />
<br />
<br />
Disamping itu Toto juga mengatakan, akan menggalang dana dari sponsor untuk memutar kompetisi. Karena menurutnya sepakbola memerlukan dana yang besar, dan dibutuhkan komitmen dan semangat dari semua pihak untuk bisa memajukan kompetisi itu.<br />
<br />
<br />
<br />
Ia mengaku tugas yang diembannya untuk menjalankan kepengurusan PSSI memang berat. Namun dirinya meminta dukungan moril dan materil kepada seluruh stakeholder sepakbola untuk mengangkat citra sepakbola di Sumbar agar disegani di Indonesia.<br />
<br />
<br />
<br />
Toto juga menargetkan akan berusaha membantu PSP Padang agar bisa berlaga di IPL beberapa tahun mendatang dan terus menggenjot prestasi Semen Padang.<br />
<br />
<br />
<br />
'Terus terang saya iri dengan Jawa Timur yang mempunyai 8 klub yang berlaga di divisi IPL maupun di IPL. dan itu menjadi motivasi saya untuk mempromosikan klub yang ada di Sumbar dan berkompetisi dilevel nasional,' katanya.<br />
<br />
l]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[SUMABARPROV.GO.ID : Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumatera Barat menargetkan pada 2013 akan membangun stadion berstandar internasioal sebagai langkah awal pengembangan olahraga tersebut di Ranah Minang.<br />
<br />
<br />
<br />
'Stadion yang berstandar internasional merupakan salah satu program PSSI Sumbar untuk bisa mengembangkan olahraga ini kedepannya,' kata Ketua Umum PSSI Sumbar yang baru terpilih masa bakti 2012 -2016 Toto Sudibyo di Padang, Senin (4/6).<br />
<br />
<br />
<br />
Ia menjelaskan, stadion merupakan faktor penting untuk bisa membangun dunia olahraga Sumbar khususnya sepak bola, selain itu juga faktor pendukung untuk menggelar sebuah kompetisi baik nasional maupun tingkat Sumbar sendiri.<br />
<br />
<br />
<br />
Lebih lanjut ia mengatakan, saat ini Sumbar hanya punya satu stadion, dan itu belum cukup untuk bisa menunjang perkembangan sepak bola di Sumbar.<br />
<br />
<br />
<br />
Toto Sudibyo yang terpilih lewat Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) PSSI Sumbar yang digelar Sabtu (2/6) di Hotel Alana Padang itu juga menambahkan, selain membangun sebuah stadion, program PSSI Sumbar kedepan juga akan mengajak kerja sama pihak swasta untuk mendukung program-program PSSI Pusat.<br />
<br />
<br />
<br />
Disamping itu Toto juga mengatakan, akan menggalang dana dari sponsor untuk memutar kompetisi. Karena menurutnya sepakbola memerlukan dana yang besar, dan dibutuhkan komitmen dan semangat dari semua pihak untuk bisa memajukan kompetisi itu.<br />
<br />
<br />
<br />
Ia mengaku tugas yang diembannya untuk menjalankan kepengurusan PSSI memang berat. Namun dirinya meminta dukungan moril dan materil kepada seluruh stakeholder sepakbola untuk mengangkat citra sepakbola di Sumbar agar disegani di Indonesia.<br />
<br />
<br />
<br />
Toto juga menargetkan akan berusaha membantu PSP Padang agar bisa berlaga di IPL beberapa tahun mendatang dan terus menggenjot prestasi Semen Padang.<br />
<br />
<br />
<br />
'Terus terang saya iri dengan Jawa Timur yang mempunyai 8 klub yang berlaga di divisi IPL maupun di IPL. dan itu menjadi motivasi saya untuk mempromosikan klub yang ada di Sumbar dan berkompetisi dilevel nasional,' katanya.<br />
<br />
l]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Jaga Tradisi Basafa dan Aia Sonsang, Punya Arena Olahraga Menantang]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Jaga-Tradisi-Basafa-dan-Aia-Sonsang-Punya-Arena-Olahraga-Menantang--13943</link>
			<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 01:29:36 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Jaga-Tradisi-Basafa-dan-Aia-Sonsang-Punya-Arena-Olahraga-Menantang--13943</guid>
			<description><![CDATA[Menyebut Nagari Taehbukik, warga Kabupaten Limapuluh Kota langsung teringat dengan bupati mereka Alis Marajo Datuak Sori Marajo. Politisi tangguh  itu memang dibesarkan di Taehbukik, persisnya di Jorong Bukiktapuang. Seperti apa, Taehbukik sekarang?<br />
<br />
Tidak banyak yang berubah dengan Nagari Taehbukik di Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota. Kecuali jalannya yang semakin mulus dan penduduknya yang semakin ramai. Nagari itu masih seperti dulu, dikitari Gunuang Bonsu atau Gunung Bungsu.<br />
<br />
Di Gunung Bungsu itupula, setiap tahun Hijriyah di bulan Safar, orang-orang dari berbagai penjuru daerah di Sumbar, terutama dari Kabupaten Limapuluh Kota, khususnya Nagari Taehbukik dan Nagari Taehbaruah, datang untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad dan membaca surat Yasin.<br />
<br />
Kendati tradisi yang dikenal dengan nama "Basafa ka Gunuang Bonsu" (Memperingati Bulan Safar di Gunung Bungsu)  itu tidak ditemukan di kampung-kampung lain di Minangkabau yang penduduknya seratus persen Islam. Tetapi, warga Taehbukik tetap melanjutkan tradisi warisan nenek-moyang mereka.<br />
<br />
Bahkan tempo doeloe, pada minggu terakhir bulan Safar, warga Taehbukik masih menjaga sejumlah aturan atau larangan yang dibuat para  leluhur. "Diantaranya, tidak boleh mengambil air dari sumber air manapun yang ada di nagari ini," ujar Wali Nagari Taehbukik Yon Wihadi Datuak Sindo, pekan lalu.<br />
 <br />
Hanya saja, seiring perkembangan zaman, tradisi "Basafa ka Gunuang Bonsu" mulai mengalami pergeseran nilai. Larangan tidak boleh mengambil air pada minggu terakhir bulan Safar, tidak lagi dilakukan oleh semua kalangan di Taehbukik, kecuali sebagian kaum tua. Ini tentu terjadi karena kebutuhan air yang semakin hari, semakin meningkat.<br />
<br />
Pergeseran nilai budaya juga terjadi dalam menentukan hari yang dipakai untuk "Basafa ka Gunuang Bunsu". Jika dulu, masyarakat Taehbukik melakukan tradisi tersebut setiap hari Rabu di bulan Safar. Maka sekarang, tradisi itu lebih banyak dilakukan pada hari Minggu di bulan Safar.<br />
<br />
"Fungsi Basafa ka Gunuang Bonsu juga bukan lagi mengadakan shalawat atau yasinan. Namun lebih diarahkan untuk melihat keindahan alam yang menakjubkan dari atas puncak Gunung Bungsu," kata Yon Wihadi Datuak Sindo, didampingi tokoh masyarakat Taehbukik D Datuak Paduko Sindo.<br />
<br />
Pemandangan dari Gunung Bungsu, seperti disebut Yon Wihadi Datuak Sindo, memang menakjubkan. Tapi, Gunung Bungsu bukanlah satu-satunya tempat wisata di Taehbukik. Di nagari ini, persisnya di Jorong Pabatuangan, terdapat objek wisata bernama "Aia Songsang".<br />
<br />
"Sesuai dengan namanya, aia songsang adalah air yang tidak mengalir dari atas ke bawah atau dari tempat lebih tinggi ke tempat lebih rendah. Tetapi mengalir dari bawah ke atas atau dari kawasan perkampungan menuju arah Gunung Bungsu yang berada di tempat tinggi," ujar Datuak Dindo.<br />
<br />
Agar keberadaan objek wisata Aia Songsang tidak tinggal nama, saat ini telah dibangun waduk atau cekdam Aia Songsang. Fungsi waduk berukur 50 x 50 meter tersebut, tentu saja untuk menjaga ketahanan air songsang yang sangat bening. Peresmian waduk dilakukan Bupati Alis Marajo, beberapa waktu lalu.<br />
<br />
Olahraga Menantang.<br />
Selain memiliki tradisi Basafa ka Gunuang Bunsu dan objek wisata Aia Songsang. Taehbukik, nagari seluas 2.691 hektare yang dihuni 3.350 jiwa penduduk, memiliki dua arena olahraga menantang. Yakni, arena olahraga terbang layang dan arena motocross.<br />
<br />
Kedua arena olahraga yang menguji adrenaline itu, sama-sama berada di Jorong Bukiktapuang. Jorong yang menjadi kampung kecil, Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo. "Ya, di kampung Pak Alis-lah, kedua arena olahraga menantang itu berada," ujar Datuak Sindo.<br />
<br />
Arena terbang layang di Bukiktapuang, sudah dijejal penerbang dari berbagai daerah di Sumbar, Riau, maupun Jambi. Para penerbang awalnya naik ke puncak Gunung Bungsu dengan ketinggian take-off sekitar 450 meter. Kemudian melayang mengelilingi Nagari Taehbukik, hingga mendarat di kawasan bernama Padangpicancang seluas 1 hektare.<br />
<br />
Lantaran memiliki arena terbang layang yang bagus,  banyak anak muda di Taehbukik berbakat menjadi atlet paralayang. Salah seorang diantaranya, Yayah Wihadi yang masih bersekolah di SMAN 1 Guguak. Kebetulan, Yaya merupakan putra Yon Wihadi Datuak Sindo, sang wali nagari.<br />
<br />
Adapun arena Motocross di Bukiktapuang, Nagari Taehbukik, terbilang sangat menantang dan penuh tanjakan. Arena memiliki panjang hampir 2 kilometer itu, sering dijadikan para pebalap dari berbagai penjuru daerah di Tanah Air, untuk menjejal  kemampuan mereka.<br />
<br />
"Arena motocross Bukiktapuang, memang bagus," kata Faisal Taru, pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI), suatu ketika. "Ya, untuk kejuaran motocross di Sumbar, Bukiktapuang termasuk lokasi paling digemari pembalap," kata Ayia, event organizer yang sering menggelar motocross.<br />
<br />
Menyadari hal tersebut, Pemnag Taehbukik, bersama KAN, Bamus, dan tokoh-tokoh masyarakat, sudah sepakat menjadikan arena terbang layang, motocross, Aia Songsang, dan kegiatan Basafa ka Gunuang Bonsu, sebagai komoditi unggulan nagari mereka.<br />
<br />
"Untuk itu, telah dibuat regulasi pendukung objek wisata, berupa Peraturan Nagari. Kemudian, juga dibuat MOU dengan Federasi Aero Sport dan Disbudparpor Limapuluh Kota, untuk menjadikan Taehbukik sebagai objek wisata paralayang representatif," papar Datuak Sindo.<br />
<br />
<br />
Taehbukik Sekarang.<br />
Nagari Taehbukik memiliki empat jorong (setingkat desa/dusun di pulau Jawa). Masing-masing jorong dipimpin seorang kepala jorong yang membantu tugas-tugas Yon Wihadi Datuak Sindo, sebagai wali nagari atau pemimpin paling tinggi bidang pemerintahan.<br />
<br />
Keempat jorong di Taehbukik adalah Jorong Pabatuangan yang dipimpin Ismarlis. Kemudian, Jorong Bukiktapuang dipimpin Wardiman, Jorong Talago dipimpin Asrajud Fuadi, dan Jorong Pogang yang dipimpin HR Datuak Pangulu Bosa.<br />
<br />
Para kepala jorong di Taehbukik, selain intens berkordinasi dengan wali nagari, juga rajin  membangun komunikasi dengan Sekretaris Nagari Bentri Wirman, Kaur Pembangunan Syapri Warto, Kaur Pemerintahan SW Dt Karayiang, dan Kaur ADM Febrini Mulia.<br />
<br />
"Kami aparatur nagari juga bahu-membahu dengan KAN yang dipimpin H Yayaspar Datuak Paduko Ahmad dan Bamus yang dipimpin Adrianus Datuak Pangka Sinaro. Selain itu, kami juga mendengar masukan-masukan dari Pak Alis Marajo Datuak Sori Marajo," ungkap Datuak Sindo.<br />
<br />
Menyinggung soal sektor pendidikan dan kesehatan, Datuak Sindo menjelaskan, Taehbukik memiliki 5 unit lembaga PAUD, 2 unit TK, 9 TPA, 4 SD, dan 1 SMP. Kemudian, Taehbukik mempunyai 5 Posyandu, 3 Poskesri, dan 1 Puskesmas Pembantu, dengan empat bidan desa.<br />
<br />
Potensi pertanian padi di Taehbukik, didukung lahan seluas 207 hektare dan ditunjang 6 irigasi dengan kondisi baik. Sedangkan pada sektor perkebunan, nagari ini punya kebun gambir dan coklat seluas 50 hektare. Perkebunan cukup mendukung ekonomi masyarakat, disamping peternakan konvensional.<br />
<br />
Bicara soal infrastruktur jalan, ruas jalan di Taehbukik hampir semuanya baik. Kecuali jalan dari Jorong Pogang menuju Jorong Pabatuangan sepanjang 5 kilometer yang kondisinya sudah banyak rusak. "Kami minta, Dinas Pekerjaan Umum dapat memperbaiki," demikian Datuak Sindo. (***)<br />
<br />
<a href="http://padang-today.com/?mod=wisata&amp;today=detil&amp;id=164" rel="nofollow" target="_blank">http://padang-today.com/?mod=wisata&#x26;today=detil&#x26;id=164</a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Menyebut Nagari Taehbukik, warga Kabupaten Limapuluh Kota langsung teringat dengan bupati mereka Alis Marajo Datuak Sori Marajo. Politisi tangguh  itu memang dibesarkan di Taehbukik, persisnya di Jorong Bukiktapuang. Seperti apa, Taehbukik sekarang?<br />
<br />
Tidak banyak yang berubah dengan Nagari Taehbukik di Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota. Kecuali jalannya yang semakin mulus dan penduduknya yang semakin ramai. Nagari itu masih seperti dulu, dikitari Gunuang Bonsu atau Gunung Bungsu.<br />
<br />
Di Gunung Bungsu itupula, setiap tahun Hijriyah di bulan Safar, orang-orang dari berbagai penjuru daerah di Sumbar, terutama dari Kabupaten Limapuluh Kota, khususnya Nagari Taehbukik dan Nagari Taehbaruah, datang untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad dan membaca surat Yasin.<br />
<br />
Kendati tradisi yang dikenal dengan nama "Basafa ka Gunuang Bonsu" (Memperingati Bulan Safar di Gunung Bungsu)  itu tidak ditemukan di kampung-kampung lain di Minangkabau yang penduduknya seratus persen Islam. Tetapi, warga Taehbukik tetap melanjutkan tradisi warisan nenek-moyang mereka.<br />
<br />
Bahkan tempo doeloe, pada minggu terakhir bulan Safar, warga Taehbukik masih menjaga sejumlah aturan atau larangan yang dibuat para  leluhur. "Diantaranya, tidak boleh mengambil air dari sumber air manapun yang ada di nagari ini," ujar Wali Nagari Taehbukik Yon Wihadi Datuak Sindo, pekan lalu.<br />
 <br />
Hanya saja, seiring perkembangan zaman, tradisi "Basafa ka Gunuang Bonsu" mulai mengalami pergeseran nilai. Larangan tidak boleh mengambil air pada minggu terakhir bulan Safar, tidak lagi dilakukan oleh semua kalangan di Taehbukik, kecuali sebagian kaum tua. Ini tentu terjadi karena kebutuhan air yang semakin hari, semakin meningkat.<br />
<br />
Pergeseran nilai budaya juga terjadi dalam menentukan hari yang dipakai untuk "Basafa ka Gunuang Bunsu". Jika dulu, masyarakat Taehbukik melakukan tradisi tersebut setiap hari Rabu di bulan Safar. Maka sekarang, tradisi itu lebih banyak dilakukan pada hari Minggu di bulan Safar.<br />
<br />
"Fungsi Basafa ka Gunuang Bonsu juga bukan lagi mengadakan shalawat atau yasinan. Namun lebih diarahkan untuk melihat keindahan alam yang menakjubkan dari atas puncak Gunung Bungsu," kata Yon Wihadi Datuak Sindo, didampingi tokoh masyarakat Taehbukik D Datuak Paduko Sindo.<br />
<br />
Pemandangan dari Gunung Bungsu, seperti disebut Yon Wihadi Datuak Sindo, memang menakjubkan. Tapi, Gunung Bungsu bukanlah satu-satunya tempat wisata di Taehbukik. Di nagari ini, persisnya di Jorong Pabatuangan, terdapat objek wisata bernama "Aia Songsang".<br />
<br />
"Sesuai dengan namanya, aia songsang adalah air yang tidak mengalir dari atas ke bawah atau dari tempat lebih tinggi ke tempat lebih rendah. Tetapi mengalir dari bawah ke atas atau dari kawasan perkampungan menuju arah Gunung Bungsu yang berada di tempat tinggi," ujar Datuak Dindo.<br />
<br />
Agar keberadaan objek wisata Aia Songsang tidak tinggal nama, saat ini telah dibangun waduk atau cekdam Aia Songsang. Fungsi waduk berukur 50 x 50 meter tersebut, tentu saja untuk menjaga ketahanan air songsang yang sangat bening. Peresmian waduk dilakukan Bupati Alis Marajo, beberapa waktu lalu.<br />
<br />
Olahraga Menantang.<br />
Selain memiliki tradisi Basafa ka Gunuang Bunsu dan objek wisata Aia Songsang. Taehbukik, nagari seluas 2.691 hektare yang dihuni 3.350 jiwa penduduk, memiliki dua arena olahraga menantang. Yakni, arena olahraga terbang layang dan arena motocross.<br />
<br />
Kedua arena olahraga yang menguji adrenaline itu, sama-sama berada di Jorong Bukiktapuang. Jorong yang menjadi kampung kecil, Bupati Limapuluh Kota Alis Marajo. "Ya, di kampung Pak Alis-lah, kedua arena olahraga menantang itu berada," ujar Datuak Sindo.<br />
<br />
Arena terbang layang di Bukiktapuang, sudah dijejal penerbang dari berbagai daerah di Sumbar, Riau, maupun Jambi. Para penerbang awalnya naik ke puncak Gunung Bungsu dengan ketinggian take-off sekitar 450 meter. Kemudian melayang mengelilingi Nagari Taehbukik, hingga mendarat di kawasan bernama Padangpicancang seluas 1 hektare.<br />
<br />
Lantaran memiliki arena terbang layang yang bagus,  banyak anak muda di Taehbukik berbakat menjadi atlet paralayang. Salah seorang diantaranya, Yayah Wihadi yang masih bersekolah di SMAN 1 Guguak. Kebetulan, Yaya merupakan putra Yon Wihadi Datuak Sindo, sang wali nagari.<br />
<br />
Adapun arena Motocross di Bukiktapuang, Nagari Taehbukik, terbilang sangat menantang dan penuh tanjakan. Arena memiliki panjang hampir 2 kilometer itu, sering dijadikan para pebalap dari berbagai penjuru daerah di Tanah Air, untuk menjejal  kemampuan mereka.<br />
<br />
"Arena motocross Bukiktapuang, memang bagus," kata Faisal Taru, pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI), suatu ketika. "Ya, untuk kejuaran motocross di Sumbar, Bukiktapuang termasuk lokasi paling digemari pembalap," kata Ayia, event organizer yang sering menggelar motocross.<br />
<br />
Menyadari hal tersebut, Pemnag Taehbukik, bersama KAN, Bamus, dan tokoh-tokoh masyarakat, sudah sepakat menjadikan arena terbang layang, motocross, Aia Songsang, dan kegiatan Basafa ka Gunuang Bonsu, sebagai komoditi unggulan nagari mereka.<br />
<br />
"Untuk itu, telah dibuat regulasi pendukung objek wisata, berupa Peraturan Nagari. Kemudian, juga dibuat MOU dengan Federasi Aero Sport dan Disbudparpor Limapuluh Kota, untuk menjadikan Taehbukik sebagai objek wisata paralayang representatif," papar Datuak Sindo.<br />
<br />
<br />
Taehbukik Sekarang.<br />
Nagari Taehbukik memiliki empat jorong (setingkat desa/dusun di pulau Jawa). Masing-masing jorong dipimpin seorang kepala jorong yang membantu tugas-tugas Yon Wihadi Datuak Sindo, sebagai wali nagari atau pemimpin paling tinggi bidang pemerintahan.<br />
<br />
Keempat jorong di Taehbukik adalah Jorong Pabatuangan yang dipimpin Ismarlis. Kemudian, Jorong Bukiktapuang dipimpin Wardiman, Jorong Talago dipimpin Asrajud Fuadi, dan Jorong Pogang yang dipimpin HR Datuak Pangulu Bosa.<br />
<br />
Para kepala jorong di Taehbukik, selain intens berkordinasi dengan wali nagari, juga rajin  membangun komunikasi dengan Sekretaris Nagari Bentri Wirman, Kaur Pembangunan Syapri Warto, Kaur Pemerintahan SW Dt Karayiang, dan Kaur ADM Febrini Mulia.<br />
<br />
"Kami aparatur nagari juga bahu-membahu dengan KAN yang dipimpin H Yayaspar Datuak Paduko Ahmad dan Bamus yang dipimpin Adrianus Datuak Pangka Sinaro. Selain itu, kami juga mendengar masukan-masukan dari Pak Alis Marajo Datuak Sori Marajo," ungkap Datuak Sindo.<br />
<br />
Menyinggung soal sektor pendidikan dan kesehatan, Datuak Sindo menjelaskan, Taehbukik memiliki 5 unit lembaga PAUD, 2 unit TK, 9 TPA, 4 SD, dan 1 SMP. Kemudian, Taehbukik mempunyai 5 Posyandu, 3 Poskesri, dan 1 Puskesmas Pembantu, dengan empat bidan desa.<br />
<br />
Potensi pertanian padi di Taehbukik, didukung lahan seluas 207 hektare dan ditunjang 6 irigasi dengan kondisi baik. Sedangkan pada sektor perkebunan, nagari ini punya kebun gambir dan coklat seluas 50 hektare. Perkebunan cukup mendukung ekonomi masyarakat, disamping peternakan konvensional.<br />
<br />
Bicara soal infrastruktur jalan, ruas jalan di Taehbukik hampir semuanya baik. Kecuali jalan dari Jorong Pogang menuju Jorong Pabatuangan sepanjang 5 kilometer yang kondisinya sudah banyak rusak. "Kami minta, Dinas Pekerjaan Umum dapat memperbaiki," demikian Datuak Sindo. (***)<br />
<br />
<a href="http://padang-today.com/?mod=wisata&amp;today=detil&amp;id=164" rel="nofollow" target="_blank">http://padang-today.com/?mod=wisata&today=detil&id=164</a>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Atraksi Silek Warnai Pembukaan Sasaran Silek Tuduang Bangkeh Yayasan Annur Abdul Rahm]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Atraksi-Silek-Warnai-Pembukaan-Sasaran-Silek-Tuduang-Bangkeh-Yayasan-Annur-Abdul-Rahm</link>
			<pubDate>Mon, 31 Oct 2011 08:38:38 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Atraksi-Silek-Warnai-Pembukaan-Sasaran-Silek-Tuduang-Bangkeh-Yayasan-Annur-Abdul-Rahm</guid>
			<description><![CDATA[Batusangkar,----Atraksi silek yang diperagakan oleh pendekar Silek kuciang Putiah Harimau Campo Tuan Gadang Batipuh mewarnai ritual "membaka Kumayan  Sasaran Silat Taduang Bangkeh Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh yang dipusatkan dijorong Ladang Laweh Nagari Batipuh Baruh Kecamatan Batipuh.<br />
<br />
   Penampilan atraksi silek tersebut juga disaksikan oleh   Presiden Tuo Silek Minangkabau David Suhu yang ikut hadir bersama Ketua IPSI Tanahdatar Ar Dt Pangulu Sutan, beserta guru  silek tuo dan unsure ninik mamak yang ada di Ladang Laweh Batipuh  tersebut dan masyarakat Ladang Laweh yang merasa kagum melihat kebolehan atraksi ilmu bela diri tradisi yang langsung dipimpin oleh Bram dan juga atlit Nasional dan sudah pernah melatih diberbagai manca Negara.<br />
<br />
   Presiden Tuo Silek Minangkabau David Suhu menyebutkan penampilan atraksi silek yang diperagakan oleh Pendeka Silek Kuciang Putiahj Harimau Campo Tuan Gadang Batipuh tersebut jelas sebagai aspresiasi kepada Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh yang telah membangkitkan kembali nilai tradisi di Jorong Laweh yang ingin mewujudkan Pembangunan Pondok Alquran, adat dan Budaya dan jelas ini merupakan suatu program bersama yang perlu kita sambut baik dan harus kita dukung bersama-sama. Dan peragaan yang ditampilkan Pendekar Silek Kuciang Putiah tersebut untuk memberikan motivasi kepada anak anak Ladang Laweh untuk lebih bersemangat melatih silek tradisi dan silek tradisi yang kita miliki tidak kalah dengan silek tradisi ilmu bela diri yang dipertandingkan.<br />
<br />
   Bahkan tidak itu saja ujar David yang juga dosen ISI PadangPanjang jurus silat yang dimiliki di Indonesia pada intinya berasal dari daerah Kabupaten Tanahdatar sebagai Kabupaten Luhak Nan Tuo dan perkembangan juga sudah sampai keluar Negeri malah ada yang membuka Universitas Silek  termasuk juga silek Lintau yang berkembang di Negara Malaysia. sehingga pada suatu saat nanti mereka juga mendengar sasaran Silek Taduang Bangkeh ini bisa mewakili Tanahdatar dan Sumatera Barat ketingkat Nasional<br />
<br />
Batusangkar--- Ketua IPSI Tanahdatar Ar DT Pangulu Sutan menyampaikan rasa bangganya atas dibukanya sasaran silek tersebut dan tinggal lagi peran orang tua untuk terus menumbuhkan motivasi terhadap anaknya berlajar bahkan Yayasan juga telah ikut membantu Program IPSI Tanahdatar apalagi pada tanggal 10 November mendatang akan GSB (Gelanggang Silih Berganti) dan program GSB dan juga mengundang tuo silek dari sasaranTaduah Bangkeh Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh untuk menampilkan kebolehan anak didiknya pada GSB tersebut.<br />
<br />
     Sedangkan Ketua Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh Mustafa Akmal Dt Sidi Ali menyebutkan pembukaan sasaran silek tersebut untuk menumbuhkan dan memotivasi anak anak didik mencintai tradisi silek minang yang sudah ada diladang laweh selama ini tapi dalam berapa decade ini, tradisi itu sudah mulai berkurang. Dalam rangkaian pembukaan sasaran silek tersebut juga dilakukan acara ritual membaka kumayan untuk murid baru yang berlajar di sasaran Silek Tuduang Bangkeh Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh yang dipimpin oleh Guru Tuo silek Dt Gindo Malano dengan jumlah muridnya sebanyak 40 orang.dan acara membaka kumayan juga disaksikan oleh Presiden Tuo Silek Minangkabau David Suhu, Ketua IPSI Tanahdatar Ar Dt Pangulu Sutan, Pembina Yayasan Syafrudin Sag, Wali Jorong dan tokoh masyarakat Ladang Laweh.<br />
<br />
sumber : kabaluhaknantuo]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Batusangkar,----Atraksi silek yang diperagakan oleh pendekar Silek kuciang Putiah Harimau Campo Tuan Gadang Batipuh mewarnai ritual "membaka Kumayan  Sasaran Silat Taduang Bangkeh Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh yang dipusatkan dijorong Ladang Laweh Nagari Batipuh Baruh Kecamatan Batipuh.<br />
<br />
   Penampilan atraksi silek tersebut juga disaksikan oleh   Presiden Tuo Silek Minangkabau David Suhu yang ikut hadir bersama Ketua IPSI Tanahdatar Ar Dt Pangulu Sutan, beserta guru  silek tuo dan unsure ninik mamak yang ada di Ladang Laweh Batipuh  tersebut dan masyarakat Ladang Laweh yang merasa kagum melihat kebolehan atraksi ilmu bela diri tradisi yang langsung dipimpin oleh Bram dan juga atlit Nasional dan sudah pernah melatih diberbagai manca Negara.<br />
<br />
   Presiden Tuo Silek Minangkabau David Suhu menyebutkan penampilan atraksi silek yang diperagakan oleh Pendeka Silek Kuciang Putiahj Harimau Campo Tuan Gadang Batipuh tersebut jelas sebagai aspresiasi kepada Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh yang telah membangkitkan kembali nilai tradisi di Jorong Laweh yang ingin mewujudkan Pembangunan Pondok Alquran, adat dan Budaya dan jelas ini merupakan suatu program bersama yang perlu kita sambut baik dan harus kita dukung bersama-sama. Dan peragaan yang ditampilkan Pendekar Silek Kuciang Putiah tersebut untuk memberikan motivasi kepada anak anak Ladang Laweh untuk lebih bersemangat melatih silek tradisi dan silek tradisi yang kita miliki tidak kalah dengan silek tradisi ilmu bela diri yang dipertandingkan.<br />
<br />
   Bahkan tidak itu saja ujar David yang juga dosen ISI PadangPanjang jurus silat yang dimiliki di Indonesia pada intinya berasal dari daerah Kabupaten Tanahdatar sebagai Kabupaten Luhak Nan Tuo dan perkembangan juga sudah sampai keluar Negeri malah ada yang membuka Universitas Silek  termasuk juga silek Lintau yang berkembang di Negara Malaysia. sehingga pada suatu saat nanti mereka juga mendengar sasaran Silek Taduang Bangkeh ini bisa mewakili Tanahdatar dan Sumatera Barat ketingkat Nasional<br />
<br />
Batusangkar--- Ketua IPSI Tanahdatar Ar DT Pangulu Sutan menyampaikan rasa bangganya atas dibukanya sasaran silek tersebut dan tinggal lagi peran orang tua untuk terus menumbuhkan motivasi terhadap anaknya berlajar bahkan Yayasan juga telah ikut membantu Program IPSI Tanahdatar apalagi pada tanggal 10 November mendatang akan GSB (Gelanggang Silih Berganti) dan program GSB dan juga mengundang tuo silek dari sasaranTaduah Bangkeh Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh untuk menampilkan kebolehan anak didiknya pada GSB tersebut.<br />
<br />
     Sedangkan Ketua Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh Mustafa Akmal Dt Sidi Ali menyebutkan pembukaan sasaran silek tersebut untuk menumbuhkan dan memotivasi anak anak didik mencintai tradisi silek minang yang sudah ada diladang laweh selama ini tapi dalam berapa decade ini, tradisi itu sudah mulai berkurang. Dalam rangkaian pembukaan sasaran silek tersebut juga dilakukan acara ritual membaka kumayan untuk murid baru yang berlajar di sasaran Silek Tuduang Bangkeh Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuh yang dipimpin oleh Guru Tuo silek Dt Gindo Malano dengan jumlah muridnya sebanyak 40 orang.dan acara membaka kumayan juga disaksikan oleh Presiden Tuo Silek Minangkabau David Suhu, Ketua IPSI Tanahdatar Ar Dt Pangulu Sutan, Pembina Yayasan Syafrudin Sag, Wali Jorong dan tokoh masyarakat Ladang Laweh.<br />
<br />
sumber : kabaluhaknantuo]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[AKANK BIKIN SEJARAH OLAHRAGAWAN SUMBAR :Dikontrak Specs Satu Tahun]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-AKANK-BIKIN-SEJARAH-OLAHRAGAWAN-SUMBAR-Dikontrak-Specs-Satu-Tahun</link>
			<pubDate>Fri, 01 Jul 2011 02:22:16 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-AKANK-BIKIN-SEJARAH-OLAHRAGAWAN-SUMBAR-Dikontrak-Specs-Satu-Tahun</guid>
			<description><![CDATA[Padang - Suatu kebanggaan bagi Sumatra Barat, salah seorang pemain futsal dikontrak oleh perusahaan sebesar Specs. Perusahaan alat-alat atau perlengkapan olahraga itu, mengontrak Randy ‘Akank’ Satria Mushar selama satu tahun. Terhitung 1 Juli 2011 sampai 31 Desember 2012.<br />
Ini merupakan sejarah bagi olahragawan Ranah Minang dikontrak sebuah perusahaan alat-alat atau perlengkapan olahraga yang bertarap internasional.<br />
Menurut H. Yasman Yanusar, manajer tim futsal Sumbar juga pemilik klub Rafhely Futsal tempat Akank selama ini bernaung, anak dari pasangan AKP H. Mushar Munir (57 tahun) dan Hj. Yusmaniar Sasmita (50 tahun) itu mendapatkan gaji bulanan, sepatu futsal, sepatu kets, apparel, training spack, tas, serta pernak pernik dari Specs. Setahun jumlahnya masing-masing sampai 20 pasang.<br />
“Akank akan mendapatkan hak yang sama seperti pemain futsal yang dikontrak Specs sebelumnya. Seperti Yos Adi Wicaksono, Beni Hera, Deny Handoyo, Hendra Kurniawan dan Socrates Matulesi, semuanya pemain nasional yang tinggal di Jakarta. Makanya, ini kali pertama pemain futsal, bahkan olahragawan Sumbar dikontrak Specs. Jadi, Akank bikin sejarah untuk Sumbar,” ujar H. Yasman Yanusar kepada Singgalang, Kamis (30/6).<br />
Setelah menandatangani kontrak tersebut dikatakan H. Yasman, Akank selama ada kegiatan olahraga atau sedang santai harus memakai produk dari Specs.<br />
Sementara itu, manajemen Specs, Arif Wirawan menilai, Akank adalah pemain yang sangat potensial untuk masa akan datang. “Mudah-mudahan Akank cepat masuk ke tim nasional Indonesia seperti pemain lainnya yang telah dikontrak Specs. Juga dengan harapan bisa meloloskan Sumbar ke PON dan ikut mempromosikan produk Specs,” ujar Arif Wirawan.<br />
Specs, tidaklah sembarangan untuk mengontrak Akank. Pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak pada kejuaraan Piala Emas Futsal Indonesia (PEFI) 2011 di Jakarta medio April lalu itu, memang memiliki talenta luar biasa sebagai pemain futsal.<br />
Anak ketiga dari lima bersaudara yang lahir 9 Desember 1989 dan bercita-cita menjadi pemain futsal nasional serta mengharumkan nama bangsa dan negara di pentas internasional tersebut memiliki segudang prestasi. Selain beberapa kali membawa klubnya seganai juara, seperti SMAN 4 Padang dan KBS Padang tahun 2007-2008, TFC Padang 2008-2010 dan Rafhely Futsal sampai sekarang dan di Pra PON Sumbar, Akank yang juga bermain untuk klub Electric PLN Jakarta di Liga Pro Futsal, beberapa kali menjadi pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak.<br />
Pemain terbaik antara lain, 2007 dan 2008 Piala Gubernur II dan III di UNP bersama SMAN 4, 2009 Piala Padang Ekpres I dan Piala Yaser II, 2010 Piala Dispora Padang, Piala Polos/Golkar I, Piala Yaser II, Piala Rafhely Specs Sumbar-Jambi, dan PEFI di Jakarta bersama tim Pra PON Sumbar.<br />
Sedangkan piala sebagai pencetak gol terbanyak, diraih Randy ‘Akank’ Satria pada 2009 Piala A+ Kota Padang bersama TFC, 2010 Piala Raja Futsal Sumbar di Pariaman juga bersama TFC, serta di PEFI 2011. Itulah sederet prestasi yang telah dibukukan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta Padang itu (singgalang)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Padang - Suatu kebanggaan bagi Sumatra Barat, salah seorang pemain futsal dikontrak oleh perusahaan sebesar Specs. Perusahaan alat-alat atau perlengkapan olahraga itu, mengontrak Randy ‘Akank’ Satria Mushar selama satu tahun. Terhitung 1 Juli 2011 sampai 31 Desember 2012.<br />
Ini merupakan sejarah bagi olahragawan Ranah Minang dikontrak sebuah perusahaan alat-alat atau perlengkapan olahraga yang bertarap internasional.<br />
Menurut H. Yasman Yanusar, manajer tim futsal Sumbar juga pemilik klub Rafhely Futsal tempat Akank selama ini bernaung, anak dari pasangan AKP H. Mushar Munir (57 tahun) dan Hj. Yusmaniar Sasmita (50 tahun) itu mendapatkan gaji bulanan, sepatu futsal, sepatu kets, apparel, training spack, tas, serta pernak pernik dari Specs. Setahun jumlahnya masing-masing sampai 20 pasang.<br />
“Akank akan mendapatkan hak yang sama seperti pemain futsal yang dikontrak Specs sebelumnya. Seperti Yos Adi Wicaksono, Beni Hera, Deny Handoyo, Hendra Kurniawan dan Socrates Matulesi, semuanya pemain nasional yang tinggal di Jakarta. Makanya, ini kali pertama pemain futsal, bahkan olahragawan Sumbar dikontrak Specs. Jadi, Akank bikin sejarah untuk Sumbar,” ujar H. Yasman Yanusar kepada Singgalang, Kamis (30/6).<br />
Setelah menandatangani kontrak tersebut dikatakan H. Yasman, Akank selama ada kegiatan olahraga atau sedang santai harus memakai produk dari Specs.<br />
Sementara itu, manajemen Specs, Arif Wirawan menilai, Akank adalah pemain yang sangat potensial untuk masa akan datang. “Mudah-mudahan Akank cepat masuk ke tim nasional Indonesia seperti pemain lainnya yang telah dikontrak Specs. Juga dengan harapan bisa meloloskan Sumbar ke PON dan ikut mempromosikan produk Specs,” ujar Arif Wirawan.<br />
Specs, tidaklah sembarangan untuk mengontrak Akank. Pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak pada kejuaraan Piala Emas Futsal Indonesia (PEFI) 2011 di Jakarta medio April lalu itu, memang memiliki talenta luar biasa sebagai pemain futsal.<br />
Anak ketiga dari lima bersaudara yang lahir 9 Desember 1989 dan bercita-cita menjadi pemain futsal nasional serta mengharumkan nama bangsa dan negara di pentas internasional tersebut memiliki segudang prestasi. Selain beberapa kali membawa klubnya seganai juara, seperti SMAN 4 Padang dan KBS Padang tahun 2007-2008, TFC Padang 2008-2010 dan Rafhely Futsal sampai sekarang dan di Pra PON Sumbar, Akank yang juga bermain untuk klub Electric PLN Jakarta di Liga Pro Futsal, beberapa kali menjadi pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak.<br />
Pemain terbaik antara lain, 2007 dan 2008 Piala Gubernur II dan III di UNP bersama SMAN 4, 2009 Piala Padang Ekpres I dan Piala Yaser II, 2010 Piala Dispora Padang, Piala Polos/Golkar I, Piala Yaser II, Piala Rafhely Specs Sumbar-Jambi, dan PEFI di Jakarta bersama tim Pra PON Sumbar.<br />
Sedangkan piala sebagai pencetak gol terbanyak, diraih Randy ‘Akank’ Satria pada 2009 Piala A+ Kota Padang bersama TFC, 2010 Piala Raja Futsal Sumbar di Pariaman juga bersama TFC, serta di PEFI 2011. Itulah sederet prestasi yang telah dibukukan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta Padang itu (singgalang)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Tari Piring, Olahraga Penuh Suka Cita]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Tari-Piring-Olahraga-Penuh-Suka-Cita</link>
			<pubDate>Wed, 22 Jun 2011 01:25:31 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Tari-Piring-Olahraga-Penuh-Suka-Cita</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://i53.tinypic.com/2qvscih.jpg" border="0" alt="[Image: 2qvscih.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
Padang, MNC -- Bagi sebagian besar orang olahraga adalah kegiatan membosankan dan membuat tubuh lelah. Ada cara lain untuk membuat kegiatan berolahraga menjadi menyenangkan. Tari piring contohnya. Tarian yang berasal dari minangkabau ini tidak hanya menyenangkan. Ia juga dapat membantu para wanita untuk menurunkan berat badan ataupun menjaga bentuk tubuh.<br />
<br />
Tari piring juga dapat membakar kalori hingga 340 kalori. Jumlah tersebut lebih besar ketimbang melakukan olahraga renang ataupun berlari. Tari piring tidak hanya menjanjikan kesehatan tubuh. Gerakan-gerakan menyenangkan dalam tarian piring juga dapat membangkitkan mood dan meningkatkan ketajaman memori.<br />
Konon dulunya, para gadis di minang menggunakan tari ini sebgai tanda suka cita seperti musim panen dan upacar adat lainnya<br />
<br />
"Tari akan membuat otak juga tubuh anda tetap fit dan awet muda. Selama bertahun-tahun orang-orang menilai olahraga sebagi aktivitas yang perlu dilakukan hanya untuk menjaga kesehatan. Ini akan menjadi kegiatan menyenangkan jika kita bersama-sama menari Salsa untuk berolahraga," kata pelatih Tari asal Koto Tangah, Neli.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://i53.tinypic.com/2qvscih.jpg" border="0" alt="[Image: 2qvscih.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
Padang, MNC -- Bagi sebagian besar orang olahraga adalah kegiatan membosankan dan membuat tubuh lelah. Ada cara lain untuk membuat kegiatan berolahraga menjadi menyenangkan. Tari piring contohnya. Tarian yang berasal dari minangkabau ini tidak hanya menyenangkan. Ia juga dapat membantu para wanita untuk menurunkan berat badan ataupun menjaga bentuk tubuh.<br />
<br />
Tari piring juga dapat membakar kalori hingga 340 kalori. Jumlah tersebut lebih besar ketimbang melakukan olahraga renang ataupun berlari. Tari piring tidak hanya menjanjikan kesehatan tubuh. Gerakan-gerakan menyenangkan dalam tarian piring juga dapat membangkitkan mood dan meningkatkan ketajaman memori.<br />
Konon dulunya, para gadis di minang menggunakan tari ini sebgai tanda suka cita seperti musim panen dan upacar adat lainnya<br />
<br />
"Tari akan membuat otak juga tubuh anda tetap fit dan awet muda. Selama bertahun-tahun orang-orang menilai olahraga sebagi aktivitas yang perlu dilakukan hanya untuk menjaga kesehatan. Ini akan menjadi kegiatan menyenangkan jika kita bersama-sama menari Salsa untuk berolahraga," kata pelatih Tari asal Koto Tangah, Neli.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Anggota Minang Forum nan Hobby Baburu Babi..?]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Anggota-Minang-Forum-nan-Hobby-Baburu-Babi</link>
			<pubDate>Mon, 23 May 2011 10:44:09 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Anggota-Minang-Forum-nan-Hobby-Baburu-Babi</guid>
			<description><![CDATA[Assalamualaikum Wr. Wb.<br />
<br />
Sebagai salah satu icon budaya urg Minangkabau, Ambo nio tau siapo2 sajo dunsanak disiko nan Candu Baburu Babi..? Kalau lai ado, sudilah kironyo utk ma reply thread ko sarato bagabuang jo <a href="http://www.porbi.com" rel="nofollow" target="_blank">FORUM PORBI</a> yang baru ambo bangun Khusus untuak dunsanak2 Pancandu Gurau &amp; Pancandu Buru Babi.<br />
<br />
Wassalam.<br />
<br />
Kapado admin &amp; moderator ambo mohon maaf sakironyo ambo mamasang livelink. <img src="http://www.minangforum.com/images/yahoo/67.gif" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Assalamualaikum Wr. Wb.<br />
<br />
Sebagai salah satu icon budaya urg Minangkabau, Ambo nio tau siapo2 sajo dunsanak disiko nan Candu Baburu Babi..? Kalau lai ado, sudilah kironyo utk ma reply thread ko sarato bagabuang jo <a href="http://www.porbi.com" rel="nofollow" target="_blank">FORUM PORBI</a> yang baru ambo bangun Khusus untuak dunsanak2 Pancandu Gurau &amp; Pancandu Buru Babi.<br />
<br />
Wassalam.<br />
<br />
Kapado admin &amp; moderator ambo mohon maaf sakironyo ambo mamasang livelink. <img src="http://www.minangforum.com/images/yahoo/67.gif" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Your Favorite Sports Shorts..??]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Your-Favorite-Sports-Shorts</link>
			<pubDate>Wed, 11 May 2011 12:26:50 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Your-Favorite-Sports-Shorts</guid>
			<description><![CDATA[Hi everyone,<br />
I m wishing to buy some new shorts for me but i want some advice...<br />
K so today i went for a walk and saw many of other people their.<br />
I noticed all of them having colorful attire, mainly their shorts!<br />
I saw all the colors of the rainbow practically and even patterns like pokadots and stripes!<br />
So whats your favorite color short that you own?<br />
I have black <a href="http://www.bodypost.com" rel="nofollow" target="_blank">Cycling Shorts</a> with white strips..<br />
whici use to wear with my Blue <a href="http://www.bodypost.com/index.php/men/tank-top.html" rel="nofollow" target="_blank">Tank Top</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Hi everyone,<br />
I m wishing to buy some new shorts for me but i want some advice...<br />
K so today i went for a walk and saw many of other people their.<br />
I noticed all of them having colorful attire, mainly their shorts!<br />
I saw all the colors of the rainbow practically and even patterns like pokadots and stripes!<br />
So whats your favorite color short that you own?<br />
I have black <a href="http://www.bodypost.com" rel="nofollow" target="_blank">Cycling Shorts</a> with white strips..<br />
whici use to wear with my Blue <a href="http://www.bodypost.com/index.php/men/tank-top.html" rel="nofollow" target="_blank">Tank Top</a>.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Rusia Tuan rumah Piala Dunia 2018, Qatar 2022]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Rusia-Tuan-rumah-Piala-Dunia-2018-Qatar-2022</link>
			<pubDate>Fri, 03 Dec 2010 03:09:04 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Rusia-Tuan-rumah-Piala-Dunia-2018-Qatar-2022</guid>
			<description><![CDATA[REPUBLIKA.CO.ID, ZURICH--Rusia memenangi hak penyelenggaraan Piala Dunia 2018 dan Qatar akan menjadi penyelenggara Piala Dunia 2022. Penyelenggaraan ini merupakan untuk pertamakalinya bagi kedua negara tersebut.<br />
<br />
Presiden FIFA Sepp Blatter, Kamis malam (2/12), mengatakan, Komite Eksekutif FIFA melakukan pemungutan suara untuk menentukan dua pemenang tersebut setelah upaya-upaya lobi yang sengit dengan sejumlah pemimpin politik dan tokoh olah raga hadir bersama di Zurich dalam upaya pencalonan tersebut.<br />
<br />
Rusia memenangi hak tuan rumah putaran final Piala Dunia 2018, mengalahkan tantangan dari tiga calon Eropa lainnya, yaitu Inggris, tuan rumah bersama Belanda/Belgia dan, Spanyol/Portugal.<br />
<br />
Sementara itu, Qatar mendapat hak penyelenggaraan Piala Dunia 2022 dengan mengalahkan pesaing mereka Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.<br />
<br />
Blatter mengatakan,"Kita ke negeri baru. Belum pernah Piala Dunia di Rusia dan Eropa Timur, dan Timur Tengah dan dunia Arab sudah menantikan sejak lama. Jadi, saya seorang presiden yang bahagia saat kami berbicara mengenai pengembangan sepak bola.''<br />
<br />
Wakil Perdana Menteri Rusia Igor Shuvalov mengatakan, semua mempercayakan Piala Dunia FIFA untuk 2018 pada Rusia. ''Dan saya bisa menjanjikan, kami semua dapat menjanjikan, Anda semua tidak akan pernah menyesalinya. Biarkan kami membuat sejarah bersama," cetusnya.<br />
<br />
Ketua tim pencalonan Qatar Sheikh Mohammed bin Hamad Al-Thani mengatakan pada eksekutif FIFA, "Terima kasih mendukung kami dan memperluas permainan. Anda akan bangga pada kami dan ada akan bangga pada Timur Tengah."<br />
<br />
Pemilihan tuan rumah tersebut dilakukan oleh 22 anggota komite eksekutif dan dilakukan secara rahasia. Ini untuk pertamakalinya FIFA melakukan pemungutan suara untuk dua Piala Dunia di waktu yang sama.<br />
<br />
<br />
Sumber: antara]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[REPUBLIKA.CO.ID, ZURICH--Rusia memenangi hak penyelenggaraan Piala Dunia 2018 dan Qatar akan menjadi penyelenggara Piala Dunia 2022. Penyelenggaraan ini merupakan untuk pertamakalinya bagi kedua negara tersebut.<br />
<br />
Presiden FIFA Sepp Blatter, Kamis malam (2/12), mengatakan, Komite Eksekutif FIFA melakukan pemungutan suara untuk menentukan dua pemenang tersebut setelah upaya-upaya lobi yang sengit dengan sejumlah pemimpin politik dan tokoh olah raga hadir bersama di Zurich dalam upaya pencalonan tersebut.<br />
<br />
Rusia memenangi hak tuan rumah putaran final Piala Dunia 2018, mengalahkan tantangan dari tiga calon Eropa lainnya, yaitu Inggris, tuan rumah bersama Belanda/Belgia dan, Spanyol/Portugal.<br />
<br />
Sementara itu, Qatar mendapat hak penyelenggaraan Piala Dunia 2022 dengan mengalahkan pesaing mereka Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat.<br />
<br />
Blatter mengatakan,"Kita ke negeri baru. Belum pernah Piala Dunia di Rusia dan Eropa Timur, dan Timur Tengah dan dunia Arab sudah menantikan sejak lama. Jadi, saya seorang presiden yang bahagia saat kami berbicara mengenai pengembangan sepak bola.''<br />
<br />
Wakil Perdana Menteri Rusia Igor Shuvalov mengatakan, semua mempercayakan Piala Dunia FIFA untuk 2018 pada Rusia. ''Dan saya bisa menjanjikan, kami semua dapat menjanjikan, Anda semua tidak akan pernah menyesalinya. Biarkan kami membuat sejarah bersama," cetusnya.<br />
<br />
Ketua tim pencalonan Qatar Sheikh Mohammed bin Hamad Al-Thani mengatakan pada eksekutif FIFA, "Terima kasih mendukung kami dan memperluas permainan. Anda akan bangga pada kami dan ada akan bangga pada Timur Tengah."<br />
<br />
Pemilihan tuan rumah tersebut dilakukan oleh 22 anggota komite eksekutif dan dilakukan secara rahasia. Ini untuk pertamakalinya FIFA melakukan pemungutan suara untuk dua Piala Dunia di waktu yang sama.<br />
<br />
<br />
Sumber: antara]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[BMW M Bike]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-BMW-M-Bike</link>
			<pubDate>Thu, 29 Apr 2010 17:50:14 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-BMW-M-Bike</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://megindo.net/userfiles/P90056243.jpg" border="0" alt="[Image: P90056243.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
Rolling Wonder<br />
TBA<br />
<br />
BMW berhasil mengawinkan kombinasi spektakuler dari desain eksklusif dan teknologi canggih. Disc brakes dan rangka sepeda yang dilapisi cat anthracite dengan logo M ini mampu menyatu dengan sadel kulit, pelek keren dan handle yang stabil.<br />
<br />
Siapapun yang mengendarai BMW M ini melalui jalan di perkotaan atau jalan pedesaan yang berliku, akan langsung merasakan kehebatan dari rasio transmisi gear yang mampu membuat Anda melesat dengan cepat.<br />
<br />
Sadel BMW M bike terbuat dari kulit dengan kualitas tinggi dan dilengkapi garis berwarna merah. Desain ini akan memberikan kenyamanan dalam berkendara dan grip yang cukup kuat. Puncak kenyamanan sepeda ini berada pada suspensi depan buatan Manitou Match dan disc brake yang akan menghentikan sepeda ini dengan aman.<br />
-megindo.net-]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://megindo.net/userfiles/P90056243.jpg" border="0" alt="[Image: P90056243.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
Rolling Wonder<br />
TBA<br />
<br />
BMW berhasil mengawinkan kombinasi spektakuler dari desain eksklusif dan teknologi canggih. Disc brakes dan rangka sepeda yang dilapisi cat anthracite dengan logo M ini mampu menyatu dengan sadel kulit, pelek keren dan handle yang stabil.<br />
<br />
Siapapun yang mengendarai BMW M ini melalui jalan di perkotaan atau jalan pedesaan yang berliku, akan langsung merasakan kehebatan dari rasio transmisi gear yang mampu membuat Anda melesat dengan cepat.<br />
<br />
Sadel BMW M bike terbuat dari kulit dengan kualitas tinggi dan dilengkapi garis berwarna merah. Desain ini akan memberikan kenyamanan dalam berkendara dan grip yang cukup kuat. Puncak kenyamanan sepeda ini berada pada suspensi depan buatan Manitou Match dan disc brake yang akan menghentikan sepeda ini dengan aman.<br />
-megindo.net-]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Football poll- Best 5 club teams in history:]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Football-poll-Best-5-club-teams-in-history</link>
			<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 22:57:50 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Football-poll-Best-5-club-teams-in-history</guid>
			<description><![CDATA[Hello everyone. please, vote for the best <span style="font-weight: bold;">5</span> club teams in history.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Hello everyone. please, vote for the best <span style="font-weight: bold;">5</span> club teams in history.]]></content:encoded>
		</item>
	</channel>
</rss>