<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel>
		<title><![CDATA[Minang Forum - Events]]></title>
		<link>http://www.minangforum.com/</link>
		<description><![CDATA[Minang Forum - http://www.minangforum.com]]></description>
		<pubDate>Thu, 20 Jun 2013 08:32:34 +0000</pubDate>
		<generator>MyBB</generator>
		<item>
			<title><![CDATA[Pelatihan Sulaman Benang Emas di Kota Padang]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Pelatihan-Sulaman-Benang-Emas-di-Kota-Padang</link>
			<pubDate>Sun, 16 Jun 2013 15:45:08 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Pelatihan-Sulaman-Benang-Emas-di-Kota-Padang</guid>
			<description><![CDATA[<a href="http://kliksumbar.com/foto_berita/34latih.jpg" rel="nofollow" target="_blank"><br />
&lt;img alt="" src="http://kliksumbar.com/foto_berita/medium_34latih.jpg" align="middle" width="205" /&gt;</a><br />
<span style="font-weight: bold;">Mahyeldi Ansharullah dengan sulaman benang emas</span><br />
<br />
<span style="font-weight: bold;"><span style="color: black;">Padang, </span></span><span style="font-weight: bold;"><span style="color: darkblue;">Klik</span></span><span style="font-weight: bold;"><span style="color: red;">Sumbar</span></span> <br />
<br />
<br />
Meningkatkan ekonomi rakyat dan mengurangi pengangguran bisa dilakukan <br />
dengan menumbuhkan industri-industri kecil berdasarkan potensi yang <br />
berada di masing-masing wilayah. Menggali potensi tentunya dengan <br />
keterampilan, keahlian dan semangat kerja.<br />
<br />
<br />
<br />
Demikian dikatakan Wakil Walikota Padang Mahyeldi, SP saat membuka acara<br />
Pelatihan Sulaman Benang Emas bagi ibu rumah tangga dan remaja putri <br />
yang berasal dari Kelurahan Kampung Jua dan Kelurahan Batuang Taba <br />
Kecamatan Lubuk Begalung di IKM Sekutum Bunga Kelurahan Batuang Taba <br />
Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (14/6).<br />
<br />
<br />
<br />
Lebih lanjut Mahyeldi menjelaskan, pelatihan sulaman benang emas di <br />
Kecamatan Lubug Begalung yang difasilitasi oleh Dinas Perindagtamben <br />
Kota Padang disesuaikan dengan potensi daerah yang dimiliki Kelurahan <br />
Kampuang Jua dan Kelurahan Batuang Taba. Dan juga, sulaman benang emas <br />
merupakan warisan budaya yang harus diajarkan dari generasi ke generasi.<br />
<br />
<br />
<br />
"Pemerintah Kota Padang sedang menciptakan <span style="font-style: italic;">one village one product</span> (satu daerah satu produk, Red), jadi setiap daerah harus menonjolkan ikonnya masing-masing," ujar Mahyeldi.<br />
<br />
<br />
<br />
Mahyeldi menambahkan, Pemerintah Kota Padang melalui Camat dan Lurah <br />
terus melakukan pendataan terhadap potensi-potensi daerahnya <br />
masing-masing, yang bisa ditumbuhkembangkan menjadi industri kecil dan <br />
menengah. "Untuk penguatan modal usaha, kita juga telah mempunyai KJKS <br />
(Koperasi Jasa Keuangan Syariah) disetiap kelurahan. Jadi, mari <br />
bersama-sama membangun potensi daerah kita masing-masing,"ajak Mahyeldi.<br />
<span style="font-weight: bold;">(Relis)</span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://kliksumbar.com/foto_berita/34latih.jpg" rel="nofollow" target="_blank"><br />
&lt;img alt="" src="http://kliksumbar.com/foto_berita/medium_34latih.jpg" align="middle" width="205" /&gt;</a><br />
<span style="font-weight: bold;">Mahyeldi Ansharullah dengan sulaman benang emas</span><br />
<br />
<span style="font-weight: bold;"><span style="color: black;">Padang, </span></span><span style="font-weight: bold;"><span style="color: darkblue;">Klik</span></span><span style="font-weight: bold;"><span style="color: red;">Sumbar</span></span> <br />
<br />
<br />
Meningkatkan ekonomi rakyat dan mengurangi pengangguran bisa dilakukan <br />
dengan menumbuhkan industri-industri kecil berdasarkan potensi yang <br />
berada di masing-masing wilayah. Menggali potensi tentunya dengan <br />
keterampilan, keahlian dan semangat kerja.<br />
<br />
<br />
<br />
Demikian dikatakan Wakil Walikota Padang Mahyeldi, SP saat membuka acara<br />
Pelatihan Sulaman Benang Emas bagi ibu rumah tangga dan remaja putri <br />
yang berasal dari Kelurahan Kampung Jua dan Kelurahan Batuang Taba <br />
Kecamatan Lubuk Begalung di IKM Sekutum Bunga Kelurahan Batuang Taba <br />
Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (14/6).<br />
<br />
<br />
<br />
Lebih lanjut Mahyeldi menjelaskan, pelatihan sulaman benang emas di <br />
Kecamatan Lubug Begalung yang difasilitasi oleh Dinas Perindagtamben <br />
Kota Padang disesuaikan dengan potensi daerah yang dimiliki Kelurahan <br />
Kampuang Jua dan Kelurahan Batuang Taba. Dan juga, sulaman benang emas <br />
merupakan warisan budaya yang harus diajarkan dari generasi ke generasi.<br />
<br />
<br />
<br />
"Pemerintah Kota Padang sedang menciptakan <span style="font-style: italic;">one village one product</span> (satu daerah satu produk, Red), jadi setiap daerah harus menonjolkan ikonnya masing-masing," ujar Mahyeldi.<br />
<br />
<br />
<br />
Mahyeldi menambahkan, Pemerintah Kota Padang melalui Camat dan Lurah <br />
terus melakukan pendataan terhadap potensi-potensi daerahnya <br />
masing-masing, yang bisa ditumbuhkembangkan menjadi industri kecil dan <br />
menengah. "Untuk penguatan modal usaha, kita juga telah mempunyai KJKS <br />
(Koperasi Jasa Keuangan Syariah) disetiap kelurahan. Jadi, mari <br />
bersama-sama membangun potensi daerah kita masing-masing,"ajak Mahyeldi.<br />
<span style="font-weight: bold;">(Relis)</span>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[37 Lukisan Marapi-Singgalang Dipamerkan ]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-37-Lukisan-Marapi-Singgalang-Dipamerkan</link>
			<pubDate>Wed, 26 Dec 2012 03:09:34 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-37-Lukisan-Marapi-Singgalang-Dipamerkan</guid>
			<description><![CDATA[<span style="font-weight: bold;">&lt;img src="http://harianhaluan.com/images/stories/Berita8/261212/khas.jpg" align="left" height="133" width="169" /&gt;S</span><span style="font-weight: bold;">ebanyak </span>37<br />
lukisan yang bertemakan Marapi-Singgalang dipamerkan di Rumah Budaya <br />
Fadli Zon, kawasan Aie Angek Kabupaten Tanah Datar. Pameran seni rupa <br />
yang digelar 23 Agustus 2012 hingga 2 Januari 2013 ini merupakan <br />
merupakan hasil karya perupa putra Sumbar yang tersebar di berbagai <br />
daerah, baik di Sumbar sendiri, Bandung, Yogyakarta dan Jakarta.<br />
<br />
Menariknya, ke-37 perupa itu menganut beberapa aliran yang berbeda, <br />
sehingga hasil karya yang disajikan menimbulkan kesan yang menarik bagi <br />
pengunjung. Seperti yang disajikan Davis Rasdjidin asal Solok, lukisan <br />
yang berjudul ‘Pagar Pembatas’ dengan goresan akrilik pada kanvas <br />
100X100 cm, menggambarkan rumah bagonjong yang kian punah akibat <br />
menjamurnya rumah minimalis dan modern.<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Harri Gita Setiadi asal Paria­man juga mencoba menggambarkan <br />
keindahan pesona Ngarai Sianok yang berlatar Gunung Singgalang. Dalam <br />
lukisan yang berjudul ‘Ranah Rupaku Kini’, Harri menggambarkan bahwa <br />
saat ini keindahan Ngarai Sianok telah dirusak oleh segelintir tangan <br />
jahil, sehingga perlu dijaga kelestariannya agar tetap alami dan <br />
menarik.<br />
<br />
Berbagai lukisan lainnya juga tak kalah menarik dan penuh ide <br />
kreatif, mulai dari lukisan beraliran surrealime yang mengolah setiap <br />
bagian tertentu dari objek untuk menghasilkan sensasi tertentu, aliran <br />
kubisme yang cenderung melakukan usaha abstraksi terha­dap objek ke <br />
dalam bentuk-bentuk geometri, aliran romantisme yang berusaha <br />
membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya, dengan<br />
berlatarkan pemandangan alam.<br />
<br />
Selain itu, juga ada lukisan beraliran ekspressionisme yang <br />
mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional, aliran fauvisme yang <br />
lebih mengarah suatu kritikan dengan sindirian halus, aliran realisme <br />
yang menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam <br />
kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi <br />
tertentu, serta aliran naturalisme yang menam­pilkan objek realistis <br />
dengan penekanan setting alam.<br />
<br />
Fadli Zon selaku pendiri dan pemilik Rumah Budaya Fadli Zon, menilai <br />
hampir semua karya yang dipamerkan memiliki kekuatannya tersendiri, <br />
serta kaya dengan ide kreatif serta memiliki teknik dan paduan warna <br />
yang kuat.<br />
<br />
“Dari hasil karya perupa yang dipamerkan ini, membuktikan bahwa karya<br />
perupa Sumbar tidak kalah menarik dengan perupa lainnya di Indonesia. <br />
Ini perlu diapresiasi dan dihargai. Semakin banyak iven seperti ini, <br />
akan semakin meningkatkan kualitas senirupa Sumbar,” ujar Fadli Zon <br />
kepada <span style="font-style: italic;">Haluan</span>.<br />
<br />
Fadli Zon menambahkan, kegia­tan ini merupakan kelanjutan dari gagasan melukis bersama yang telah dilakukan beberapa hari lalu.<br />
<br />
“Bangsa yang beradab adalah bangsa yang menghargai kebu­dayaan. Oleh <br />
karena itu, saya berharap karya perupa Sumbar bisa mendapat tempat <br />
terhormat di Indonesia,” pungkas Fadli Zon. <span style="font-weight: bold;">(haluan/wan)</span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="font-weight: bold;">&lt;img src="http://harianhaluan.com/images/stories/Berita8/261212/khas.jpg" align="left" height="133" width="169" /&gt;S</span><span style="font-weight: bold;">ebanyak </span>37<br />
lukisan yang bertemakan Marapi-Singgalang dipamerkan di Rumah Budaya <br />
Fadli Zon, kawasan Aie Angek Kabupaten Tanah Datar. Pameran seni rupa <br />
yang digelar 23 Agustus 2012 hingga 2 Januari 2013 ini merupakan <br />
merupakan hasil karya perupa putra Sumbar yang tersebar di berbagai <br />
daerah, baik di Sumbar sendiri, Bandung, Yogyakarta dan Jakarta.<br />
<br />
Menariknya, ke-37 perupa itu menganut beberapa aliran yang berbeda, <br />
sehingga hasil karya yang disajikan menimbulkan kesan yang menarik bagi <br />
pengunjung. Seperti yang disajikan Davis Rasdjidin asal Solok, lukisan <br />
yang berjudul ‘Pagar Pembatas’ dengan goresan akrilik pada kanvas <br />
100X100 cm, menggambarkan rumah bagonjong yang kian punah akibat <br />
menjamurnya rumah minimalis dan modern.<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<br />
Harri Gita Setiadi asal Paria­man juga mencoba menggambarkan <br />
keindahan pesona Ngarai Sianok yang berlatar Gunung Singgalang. Dalam <br />
lukisan yang berjudul ‘Ranah Rupaku Kini’, Harri menggambarkan bahwa <br />
saat ini keindahan Ngarai Sianok telah dirusak oleh segelintir tangan <br />
jahil, sehingga perlu dijaga kelestariannya agar tetap alami dan <br />
menarik.<br />
<br />
Berbagai lukisan lainnya juga tak kalah menarik dan penuh ide <br />
kreatif, mulai dari lukisan beraliran surrealime yang mengolah setiap <br />
bagian tertentu dari objek untuk menghasilkan sensasi tertentu, aliran <br />
kubisme yang cenderung melakukan usaha abstraksi terha­dap objek ke <br />
dalam bentuk-bentuk geometri, aliran romantisme yang berusaha <br />
membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya, dengan<br />
berlatarkan pemandangan alam.<br />
<br />
Selain itu, juga ada lukisan beraliran ekspressionisme yang <br />
mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional, aliran fauvisme yang <br />
lebih mengarah suatu kritikan dengan sindirian halus, aliran realisme <br />
yang menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam <br />
kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi <br />
tertentu, serta aliran naturalisme yang menam­pilkan objek realistis <br />
dengan penekanan setting alam.<br />
<br />
Fadli Zon selaku pendiri dan pemilik Rumah Budaya Fadli Zon, menilai <br />
hampir semua karya yang dipamerkan memiliki kekuatannya tersendiri, <br />
serta kaya dengan ide kreatif serta memiliki teknik dan paduan warna <br />
yang kuat.<br />
<br />
“Dari hasil karya perupa yang dipamerkan ini, membuktikan bahwa karya<br />
perupa Sumbar tidak kalah menarik dengan perupa lainnya di Indonesia. <br />
Ini perlu diapresiasi dan dihargai. Semakin banyak iven seperti ini, <br />
akan semakin meningkatkan kualitas senirupa Sumbar,” ujar Fadli Zon <br />
kepada <span style="font-style: italic;">Haluan</span>.<br />
<br />
Fadli Zon menambahkan, kegia­tan ini merupakan kelanjutan dari gagasan melukis bersama yang telah dilakukan beberapa hari lalu.<br />
<br />
“Bangsa yang beradab adalah bangsa yang menghargai kebu­dayaan. Oleh <br />
karena itu, saya berharap karya perupa Sumbar bisa mendapat tempat <br />
terhormat di Indonesia,” pungkas Fadli Zon. <span style="font-weight: bold;">(haluan/wan)</span>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Makanan Sumatera Barat Ikut Indonesia Food Festival ]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Makanan-Sumatera-Barat-Ikut-Indonesia-Food-Festival</link>
			<pubDate>Thu, 13 Dec 2012 02:07:57 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Makanan-Sumatera-Barat-Ikut-Indonesia-Food-Festival</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://www.sumbaronline.com/foto_berita/medium_5dua1.jpg" border="0" alt="[Image: medium_5dua1.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<span style="font-family: arial;"><span style="font-size: small;"><span style="font-weight: bold;">PADANG, SO</span>--Provinsi<br />
Sumatera Barat yang dikenal dengan Ranah Minang atau Ranah Bundo <br />
memiliki kekayaan masakan tradisional yang terkenal beragam dan enaknya.<br />
Dan dari bermacam makanan tersebut dapat kita bedakan masakan pada <br />
kategori, makanan utama, makanan selingan, kue-kue tradisional dan aneka<br />
minuman. <br />
<br />
Cita rasa utama di temui pada masakan khas Minang <br />
adalah gurih dan pedas. Rasa gurih dan pedas tersebut diperoleh dari <br />
santan dan cabai merah. Rasa gurih dan pedas ini yang berasal dari <br />
santan dan cabe dapat dicampur dengan bahan baku apa saja. Semisal, <br />
bahan baku hewani yaitu ; daging sapi, ayam atau bebek, ikan laut, ikan <br />
tambak, termasuk telur ayam. Sementara sayurannya lebih banyak <br />
menggunakan kacang panjang, daun singkong, pakis, nangka, buncis, serta <br />
petai dan jengkol.<br />
<br />
Hal inilah yang menjadi fokus utama utusan <br />
Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Ny.<br />
Hj. Nevi Irwan Prayitno pada Indonesia Food Festival yang diadakan <br />
pada tanggal 4-5 Desember 2012 lalu, di Gedung Dewan Perdana keramat di <br />
Kuala Lumpur Malaysia, sebagai upaya promosi kuliner dan Kepariwisataan <br />
Sumatera Barat serta membangun hubungan kepariwisataan antar negara di <br />
kawasan Asia Tenggara ini.<br />
<br />
Dalam acara pembukaan hadir, Marsekal <br />
TNI (Purn) Herman Prayitno, Duta Besar Indonesia dan berkuasa penuh <br />
untuk di Negara Malaysia, Dr. Sapta Wirnandar, Wakil Menteri Pariwisata <br />
dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dan Raseno Arya beserta seluruh <br />
staf kementrian Parekraf yang terlibat dalam festival ini<br />
<br />
Ketua <br />
Dekranasda Sumatera Barat Ny. Hj Nevi Irwan Prayitno dalam sambutannya <br />
menyampaikan, keberagaman menu makanan khas daerah Minangkabau memiliki <br />
potensi dan daya tarik tersendiri untuk meningkatkan jumlah wisatawan <br />
yang berkunjung ke Provinsi Sumatera Barat di Republik Indonesia. Namun <br />
semua itu tentu perlu upaya promosi dan kerjasama semua pihak untuk <br />
mensosialisasikannya ke dunia internasional.<br />
<br />
Food festival ini <br />
merupakan bentuk promosi dan pelestarian kuliner nusantara khususnya <br />
kuliner asal Minangkabau yang tersohor hingga mancanegara. Jika festival<br />
masakan Minangkabau dilaksanakan di daerah kami di Provinsi Sumatera <br />
Barat, tentu promosi yang diharapkan tidak tepat sasaran. Untuk itulah, <br />
kami senang dan bangga bila festival ini diterima dan dikunjungi oleh <br />
masyarakat Malaysia, yang merupakan Negara serumpun Melayu dengan <br />
Indonesia.<br />
<br />
Makanan yang kita tampil dan sugguhkan merupakan <br />
orisinal masakan dan minuman serta snack khas Minangkabau yang langsung <br />
selama dua hari ini dimasak oleh 34 koki dari seluruh Kabupaten/Kota <br />
yang ada di Provinsi Sumatera Barat. "Ajaklah kesini keluarga dan kolega<br />
untuk datang berkunjung ke food festival Indonesia (Minangkabau) 2012,"<br />
ucapnya.</span></span><span style="font-size: small;"></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://www.sumbaronline.com/foto_berita/medium_5dua1.jpg" border="0" alt="[Image: medium_5dua1.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<span style="font-family: arial;"><span style="font-size: small;"><span style="font-weight: bold;">PADANG, SO</span>--Provinsi<br />
Sumatera Barat yang dikenal dengan Ranah Minang atau Ranah Bundo <br />
memiliki kekayaan masakan tradisional yang terkenal beragam dan enaknya.<br />
Dan dari bermacam makanan tersebut dapat kita bedakan masakan pada <br />
kategori, makanan utama, makanan selingan, kue-kue tradisional dan aneka<br />
minuman. <br />
<br />
Cita rasa utama di temui pada masakan khas Minang <br />
adalah gurih dan pedas. Rasa gurih dan pedas tersebut diperoleh dari <br />
santan dan cabai merah. Rasa gurih dan pedas ini yang berasal dari <br />
santan dan cabe dapat dicampur dengan bahan baku apa saja. Semisal, <br />
bahan baku hewani yaitu ; daging sapi, ayam atau bebek, ikan laut, ikan <br />
tambak, termasuk telur ayam. Sementara sayurannya lebih banyak <br />
menggunakan kacang panjang, daun singkong, pakis, nangka, buncis, serta <br />
petai dan jengkol.<br />
<br />
Hal inilah yang menjadi fokus utama utusan <br />
Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin langsung oleh Ketua Dekranasda Ny.<br />
Hj. Nevi Irwan Prayitno pada Indonesia Food Festival yang diadakan <br />
pada tanggal 4-5 Desember 2012 lalu, di Gedung Dewan Perdana keramat di <br />
Kuala Lumpur Malaysia, sebagai upaya promosi kuliner dan Kepariwisataan <br />
Sumatera Barat serta membangun hubungan kepariwisataan antar negara di <br />
kawasan Asia Tenggara ini.<br />
<br />
Dalam acara pembukaan hadir, Marsekal <br />
TNI (Purn) Herman Prayitno, Duta Besar Indonesia dan berkuasa penuh <br />
untuk di Negara Malaysia, Dr. Sapta Wirnandar, Wakil Menteri Pariwisata <br />
dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, dan Raseno Arya beserta seluruh <br />
staf kementrian Parekraf yang terlibat dalam festival ini<br />
<br />
Ketua <br />
Dekranasda Sumatera Barat Ny. Hj Nevi Irwan Prayitno dalam sambutannya <br />
menyampaikan, keberagaman menu makanan khas daerah Minangkabau memiliki <br />
potensi dan daya tarik tersendiri untuk meningkatkan jumlah wisatawan <br />
yang berkunjung ke Provinsi Sumatera Barat di Republik Indonesia. Namun <br />
semua itu tentu perlu upaya promosi dan kerjasama semua pihak untuk <br />
mensosialisasikannya ke dunia internasional.<br />
<br />
Food festival ini <br />
merupakan bentuk promosi dan pelestarian kuliner nusantara khususnya <br />
kuliner asal Minangkabau yang tersohor hingga mancanegara. Jika festival<br />
masakan Minangkabau dilaksanakan di daerah kami di Provinsi Sumatera <br />
Barat, tentu promosi yang diharapkan tidak tepat sasaran. Untuk itulah, <br />
kami senang dan bangga bila festival ini diterima dan dikunjungi oleh <br />
masyarakat Malaysia, yang merupakan Negara serumpun Melayu dengan <br />
Indonesia.<br />
<br />
Makanan yang kita tampil dan sugguhkan merupakan <br />
orisinal masakan dan minuman serta snack khas Minangkabau yang langsung <br />
selama dua hari ini dimasak oleh 34 koki dari seluruh Kabupaten/Kota <br />
yang ada di Provinsi Sumatera Barat. "Ajaklah kesini keluarga dan kolega<br />
untuk datang berkunjung ke food festival Indonesia (Minangkabau) 2012,"<br />
ucapnya.</span></span><span style="font-size: small;"></span>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Tour de Singkarak 2013 Digelar Bulan Juli]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Tour-de-Singkarak-2013-Digelar-Bulan-Juli</link>
			<pubDate>Wed, 12 Dec 2012 03:20:06 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Tour-de-Singkarak-2013-Digelar-Bulan-Juli</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/1936787.jpg" border="0" alt="[Image: 1936787.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
<br />
<br />
<img src="http://i.inilahindie.com/www/delivery/lg.php?bannerid=650&amp;campaignid=140&amp;zoneid=356&amp;loc=1&amp;referer=http%3A%2F%2Folahraga.inilah.com%2Fread%2Fdetail%2F1936787%2Ftour-de-singkarak-2013-digelar-bulan-juli&amp;cb=ccd39cdab8" border="0" alt="[Image: lg.php?bannerid=650&amp;amp;campaignid=1...ccd39cdab8]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
<br />
<br />
<br />
INILAH.COM, Padang - Pagelaran balap sepeda internasional Tour de Singkarak TdS) di Sumatera Barat pada 2013 akan melewati 16 kabupaten/kota, pada 3-9 Juli.<br />
<br />
"Untuk TdS 2013 ini akan ada tambahan dua daerah lagi yang sebelumnya 14 kabupaten/kota yang dilalui pebalap," kata Kepala Bidang Promosi Dinas Kebudayaan dan Parwisata (Disbudpar) Sumbar Wempie Yuliam.<br />
<br />
Ia menyebutkan, sebelumnya Disbudpar sudah mengusulkan tiga daerah yang akan dilalui dalam pergelaran internasional tersebut, yakni Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Pasaman Barat.<br />
<br />
Sebelum ditetapkan, Kementerian Parwisata dan Ekonomi Kreatif akan melakukan kajian dan penelusuran rute di ketiga daerah tersebut. Dari tiga daerah itu, hanya dua daerah yang akan dilalui TdS.<br />
<br />
"Kajian untuk daerah yang dilalui peserta TdS itu meliputi penginapan, panjang rute, dan kelayakan jalan di daerah itu," katanya.<br />
<br />
Ia menyebutkan, TdS ini merupakan satu langkah untuk memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata Sumbar kepada dunia sekaligus ajang promosi tahunan Disbudpar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing dan lokal ke Ranah Minang.<br />
<br />
Pada tahun sebelumnya ada daerah yang memanfaatkan TdS untuk memperkenalkan event daerahnya, seperti Payakumbuh yang mengadakan pacu itik, dan menambah meriah acara TdS 2012.<br />
<br />
"Diharapkan pada tahun 2013 daerah yang dilalui pebalap juga menyiapkan kegiatan pendukung TdS seperti pada tahun sebelumnya." ujar dia.<br />
<br />
Dalam rangka menyambut TdS 2013, Disbudpar sudah menyiapkan anggaran dan sosialiasi dalam bentuk media luar ruang seperti spanduk dan baliho yang sudah disiapkan jauh-jauh hari.<br />
<br />
"Pembukaan TdS 2013 akan dilaksanakan di Bukittinggi dan ditutup di Kota Padang," katanya.<br />
<br />
<br />
<br />
[antara]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://static.inilah.com/data/berita/foto/1936787.jpg" border="0" alt="[Image: 1936787.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
<br />
<br />
<img src="http://i.inilahindie.com/www/delivery/lg.php?bannerid=650&amp;campaignid=140&amp;zoneid=356&amp;loc=1&amp;referer=http%3A%2F%2Folahraga.inilah.com%2Fread%2Fdetail%2F1936787%2Ftour-de-singkarak-2013-digelar-bulan-juli&amp;cb=ccd39cdab8" border="0" alt="[Image: lg.php?bannerid=650&amp;amp;campaignid=1...ccd39cdab8]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
<br />
<br />
<br />
INILAH.COM, Padang - Pagelaran balap sepeda internasional Tour de Singkarak TdS) di Sumatera Barat pada 2013 akan melewati 16 kabupaten/kota, pada 3-9 Juli.<br />
<br />
"Untuk TdS 2013 ini akan ada tambahan dua daerah lagi yang sebelumnya 14 kabupaten/kota yang dilalui pebalap," kata Kepala Bidang Promosi Dinas Kebudayaan dan Parwisata (Disbudpar) Sumbar Wempie Yuliam.<br />
<br />
Ia menyebutkan, sebelumnya Disbudpar sudah mengusulkan tiga daerah yang akan dilalui dalam pergelaran internasional tersebut, yakni Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Solok Selatan, dan Kabupaten Pasaman Barat.<br />
<br />
Sebelum ditetapkan, Kementerian Parwisata dan Ekonomi Kreatif akan melakukan kajian dan penelusuran rute di ketiga daerah tersebut. Dari tiga daerah itu, hanya dua daerah yang akan dilalui TdS.<br />
<br />
"Kajian untuk daerah yang dilalui peserta TdS itu meliputi penginapan, panjang rute, dan kelayakan jalan di daerah itu," katanya.<br />
<br />
Ia menyebutkan, TdS ini merupakan satu langkah untuk memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata Sumbar kepada dunia sekaligus ajang promosi tahunan Disbudpar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing dan lokal ke Ranah Minang.<br />
<br />
Pada tahun sebelumnya ada daerah yang memanfaatkan TdS untuk memperkenalkan event daerahnya, seperti Payakumbuh yang mengadakan pacu itik, dan menambah meriah acara TdS 2012.<br />
<br />
"Diharapkan pada tahun 2013 daerah yang dilalui pebalap juga menyiapkan kegiatan pendukung TdS seperti pada tahun sebelumnya." ujar dia.<br />
<br />
Dalam rangka menyambut TdS 2013, Disbudpar sudah menyiapkan anggaran dan sosialiasi dalam bentuk media luar ruang seperti spanduk dan baliho yang sudah disiapkan jauh-jauh hari.<br />
<br />
"Pembukaan TdS 2013 akan dilaksanakan di Bukittinggi dan ditutup di Kota Padang," katanya.<br />
<br />
<br />
<br />
[antara]]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Lomba Marandang Rang Mudo jo Puti Bungsu di Imam Bonjol]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Lomba-Marandang-Rang-Mudo-jo-Puti-Bungsu-di-Imam-Bonjol</link>
			<pubDate>Mon, 10 Dec 2012 02:28:40 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Lomba-Marandang-Rang-Mudo-jo-Puti-Bungsu-di-Imam-Bonjol</guid>
			<description><![CDATA[<a href="http://kliksumbar.com/foto_berita/41Randang2.JPG" rel="nofollow" target="_blank"><br />
&lt;img alt="" src="http://kliksumbar.com/foto_berita/medium_41Randang2.JPG" align="middle" width="205" /&gt;</a><br />
<span style="font-weight: bold;">Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah meresmikan Lomba Marandang</span><br />
<br />
<span style="font-weight: bold;"><span style="color: black;">Padang, </span></span><span style="font-weight: bold;"><span style="color: darkblue;">Klik</span></span><span style="font-weight: bold;"><span style="color: red;">Sumbar</span></span> <br />
<br />
<br />
Rendang adalah masakan yang telah menjadi bagian dari kehidupan orang <br />
Minangkabau. Karena itu, dalam berbagai upacara tradisional, masakan <br />
rendang pasti disuguhkan. Akibatnya, rendang yang enak harus terus <br />
dilestarikan.<br />
<br />
<br />
<br />
Dalam rangka pelestarian rendang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota <br />
Padang menggelar Lomba Marandang Rang Mudo jo Puti Bungsu, diikuti 10 <br />
kecamatan di Kota Padang. Satu-satunya kecamatan yang tidak mengirimkan <br />
utusan adalah Kecamatan Koto Tangah.<br />
<br />
<br />
<br />
Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, pada acara pembukaan <br />
lomba marandang di lapangan parkir RTH Imam Bonjol, Sabtu (8/12) <br />
mengatakan, rendang telah menjadi masakan terenak di dunia. Karena itu <br />
melestarikan masakan yang terkenal dari Ranah Minang ini adalah wajib <br />
adanya, terutama dalam mewariskan keterampilan memasak rendang kepada <br />
generasi muda.<br />
<br />
<br />
<br />
Panitia penyelenggara perlombaan marandang, Mukhlis mengatakan setiap <br />
kecamatan mengirimkan dua tim, dimana satu tim terdiri dari 5 <br />
orang."Melalui lomba ini kita ingin melestarikan nilai-nilai budaya <br />
kuliner masakan rendang," kata Mukhlis, yang juga Kabid Seni Budaya <br />
Dinas Budpar Kota Padang.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://kliksumbar.com/foto_berita/41Randang2.JPG" rel="nofollow" target="_blank"><br />
&lt;img alt="" src="http://kliksumbar.com/foto_berita/medium_41Randang2.JPG" align="middle" width="205" /&gt;</a><br />
<span style="font-weight: bold;">Wakil Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah meresmikan Lomba Marandang</span><br />
<br />
<span style="font-weight: bold;"><span style="color: black;">Padang, </span></span><span style="font-weight: bold;"><span style="color: darkblue;">Klik</span></span><span style="font-weight: bold;"><span style="color: red;">Sumbar</span></span> <br />
<br />
<br />
Rendang adalah masakan yang telah menjadi bagian dari kehidupan orang <br />
Minangkabau. Karena itu, dalam berbagai upacara tradisional, masakan <br />
rendang pasti disuguhkan. Akibatnya, rendang yang enak harus terus <br />
dilestarikan.<br />
<br />
<br />
<br />
Dalam rangka pelestarian rendang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota <br />
Padang menggelar Lomba Marandang Rang Mudo jo Puti Bungsu, diikuti 10 <br />
kecamatan di Kota Padang. Satu-satunya kecamatan yang tidak mengirimkan <br />
utusan adalah Kecamatan Koto Tangah.<br />
<br />
<br />
<br />
Wakil Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah, pada acara pembukaan <br />
lomba marandang di lapangan parkir RTH Imam Bonjol, Sabtu (8/12) <br />
mengatakan, rendang telah menjadi masakan terenak di dunia. Karena itu <br />
melestarikan masakan yang terkenal dari Ranah Minang ini adalah wajib <br />
adanya, terutama dalam mewariskan keterampilan memasak rendang kepada <br />
generasi muda.<br />
<br />
<br />
<br />
Panitia penyelenggara perlombaan marandang, Mukhlis mengatakan setiap <br />
kecamatan mengirimkan dua tim, dimana satu tim terdiri dari 5 <br />
orang."Melalui lomba ini kita ingin melestarikan nilai-nilai budaya <br />
kuliner masakan rendang," kata Mukhlis, yang juga Kabid Seni Budaya <br />
Dinas Budpar Kota Padang.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Festival Silat Tradisional Minangkabau se Sumatera Barat 6-9 Des 2012]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Festival-Silat-Tradisional-Minangkabau-se-Sumatera-Barat-6-9-Des-2012</link>
			<pubDate>Fri, 30 Nov 2012 06:42:28 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Festival-Silat-Tradisional-Minangkabau-se-Sumatera-Barat-6-9-Des-2012</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://i50.tinypic.com/29kua6g.jpg" border="0" alt="[Image: 29kua6g.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://i50.tinypic.com/29kua6g.jpg" border="0" alt="[Image: 29kua6g.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Tiga Penyanyi Juara Festival Lagu Minang ]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Tiga-Penyanyi-Juara-Festival-Lagu-Minang</link>
			<pubDate>Wed, 28 Nov 2012 06:52:43 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Tiga-Penyanyi-Juara-Festival-Lagu-Minang</guid>
			<description><![CDATA[Limapuluh Kota, Padek—Tiga penyanyi berbakat di Sumatera Barat, yakni Mefri Hamdi dari Payakumbuh, Sal­sa­bila Abelya dari Bukittinggi, dan Yulia Ningsih dari Li­ma­puluh Kota, menjuarai Festival Lagu Minang Harau FM yang digelar Radio Harau FM di kawasan Tanjungpati, Keca­ma­tan Harau, Kabupaten Li­ma­puluh Kota, Sabtu  (24/11) sampai Minggu (25/11) lalu.<br />
<br />
 <br />
<br />
”Mefri menjadi juara perta­ma untuk kategori penyanyi putra, Salsabila untuk kategori penyanyi putri, dan Yulia un­tuk kategori penyanyi jingle Ha­rau FM,” kata Ketua Panitia Festival Lagu Minang Harau FM Daira Surasawati didam­pi­ngi Sekretaris M Fadhila Ridha kepada Padang Ekspres, Se­lasa (27/11) siang.<br />
<br />
 <br />
<br />
Selain Mefri, Salsabila dan Abelya, dewan juri Festifal Lagu Minang Harau FM  yang terdiri dari Bram KPJ (pe­nya­nyi rekaman/pencipta lagu), Anita Muslim (praktisi seni) dan Ozy (musisi/pekerja seni), menetapkan 12 peserta seba­gai pemenang  II, pemenang III, harapan I, harapan II dan ha­rapan III untuk semua kate­gori.<br />
<br />
 <br />
<br />
Khusus untuk kategori put­ra, pemenang II, pemenang III, harapan I, harapan II dan harapan III, diraih berturut-turut oleh Haryan Putra (Lem­bah Harau), Fifo Balit Aqilla (Balai Jariang Koto Nan Ga­da­ng), Yoli Hendra (Sarilamak), Ifdal Tabrani (Kubang) dan Beni Adios (Bukittinggi).<br />
<br />
 <br />
<br />
Sedangkan untuk kategori putri, pemenang II, pemenang III, harapan I, harapan II dan harapan III, diraih berturut-turut oleh Yulia Ningsih (Lima­pu­luh Kota),  Reren Jennifer (Bukittinggi), Sutera Dipha F (Bu­kittinggi), Yuvela Pradeska (Bu­­kittinggi) dan Rahma Dian Put­ri (Payolansek, Payakum­buh).<br />
<br />
 <br />
<br />
”Semua pemenang kate­go­ri putra dan putri, termasuk para peserta yang belum be­run­tung dalam festival ini, wajib menyanyikan lagu dalam album Bram KPJ dan Vanny Vabiola,” kata Koordinator Acara Festifal Lagu Minang Harau FM, YM Dallu Awartha yang juga pendiri Komunitas Seni Intro Payakumbuh.<br />
<br />
 <br />
<br />
Sementara, untuk lomba jingle Radio Harau bekerja­sama dengan peru­sa­haan obat batuk Mixagrip, panitia hanya menetapkan tiga pemenang. Untuk pemenang satu Yulia Ningsih, pemenang dua Wisari Endah Putri, dan pemenang tiga Reren Jennfier.<br />
<br />
 <br />
<br />
Pemenang I, II dan III untuk semua kategori  mem­peroleh tropi dari Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Radio Harau FM, dan uang tunai dari Diva Production Padang. Pemenang harapan I, II dan II putra, memperoleh tropy dari Sekretaris DPRD Limapuluh Kota Husin Daruhan dan Wa­kil Ketua DPRD Limapuluh Ko­ta drh Harmen. Pemenang ju­ga mendapatkan bingkisan da­ri Dion Fashion, Dion Style da­n Sakura Photo Studio. (frv)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Limapuluh Kota, Padek—Tiga penyanyi berbakat di Sumatera Barat, yakni Mefri Hamdi dari Payakumbuh, Sal­sa­bila Abelya dari Bukittinggi, dan Yulia Ningsih dari Li­ma­puluh Kota, menjuarai Festival Lagu Minang Harau FM yang digelar Radio Harau FM di kawasan Tanjungpati, Keca­ma­tan Harau, Kabupaten Li­ma­puluh Kota, Sabtu  (24/11) sampai Minggu (25/11) lalu.<br />
<br />
 <br />
<br />
”Mefri menjadi juara perta­ma untuk kategori penyanyi putra, Salsabila untuk kategori penyanyi putri, dan Yulia un­tuk kategori penyanyi jingle Ha­rau FM,” kata Ketua Panitia Festival Lagu Minang Harau FM Daira Surasawati didam­pi­ngi Sekretaris M Fadhila Ridha kepada Padang Ekspres, Se­lasa (27/11) siang.<br />
<br />
 <br />
<br />
Selain Mefri, Salsabila dan Abelya, dewan juri Festifal Lagu Minang Harau FM  yang terdiri dari Bram KPJ (pe­nya­nyi rekaman/pencipta lagu), Anita Muslim (praktisi seni) dan Ozy (musisi/pekerja seni), menetapkan 12 peserta seba­gai pemenang  II, pemenang III, harapan I, harapan II dan ha­rapan III untuk semua kate­gori.<br />
<br />
 <br />
<br />
Khusus untuk kategori put­ra, pemenang II, pemenang III, harapan I, harapan II dan harapan III, diraih berturut-turut oleh Haryan Putra (Lem­bah Harau), Fifo Balit Aqilla (Balai Jariang Koto Nan Ga­da­ng), Yoli Hendra (Sarilamak), Ifdal Tabrani (Kubang) dan Beni Adios (Bukittinggi).<br />
<br />
 <br />
<br />
Sedangkan untuk kategori putri, pemenang II, pemenang III, harapan I, harapan II dan harapan III, diraih berturut-turut oleh Yulia Ningsih (Lima­pu­luh Kota),  Reren Jennifer (Bukittinggi), Sutera Dipha F (Bu­kittinggi), Yuvela Pradeska (Bu­­kittinggi) dan Rahma Dian Put­ri (Payolansek, Payakum­buh).<br />
<br />
 <br />
<br />
”Semua pemenang kate­go­ri putra dan putri, termasuk para peserta yang belum be­run­tung dalam festival ini, wajib menyanyikan lagu dalam album Bram KPJ dan Vanny Vabiola,” kata Koordinator Acara Festifal Lagu Minang Harau FM, YM Dallu Awartha yang juga pendiri Komunitas Seni Intro Payakumbuh.<br />
<br />
 <br />
<br />
Sementara, untuk lomba jingle Radio Harau bekerja­sama dengan peru­sa­haan obat batuk Mixagrip, panitia hanya menetapkan tiga pemenang. Untuk pemenang satu Yulia Ningsih, pemenang dua Wisari Endah Putri, dan pemenang tiga Reren Jennfier.<br />
<br />
 <br />
<br />
Pemenang I, II dan III untuk semua kategori  mem­peroleh tropi dari Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Radio Harau FM, dan uang tunai dari Diva Production Padang. Pemenang harapan I, II dan II putra, memperoleh tropy dari Sekretaris DPRD Limapuluh Kota Husin Daruhan dan Wa­kil Ketua DPRD Limapuluh Ko­ta drh Harmen. Pemenang ju­ga mendapatkan bingkisan da­ri Dion Fashion, Dion Style da­n Sakura Photo Studio. (frv)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Dua Seniman Perempuan Pamerkan Lukisan Minang]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Dua-Seniman-Perempuan-Pamerkan-Lukisan-Minang</link>
			<pubDate>Tue, 27 Nov 2012 03:41:19 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Dua-Seniman-Perempuan-Pamerkan-Lukisan-Minang</guid>
			<description><![CDATA[<div align="justify">Padang, Singgalang<br />
<br />
Dua seniman perempuan Sumbar, Minda Sari dan Evelyna Dianita tampilkan <br />
32 karya lukisan tentang keindahan figur dan alam Minangkabau dalam <br />
pameran lukisannya, Senin (26/11) di Galeri Taman Budaya Sumbar.<br />
<br />
Minda Sari, pelukis yang lahir di Kota Padang Panjang ini dalam pameran <br />
tersebut menampilkan karya-karya yang mengangkat sebuah cerita dan <br />
kehidupan di Minangkabau nan elok dan indah.<br />
<br />
“Selain mengangkat dan upaya pelestarian alam Minangkabau, pameran kali <br />
ini juga merupakan cara meningkatkan lagi motivasi generasi muda untuk <br />
perkembangan seni rupa di Sumbar,” ujar Minda, usai pembukaan pameran <br />
lukisan yang akan berlangsung dari tanggal 26 November hingga 1 Desember<br />
2012 mendatang.<br />
<br />
Pada kesempatan itu, Minda yang telah terjun dalam aktivitas pameran <br />
lukisan sejak 1973 ini menampilkan karya-karya terbaik yang diciptakan <br />
pada 2008 hingga 2012, seperti Badai, Harau I, Lambah Sianok, Ranah <br />
Budaya Aie Angek, Legenda Malin Kundang, Bunga, Hoyak Tabuik dan Gempa.<br />
<br />
Sementara itu, Evelyna yang juga turut serta dalam pameran di Galeri <br />
Taman Budaya tersebut menampilkan lukisan dengan tema figur-figur <br />
perempuan Minangkabau. Terlihat dalam karya-karya Evelyna, sosok <br />
perempuan Minangkabau digambarkan dengan sangat elok dan lembut. <br />
Beberapa tingkah dan kebiasaan perempuan Minangkabau yang telah <br />
terlupakan juga diangkat kembali dengan sangat eksotik oleh pelukis <br />
kelahiran Kota Bukittinggi yang aktif dalam pameran lukisan sejak tahun <br />
1999 ini.<br />
<br />
Adapun 16 lukisan Evelyna yang dipamerkan pada kesemptan tersebut, <br />
diantaranya, Gadih Minang, Ndak Baduto Gai Doh, Pakan Rabaa, <br />
Kutu-kutuan, Pulang Lah Lai dan Mananti. (wahyu)</div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="justify">Padang, Singgalang<br />
<br />
Dua seniman perempuan Sumbar, Minda Sari dan Evelyna Dianita tampilkan <br />
32 karya lukisan tentang keindahan figur dan alam Minangkabau dalam <br />
pameran lukisannya, Senin (26/11) di Galeri Taman Budaya Sumbar.<br />
<br />
Minda Sari, pelukis yang lahir di Kota Padang Panjang ini dalam pameran <br />
tersebut menampilkan karya-karya yang mengangkat sebuah cerita dan <br />
kehidupan di Minangkabau nan elok dan indah.<br />
<br />
“Selain mengangkat dan upaya pelestarian alam Minangkabau, pameran kali <br />
ini juga merupakan cara meningkatkan lagi motivasi generasi muda untuk <br />
perkembangan seni rupa di Sumbar,” ujar Minda, usai pembukaan pameran <br />
lukisan yang akan berlangsung dari tanggal 26 November hingga 1 Desember<br />
2012 mendatang.<br />
<br />
Pada kesempatan itu, Minda yang telah terjun dalam aktivitas pameran <br />
lukisan sejak 1973 ini menampilkan karya-karya terbaik yang diciptakan <br />
pada 2008 hingga 2012, seperti Badai, Harau I, Lambah Sianok, Ranah <br />
Budaya Aie Angek, Legenda Malin Kundang, Bunga, Hoyak Tabuik dan Gempa.<br />
<br />
Sementara itu, Evelyna yang juga turut serta dalam pameran di Galeri <br />
Taman Budaya tersebut menampilkan lukisan dengan tema figur-figur <br />
perempuan Minangkabau. Terlihat dalam karya-karya Evelyna, sosok <br />
perempuan Minangkabau digambarkan dengan sangat elok dan lembut. <br />
Beberapa tingkah dan kebiasaan perempuan Minangkabau yang telah <br />
terlupakan juga diangkat kembali dengan sangat eksotik oleh pelukis <br />
kelahiran Kota Bukittinggi yang aktif dalam pameran lukisan sejak tahun <br />
1999 ini.<br />
<br />
Adapun 16 lukisan Evelyna yang dipamerkan pada kesemptan tersebut, <br />
diantaranya, Gadih Minang, Ndak Baduto Gai Doh, Pakan Rabaa, <br />
Kutu-kutuan, Pulang Lah Lai dan Mananti. (wahyu)</div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[ISI Padangpanjang Tuan Rumah Festival Melayu]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-ISI-Padangpanjang-Tuan-Rumah-Festival-Melayu</link>
			<pubDate>Mon, 26 Nov 2012 06:37:18 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-ISI-Padangpanjang-Tuan-Rumah-Festival-Melayu</guid>
			<description><![CDATA[PADANGPANJANG - Institut Seni Indonesia (ISI) Kota <br />
Padangpanjang selama tiga hari ke depan menyelenggarakan Festival Melayu<br />
ASIAN di kampus itu.<br />
<br />
Sementara, acara pre opening dilakukan Minggu (25/11) dengan <br />
menggelar pawai atau arak-arakan pukul 16.00. Pawai start dari depan SMA<br />
1 Padangpanjang untuk selanjutnya menuju kampus ISI Padangpanjang.<br />
<br />
Acara tersebut diiringi dengan Talempong Pacik dan Gadang Tambua <br />
menggunakan kendaraan bendi dan roda empat berhias. Sampai di lapangan <br />
hijau ISI padangpanjang, disambut dengan Gandang Tambua Mahdi Bahar <br />
“Basamo Batando Jadi”. Dilanjutkan dengan atraksi masing-masing <br />
kontingen selama tujuh menit.<br />
<br />
Menurut Ketua Panitia, Hendri JB mengatakan, pembukaan Malay ASIAN <br />
Festival (MAF) Melayu dilaksanakan Minggu malam pukul 20.00 di Gedung <br />
Horiah Adam ISI Padangpanjang.<br />
<br />
Sea MAF 2012 merupakan festival kesenian Asia Tenggara, khususnya <br />
Melayu yang pertama kali dilaksankaan oleh BKS PTSI (Badan Koordinasi <br />
Seni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia). Kali ini dimanahkan kepada ISI<br />
padangpanjang sebagai tuan rumah.<br />
<br />
Perguruan Tinggi yang tergabung dalam BKS PTSI di antaranya ISI <br />
Padangpanjang, ISI Yogyakarta, ISI Surakarta, ISI Denpasar, Institut <br />
Kesenian Jakarta, Sekolah Tinggi Kesenian Wilayah Surabaya dan Sekolah <br />
Tinggi Seni Indonesia Bandung.<br />
<br />
Rektor ISI Padangpanjang, Prof. Dr. Mahdi Bahar Skar MHum mengatakan,<br />
Festival Melayu ASIAN merupakan festival yang pertama kali dilakukan <br />
oleh BKS PTSI dan dipercayakan ISI Padangpanjang sebagai penyelenggara. <br />
Tujuan kegiatan ini adalah menguatkan karakter bangsa untuk <br />
mempertahankan budaya lokal.<br />
<br />
Kegiatan utamanya ada tiga, yakni pertunjukan, pameran, dan <br />
seminar/worhsop. Pertujukan terbagi lagi ke dalam tiga kategori, <br />
pertunjukan tradisi, pertunjukan kreativitas berangkat dari tradisi, dan<br />
pertunjukan profesional. Sementara, pameran terbagi tiga, yaitu pameran<br />
seni rupa modern di Graha Serambi Mekah, pameran artefak di Rumah <br />
Budaya Fadli Zon dan pemutaran film di Gedung Syafei. (rin/rel/padangmedia)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[PADANGPANJANG - Institut Seni Indonesia (ISI) Kota <br />
Padangpanjang selama tiga hari ke depan menyelenggarakan Festival Melayu<br />
ASIAN di kampus itu.<br />
<br />
Sementara, acara pre opening dilakukan Minggu (25/11) dengan <br />
menggelar pawai atau arak-arakan pukul 16.00. Pawai start dari depan SMA<br />
1 Padangpanjang untuk selanjutnya menuju kampus ISI Padangpanjang.<br />
<br />
Acara tersebut diiringi dengan Talempong Pacik dan Gadang Tambua <br />
menggunakan kendaraan bendi dan roda empat berhias. Sampai di lapangan <br />
hijau ISI padangpanjang, disambut dengan Gandang Tambua Mahdi Bahar <br />
“Basamo Batando Jadi”. Dilanjutkan dengan atraksi masing-masing <br />
kontingen selama tujuh menit.<br />
<br />
Menurut Ketua Panitia, Hendri JB mengatakan, pembukaan Malay ASIAN <br />
Festival (MAF) Melayu dilaksanakan Minggu malam pukul 20.00 di Gedung <br />
Horiah Adam ISI Padangpanjang.<br />
<br />
Sea MAF 2012 merupakan festival kesenian Asia Tenggara, khususnya <br />
Melayu yang pertama kali dilaksankaan oleh BKS PTSI (Badan Koordinasi <br />
Seni Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia). Kali ini dimanahkan kepada ISI<br />
padangpanjang sebagai tuan rumah.<br />
<br />
Perguruan Tinggi yang tergabung dalam BKS PTSI di antaranya ISI <br />
Padangpanjang, ISI Yogyakarta, ISI Surakarta, ISI Denpasar, Institut <br />
Kesenian Jakarta, Sekolah Tinggi Kesenian Wilayah Surabaya dan Sekolah <br />
Tinggi Seni Indonesia Bandung.<br />
<br />
Rektor ISI Padangpanjang, Prof. Dr. Mahdi Bahar Skar MHum mengatakan,<br />
Festival Melayu ASIAN merupakan festival yang pertama kali dilakukan <br />
oleh BKS PTSI dan dipercayakan ISI Padangpanjang sebagai penyelenggara. <br />
Tujuan kegiatan ini adalah menguatkan karakter bangsa untuk <br />
mempertahankan budaya lokal.<br />
<br />
Kegiatan utamanya ada tiga, yakni pertunjukan, pameran, dan <br />
seminar/worhsop. Pertujukan terbagi lagi ke dalam tiga kategori, <br />
pertunjukan tradisi, pertunjukan kreativitas berangkat dari tradisi, dan<br />
pertunjukan profesional. Sementara, pameran terbagi tiga, yaitu pameran<br />
seni rupa modern di Graha Serambi Mekah, pameran artefak di Rumah <br />
Budaya Fadli Zon dan pemutaran film di Gedung Syafei. (rin/rel/padangmedia)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[“BUKIKTINGGI BARALEK GADANG” (15-22 Desember 2012)]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-%E2%80%9CBUKIKTINGGI-BARALEK-GADANG%E2%80%9D-15-22-Desember-2012</link>
			<pubDate>Mon, 19 Nov 2012 04:59:46 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-%E2%80%9CBUKIKTINGGI-BARALEK-GADANG%E2%80%9D-15-22-Desember-2012</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://i46.tinypic.com/2lka6x4.jpg" border="0" alt="[Image: 2lka6x4.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
<br />
INFO dari Bukiktinggi untuak Dunsanak Basamo dima sajo barado...!<br />
“BUKIKTINGGI BARALEK GADANG” <br />
(15-22 Desember 2012)<br />
Dalam rangka Hari Jadi Kota Bukittinggi Ke.228<br />
menggelar Rangkaian Acara:<br />
<br />
 -Road Show Promosi Wisata (30 Nov-2 Des)<br />
-Permainan Anak Nagari (minggu ke I-II Des)<br />
-Senam Massal dan Jelajah Saribu Janjang ( 9 Des)<br />
-Konser EBIET G ADE dan Minangkabau Orkestra (16 Des)<br />
-Sepeda Santai (17 Des)<br />
-Sarasehan Hari Bela Negara (19 Des)<br />
-Tausiah/ Dzikir (21 Des)<br />
-Sidang Paripurna (22 Des)<br />
-Makan Bajamba (22 Des)<br />
-Malam Anugerah (22 Des)<br />
-Karnaval Budaya (23 Des)<br />
-Pacu Kuda (29-31 Des)<br />
-Bukittinggi EXPO’2012 (19-22 Des)<br />
<br />
Photo/Design, by; EJK]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://i46.tinypic.com/2lka6x4.jpg" border="0" alt="[Image: 2lka6x4.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
<br />
INFO dari Bukiktinggi untuak Dunsanak Basamo dima sajo barado...!<br />
“BUKIKTINGGI BARALEK GADANG” <br />
(15-22 Desember 2012)<br />
Dalam rangka Hari Jadi Kota Bukittinggi Ke.228<br />
menggelar Rangkaian Acara:<br />
<br />
 -Road Show Promosi Wisata (30 Nov-2 Des)<br />
-Permainan Anak Nagari (minggu ke I-II Des)<br />
-Senam Massal dan Jelajah Saribu Janjang ( 9 Des)<br />
-Konser EBIET G ADE dan Minangkabau Orkestra (16 Des)<br />
-Sepeda Santai (17 Des)<br />
-Sarasehan Hari Bela Negara (19 Des)<br />
-Tausiah/ Dzikir (21 Des)<br />
-Sidang Paripurna (22 Des)<br />
-Makan Bajamba (22 Des)<br />
-Malam Anugerah (22 Des)<br />
-Karnaval Budaya (23 Des)<br />
-Pacu Kuda (29-31 Des)<br />
-Bukittinggi EXPO’2012 (19-22 Des)<br />
<br />
Photo/Design, by; EJK]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[ FESTIVAL SENI SILAT TRADISI MINANGKABAU Se Sumatera Barat, tgl  6-9 Des 2012]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-FESTIVAL-SENI-SILAT-TRADISI-MINANGKABAU-Se-Sumatera-Barat-tgl-6-9-Des-2012</link>
			<pubDate>Sat, 17 Nov 2012 06:27:56 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-FESTIVAL-SENI-SILAT-TRADISI-MINANGKABAU-Se-Sumatera-Barat-tgl-6-9-Des-2012</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://i47.tinypic.com/20pbswl.jpg" border="0" alt="[Image: 20pbswl.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
INFO dari Bukittinggi:.…..Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Bukittinggi Ke 228…, SUMARAK (Suaro Mupakaik Anak Rang Kurai) kembali menggelar FESTIVAL SENI SILAT TRADISI MINANGKABAU Se Sumatera Barat Ke.4 di Sport Hall Ateh Ngarai Bukittinggi, 6-9 Desember 2012 ..SUMARAK mengundang seluruh Perguruan Silat di Sumatera Barat, dan yang berminat silakan konfirmasi ke Panitia Pelaksana HP. 081363729998…Sekretariat/CP; Genius Book’s Store, Garegeh,Bukittinggi,…Pendaftaran GRATIS..Nonton pun GRATIS…!!<br />
(Foto/Design by EJK)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://i47.tinypic.com/20pbswl.jpg" border="0" alt="[Image: 20pbswl.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
INFO dari Bukittinggi:.…..Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Bukittinggi Ke 228…, SUMARAK (Suaro Mupakaik Anak Rang Kurai) kembali menggelar FESTIVAL SENI SILAT TRADISI MINANGKABAU Se Sumatera Barat Ke.4 di Sport Hall Ateh Ngarai Bukittinggi, 6-9 Desember 2012 ..SUMARAK mengundang seluruh Perguruan Silat di Sumatera Barat, dan yang berminat silakan konfirmasi ke Panitia Pelaksana HP. 081363729998…Sekretariat/CP; Genius Book’s Store, Garegeh,Bukittinggi,…Pendaftaran GRATIS..Nonton pun GRATIS…!!<br />
(Foto/Design by EJK)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Sumbar Menuju Destinasi MICE 201]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Sumbar-Menuju-Destinasi-MICE-201</link>
			<pubDate>Fri, 16 Nov 2012 03:56:57 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Sumbar-Menuju-Destinasi-MICE-201</guid>
			<description><![CDATA[<span style="font-weight: bold;">Butuh Penganggaran Untuk Tingkatkan Kegiatan</span><br />
Melalui<br />
Badan Promosi Pariwisata Daerah yang telah dibentuk pada bulan Februari<br />
tahun ini bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi <br />
Sumbar, Garuda Indonesia, Rajamice.com serta Tourism Indonesia Mart dan <br />
Expo (TIME) yang bergerak di bidang pariwisata yang dilakukan oleh para <br />
pelaku wisata non-pemerintah, bertekad untuk menjadi salah satu tujuan <br />
Meeting, Incentif Travel, Conference, danExhibition (MICE) di tahun <br />
2014, mendatang.<br />
<br />
Hal ini diungkapkan oleh, Ketua Badan Promosi <br />
Pariwisata Daerah (BPPD) Sumbar, Maulana Yusran menyampaikan, hal ini <br />
merupakan salah satu potensi yang menjanjikan, terutama dalam menambah <br />
pendapatan daerah sumbar, " MICE merupakan salah satu kegiatan <br />
kepariwisataan yang aktivitasnya merupakan perpaduan antara leisure dan <br />
bisnis, yang melibatkan sekelompok orang secara bersama-sama, " <br />
tuturnya, kamis (15/11) malam tadi, di Gubernuran Sumbar.<br />
<br />
Selain <br />
hal yang menjanjikan, termasuk dalam upaya peningkatan pencitraan <br />
sebagai lokasi tujuan yang aman, menjalin hubungan bilateral antara <br />
daerah atau negara dalam segi investasi serta membuka peluang lapangan <br />
kerja bagi masyarakat, " karena wisatawan MICE yang datang secara <br />
berkelompok di Sumbar tentunya dari segi pariwisata tidak mengenal yang <br />
namanya waktu musim libur yang tentunya meningkatkan pendapatan daerah <br />
di saat wisatawan MICE berbelanja di setiap daerah yang dikunjungi, " <br />
jelas Maulana selaku Ketua BPPD Sumbar.<br />
<br />
Terkait Daerah Sumbar <br />
menjadi lirikan MICE 2014, Presiden Direktur (Presidir) Rajamice.com <br />
mengatakan, daerah Sumbar merupakan salah satu daerah yang memiliki daya<br />
tarik dan keunggulan dalam bidang pariwisata, untuk kawasan Sumatera <br />
hanya ada dua yang memiliki potensi yang sangat bergengsi yakni, <br />
Sumatera Utara dan Sumatera Barat sendiri, " Karena pariwisata MICE <br />
merupakan salah satu komoditas yang sangat bagus dan perlu menjadi <br />
perhatian untuk menjalankan event di daerah Sumbar, " tutur Panca Rudoli<br />
Sapungu Presidir Rajamice.com.<br />
<br />
Dihimpun berdasarkan data dari <br />
BPPD Sumbar, dalam waktu dekat akan mengagendakan sejumlah acara <br />
berstandar Nasional dan Internasional yakni, pelaksanaan West Sumatera <br />
Corporate dan MICE Travel Mart, pada tanggal 15-17 November dengan <br />
mendatangkan 26 para buyer (perusahaan) tingkat nasional dan 20 seller <br />
di Daerah Sumbar, serta Ajang Pasar Wisata Indonesia (Tourism Indonesia <br />
Mart dan Expo (TIME) pada bulan Oktober tahun mendatang (2012). Agenda <br />
ini nantinya menjadikan Sumbar sebagai destinasi MICE yang berdaya saing<br />
baik Nasional maupun Internasional sehingga pihak pengelola Hotel yang <br />
berada di Sumbar dapat menjual (promosikan-red) hotelnya antara lain, <br />
travel agency, paket perjalanan, penjualan ticket airlines.<br />
<br />
"Kegiatan<br />
ini perlu mendapat upgrading (peningkatan), sudah jelas seluruh <br />
stackholder sangat di butuhkan baik Pemda, DPRD untuk pengalokasian <br />
anggaran di sektor pariwisata, " tutur Maulana menutup(Padang Today)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<span style="font-weight: bold;">Butuh Penganggaran Untuk Tingkatkan Kegiatan</span><br />
Melalui<br />
Badan Promosi Pariwisata Daerah yang telah dibentuk pada bulan Februari<br />
tahun ini bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi <br />
Sumbar, Garuda Indonesia, Rajamice.com serta Tourism Indonesia Mart dan <br />
Expo (TIME) yang bergerak di bidang pariwisata yang dilakukan oleh para <br />
pelaku wisata non-pemerintah, bertekad untuk menjadi salah satu tujuan <br />
Meeting, Incentif Travel, Conference, danExhibition (MICE) di tahun <br />
2014, mendatang.<br />
<br />
Hal ini diungkapkan oleh, Ketua Badan Promosi <br />
Pariwisata Daerah (BPPD) Sumbar, Maulana Yusran menyampaikan, hal ini <br />
merupakan salah satu potensi yang menjanjikan, terutama dalam menambah <br />
pendapatan daerah sumbar, " MICE merupakan salah satu kegiatan <br />
kepariwisataan yang aktivitasnya merupakan perpaduan antara leisure dan <br />
bisnis, yang melibatkan sekelompok orang secara bersama-sama, " <br />
tuturnya, kamis (15/11) malam tadi, di Gubernuran Sumbar.<br />
<br />
Selain <br />
hal yang menjanjikan, termasuk dalam upaya peningkatan pencitraan <br />
sebagai lokasi tujuan yang aman, menjalin hubungan bilateral antara <br />
daerah atau negara dalam segi investasi serta membuka peluang lapangan <br />
kerja bagi masyarakat, " karena wisatawan MICE yang datang secara <br />
berkelompok di Sumbar tentunya dari segi pariwisata tidak mengenal yang <br />
namanya waktu musim libur yang tentunya meningkatkan pendapatan daerah <br />
di saat wisatawan MICE berbelanja di setiap daerah yang dikunjungi, " <br />
jelas Maulana selaku Ketua BPPD Sumbar.<br />
<br />
Terkait Daerah Sumbar <br />
menjadi lirikan MICE 2014, Presiden Direktur (Presidir) Rajamice.com <br />
mengatakan, daerah Sumbar merupakan salah satu daerah yang memiliki daya<br />
tarik dan keunggulan dalam bidang pariwisata, untuk kawasan Sumatera <br />
hanya ada dua yang memiliki potensi yang sangat bergengsi yakni, <br />
Sumatera Utara dan Sumatera Barat sendiri, " Karena pariwisata MICE <br />
merupakan salah satu komoditas yang sangat bagus dan perlu menjadi <br />
perhatian untuk menjalankan event di daerah Sumbar, " tutur Panca Rudoli<br />
Sapungu Presidir Rajamice.com.<br />
<br />
Dihimpun berdasarkan data dari <br />
BPPD Sumbar, dalam waktu dekat akan mengagendakan sejumlah acara <br />
berstandar Nasional dan Internasional yakni, pelaksanaan West Sumatera <br />
Corporate dan MICE Travel Mart, pada tanggal 15-17 November dengan <br />
mendatangkan 26 para buyer (perusahaan) tingkat nasional dan 20 seller <br />
di Daerah Sumbar, serta Ajang Pasar Wisata Indonesia (Tourism Indonesia <br />
Mart dan Expo (TIME) pada bulan Oktober tahun mendatang (2012). Agenda <br />
ini nantinya menjadikan Sumbar sebagai destinasi MICE yang berdaya saing<br />
baik Nasional maupun Internasional sehingga pihak pengelola Hotel yang <br />
berada di Sumbar dapat menjual (promosikan-red) hotelnya antara lain, <br />
travel agency, paket perjalanan, penjualan ticket airlines.<br />
<br />
"Kegiatan<br />
ini perlu mendapat upgrading (peningkatan), sudah jelas seluruh <br />
stackholder sangat di butuhkan baik Pemda, DPRD untuk pengalokasian <br />
anggaran di sektor pariwisata, " tutur Maulana menutup(Padang Today)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Opening Sawahlunto Kreatif]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Opening-Sawahlunto-Kreatif</link>
			<pubDate>Sun, 11 Nov 2012 09:45:33 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Opening-Sawahlunto-Kreatif</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://bum-news.com/images/berita/foto/tim2.jpg" border="0" alt="[Image: tim2.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
sumber: <a href="http://www.sawahluntokota.go.id" rel="nofollow" target="_blank">http://www.sawahluntokota.go.id</a><br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;">sawahluntokota.go.id</span>:<br />
Kegembiraan tampak jelas terpancar dari wajah-wajah 'urang awak' yang <br />
sedang bermain KIM di Taman Ismail Marzuki Jakarta. Kim atau undian <br />
berhadiah yang diselingi dendang minang ini diselenggarakan oleh <br />
panitia "Sawahlunto Kreatif" yang menjadi salah satu bagian acara <br />
hiburan. Selain Kim, pameran industri kreatif Sawahlunto ini juga <br />
dimeriahkan dengan fashion show berbahan tenun Silungkang rancangan <br />
desainer-desainer muda Indonesia.</div>
Walau bukan 'urang awak', Andre salah <br />
satu pentolan Keroncong Toegoe keturunan spanyol ini tampak asik <br />
mengikuti irama dendang minang bersama sejumlah krunya."Kita juga akan <br />
turut mengisi acara malam ini" ujar Andre kepada redaksi sawahluntokota<br />
yang ditemui di pelataran Theatre Jakarta (30/10).<br />
<br />
Selain <br />
dimeriahkan dengan acara hiburan di dalam gedung Theatre Jakarta, <br />
sejumlah karya seni anak nagari Minangkabau juga terpajang di ruang <br />
pameran. Sebut saja songket Silungkang yang berhias ragam motif <br />
berfilosofi yang tetap dipertahankan hingga kini. Di salah satu sudut <br />
ruang pameran, juga terpajang bukti peradaban Sawahlunto yang telah <br />
berusia cukup tua]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://bum-news.com/images/berita/foto/tim2.jpg" border="0" alt="[Image: tim2.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
sumber: <a href="http://www.sawahluntokota.go.id" rel="nofollow" target="_blank">http://www.sawahluntokota.go.id</a><br />
<br />
<br />
<br />
<br />
<div align="justify"><span style="font-weight: bold;">sawahluntokota.go.id</span>:<br />
Kegembiraan tampak jelas terpancar dari wajah-wajah 'urang awak' yang <br />
sedang bermain KIM di Taman Ismail Marzuki Jakarta. Kim atau undian <br />
berhadiah yang diselingi dendang minang ini diselenggarakan oleh <br />
panitia "Sawahlunto Kreatif" yang menjadi salah satu bagian acara <br />
hiburan. Selain Kim, pameran industri kreatif Sawahlunto ini juga <br />
dimeriahkan dengan fashion show berbahan tenun Silungkang rancangan <br />
desainer-desainer muda Indonesia.</div>
Walau bukan 'urang awak', Andre salah <br />
satu pentolan Keroncong Toegoe keturunan spanyol ini tampak asik <br />
mengikuti irama dendang minang bersama sejumlah krunya."Kita juga akan <br />
turut mengisi acara malam ini" ujar Andre kepada redaksi sawahluntokota<br />
yang ditemui di pelataran Theatre Jakarta (30/10).<br />
<br />
Selain <br />
dimeriahkan dengan acara hiburan di dalam gedung Theatre Jakarta, <br />
sejumlah karya seni anak nagari Minangkabau juga terpajang di ruang <br />
pameran. Sebut saja songket Silungkang yang berhias ragam motif <br />
berfilosofi yang tetap dipertahankan hingga kini. Di salah satu sudut <br />
ruang pameran, juga terpajang bukti peradaban Sawahlunto yang telah <br />
berusia cukup tua]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pemko Padang Gelar Pekan Muharram]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Pemko-Padang-Gelar-Pekan-Muharram</link>
			<pubDate>Fri, 09 Nov 2012 22:43:10 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Pemko-Padang-Gelar-Pekan-Muharram</guid>
			<description><![CDATA[<a href="http://www.padangmedia.com/1-Berita/77435-Pemko-Padang-Gelar-Pekan-Muharram.html#" rel="nofollow" target="_blank">[/url]<br />
<br />
<br />
[url=undefined]</a><br />
<br />
<br />
<br />
<br />
PADANG- padangmedia<br />
Memaknai Hijrah sebagai momentum perubahan, sejatinya<br />
merupakan teladan dari Rasullullah menuju masa depan yang lebih baik <br />
untuk bangkit menjadi pribadi yang lebih baik sebagai anggota <br />
masyarakat, bangsa dan negara.<br />
<br />
Hal itu yang dapat ditangkap dari<br />
sambutan tertulis Walikota Padang yang dibacakan Sekretaris Daerah <br />
(Sekda) Kota Padang Syafril Basir dalam membuka Pekan Muharram menyambut<br />
tahun baru 1334 Hijriyah di Pelataran Parkir Lapangan Imam Bonjol <br />
Padang, Jumat (9/11).<br />
<br />
"Keteladanan Rasulullah sejatinya untuk <br />
kemaslahatan hidup umat manusia, untuk itu tak dapat ditawar kita <br />
sebagai umat mulim harus menjadikan Rasulullah panutan dalam setiap <br />
aspek kehidupan,"tambah Sekda.<br />
<br />
Sementara itu Kepala Bagian <br />
Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemko Padang menjelaskan, dalam <br />
peringatan tahun baru 1334 Hijriyah ini pemko Padang menggelar berbagai <br />
kegiatan. <br />
<br />
"Pemerintah Kota Padang dalam peringatan tahun baru <br />
1334 Hijriyah ini menggelar Pekan Muharram serta berbagai lomba <br />
diantaranya , lomba nasyid, lomba qasyidah, lomba penyelenggaraan <br />
didikan subuh,lomba rebana tingkat Kota Padang,"jelasnya.<br />
<br />
Ia <br />
menambahkan, Walikota Padang pada tahun ini juga mencanangkan Puasa <br />
Sunah Senin Kamis bagi pejabat struktural di lingkungan Pemko Padang.<br />
<br />
"Walikota<br />
tahun ini mencanangkan Puasa Sunah Senin Kamis serta mengajak warga <br />
untuk meningkatkan ibadah sadaqah dan berinfak,"imbuhnya.<br />
<br />
Rencananya detik -detik tahun baru hijriyah nanti akan disemarakan dengan tablikh akbar serta musik islami bersama artis Opick.<br />
<br />
"Acara itu akan dihadiri oleh Menkominfo Tifatul Sembiring,"pungkasnya.(der)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<a href="http://www.padangmedia.com/1-Berita/77435-Pemko-Padang-Gelar-Pekan-Muharram.html#" rel="nofollow" target="_blank">[/url]<br />
<br />
<br />
[url=undefined]</a><br />
<br />
<br />
<br />
<br />
PADANG- padangmedia<br />
Memaknai Hijrah sebagai momentum perubahan, sejatinya<br />
merupakan teladan dari Rasullullah menuju masa depan yang lebih baik <br />
untuk bangkit menjadi pribadi yang lebih baik sebagai anggota <br />
masyarakat, bangsa dan negara.<br />
<br />
Hal itu yang dapat ditangkap dari<br />
sambutan tertulis Walikota Padang yang dibacakan Sekretaris Daerah <br />
(Sekda) Kota Padang Syafril Basir dalam membuka Pekan Muharram menyambut<br />
tahun baru 1334 Hijriyah di Pelataran Parkir Lapangan Imam Bonjol <br />
Padang, Jumat (9/11).<br />
<br />
"Keteladanan Rasulullah sejatinya untuk <br />
kemaslahatan hidup umat manusia, untuk itu tak dapat ditawar kita <br />
sebagai umat mulim harus menjadikan Rasulullah panutan dalam setiap <br />
aspek kehidupan,"tambah Sekda.<br />
<br />
Sementara itu Kepala Bagian <br />
Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Pemko Padang menjelaskan, dalam <br />
peringatan tahun baru 1334 Hijriyah ini pemko Padang menggelar berbagai <br />
kegiatan. <br />
<br />
"Pemerintah Kota Padang dalam peringatan tahun baru <br />
1334 Hijriyah ini menggelar Pekan Muharram serta berbagai lomba <br />
diantaranya , lomba nasyid, lomba qasyidah, lomba penyelenggaraan <br />
didikan subuh,lomba rebana tingkat Kota Padang,"jelasnya.<br />
<br />
Ia <br />
menambahkan, Walikota Padang pada tahun ini juga mencanangkan Puasa <br />
Sunah Senin Kamis bagi pejabat struktural di lingkungan Pemko Padang.<br />
<br />
"Walikota<br />
tahun ini mencanangkan Puasa Sunah Senin Kamis serta mengajak warga <br />
untuk meningkatkan ibadah sadaqah dan berinfak,"imbuhnya.<br />
<br />
Rencananya detik -detik tahun baru hijriyah nanti akan disemarakan dengan tablikh akbar serta musik islami bersama artis Opick.<br />
<br />
"Acara itu akan dihadiri oleh Menkominfo Tifatul Sembiring,"pungkasnya.(der)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Padang Fair ke7 Pacu Pertumbuhan Ekonomi Kota Padang]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Padang-Fair-ke7-Pacu-Pertumbuhan-Ekonomi-Kota-Padang</link>
			<pubDate>Wed, 07 Nov 2012 08:25:41 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Padang-Fair-ke7-Pacu-Pertumbuhan-Ekonomi-Kota-Padang</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://www.minangkabaunews.com/foto_berita/medium_49x.JPG" border="0" alt="[Image: medium_49x.JPG]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
Padang,<br />
MinangkabauNews – Memasuki hari Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat,<br />
menargetkan transaksi dagang atau jual beli dalam pameran dagang <br />
`Padang Fair 2012` di GOR Haji Agus Salim Padang pada 1-11 November 2011<br />
mencapai Rp5 miliar. Pameran terbesar di Sumatera Barat ini menargetkan<br />
transaksi dagang atau jual beli dalam pameran dagang `Padang Fair 2012`<br />
di GOR Haji Agus Salim Padang pada 1-11 November 2011 mencapai Rp5 <br />
miliar. <br />
<br />
<br />
<br />
Pameran terbesar di Sumatera Barat ini diaselenggarakan pada tanggal 1 <br />
November 2012 bertempat di pusat Kota Padang yaitu GOR H. Agus Salim, <br />
Jalan Rasuna Said. Pameran akan dibuka setiap hari dengan jadwal : <br />
Senin – Jumat : 14.00 s/d 22.00 WIB dan Sabtu – Minggu : 11.00 s/d 22.00<br />
WIB.<br />
<br />
<br />
<br />
"Target transaksi dagang tersebut optimistis tercapai, terkait peminat <br />
menyewa stand atau gerai pameran itu melonjak tajam dibanding pada <br />
2010,". Padang Fair merupakan suatu media yang potensial dan effektif <br />
dalam pertemuan antara seller dan buyer. saat ini telah terdaftar lebih <br />
dari 150 pengusaha kecil, menengah dan besar yang tersebar pada berbagai<br />
tempat pada kawasan pameran ini. <br />
<br />
<br />
<br />
Walikota Padang, DR. H. Fauzi bahar melalui pameran ini, kita <br />
mengharapkan munculnya transaksi yang signifikan, dan ditargetkan lebih<br />
dari 10 milyar arus transaksi pembelian dan pemesanan barang selama <br />
pelaksanaan 11 hari pelaksanaan padang fair ini. Produk – produk <br />
berkualitas akan ditampilkan diantaranya: Produk Unggulan Kota dan <br />
Kabupaten, Hasil Industri, Produk Koperasi dan UKM, Peluang investasi <br />
dan pariwisata, Pameran Buku dan Pendidikan, Jasa dan servis serta <br />
Kerajinan khas daerah.<br />
<br />
<br />
<br />
Menurutnya, Target 100 ribu pengunjung yang datang ke arena pameran <br />
kiranya dapat tercapai, karena peserta dan pengunjung, tidak hanya dari <br />
padang, tapi juga dari luar sumatera barat. dengan begitu, diharapkan <br />
mereka tidak hanya menikmati pameran, tapi juga berwisata ke objek <br />
wisata di Sumatera Barat. sesuai thema padang fair 2012 ini, “melalui <br />
padang fair 2012, kita tingkatkan perekonomian kota padang khususnya dan<br />
sumatera barat pada umumnya” untuk tahun ini, pelaksanaan pameran lebih<br />
lengkap dan menarik, ragam promosi produk dan hasil kerajinan ukm dan <br />
umkm di sumatera barat serta berbagai propinsi lainnya di sumatera, jawa<br />
dan nusa tenggara barat dipastikan ambil bagian.<br />
<br />
<br />
<br />
Selain sebagai sarana pameran produk barang dan jasa, Padang Fair juga <br />
menyelenggarakan perlombaan kesenian seperti Festival Band. Tidak itu <br />
saja, Parade Artis Minang serta Ibukota siap menghibur pengunjung Padang<br />
Fair 2012. (007)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://www.minangkabaunews.com/foto_berita/medium_49x.JPG" border="0" alt="[Image: medium_49x.JPG]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
Padang,<br />
MinangkabauNews – Memasuki hari Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat,<br />
menargetkan transaksi dagang atau jual beli dalam pameran dagang <br />
`Padang Fair 2012` di GOR Haji Agus Salim Padang pada 1-11 November 2011<br />
mencapai Rp5 miliar. Pameran terbesar di Sumatera Barat ini menargetkan<br />
transaksi dagang atau jual beli dalam pameran dagang `Padang Fair 2012`<br />
di GOR Haji Agus Salim Padang pada 1-11 November 2011 mencapai Rp5 <br />
miliar. <br />
<br />
<br />
<br />
Pameran terbesar di Sumatera Barat ini diaselenggarakan pada tanggal 1 <br />
November 2012 bertempat di pusat Kota Padang yaitu GOR H. Agus Salim, <br />
Jalan Rasuna Said. Pameran akan dibuka setiap hari dengan jadwal : <br />
Senin – Jumat : 14.00 s/d 22.00 WIB dan Sabtu – Minggu : 11.00 s/d 22.00<br />
WIB.<br />
<br />
<br />
<br />
"Target transaksi dagang tersebut optimistis tercapai, terkait peminat <br />
menyewa stand atau gerai pameran itu melonjak tajam dibanding pada <br />
2010,". Padang Fair merupakan suatu media yang potensial dan effektif <br />
dalam pertemuan antara seller dan buyer. saat ini telah terdaftar lebih <br />
dari 150 pengusaha kecil, menengah dan besar yang tersebar pada berbagai<br />
tempat pada kawasan pameran ini. <br />
<br />
<br />
<br />
Walikota Padang, DR. H. Fauzi bahar melalui pameran ini, kita <br />
mengharapkan munculnya transaksi yang signifikan, dan ditargetkan lebih<br />
dari 10 milyar arus transaksi pembelian dan pemesanan barang selama <br />
pelaksanaan 11 hari pelaksanaan padang fair ini. Produk – produk <br />
berkualitas akan ditampilkan diantaranya: Produk Unggulan Kota dan <br />
Kabupaten, Hasil Industri, Produk Koperasi dan UKM, Peluang investasi <br />
dan pariwisata, Pameran Buku dan Pendidikan, Jasa dan servis serta <br />
Kerajinan khas daerah.<br />
<br />
<br />
<br />
Menurutnya, Target 100 ribu pengunjung yang datang ke arena pameran <br />
kiranya dapat tercapai, karena peserta dan pengunjung, tidak hanya dari <br />
padang, tapi juga dari luar sumatera barat. dengan begitu, diharapkan <br />
mereka tidak hanya menikmati pameran, tapi juga berwisata ke objek <br />
wisata di Sumatera Barat. sesuai thema padang fair 2012 ini, “melalui <br />
padang fair 2012, kita tingkatkan perekonomian kota padang khususnya dan<br />
sumatera barat pada umumnya” untuk tahun ini, pelaksanaan pameran lebih<br />
lengkap dan menarik, ragam promosi produk dan hasil kerajinan ukm dan <br />
umkm di sumatera barat serta berbagai propinsi lainnya di sumatera, jawa<br />
dan nusa tenggara barat dipastikan ambil bagian.<br />
<br />
<br />
<br />
Selain sebagai sarana pameran produk barang dan jasa, Padang Fair juga <br />
menyelenggarakan perlombaan kesenian seperti Festival Band. Tidak itu <br />
saja, Parade Artis Minang serta Ibukota siap menghibur pengunjung Padang<br />
Fair 2012. (007)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Sumbar Expo diharapkan bisa menarik investor]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Sumbar-Expo-diharapkan-bisa-menarik-investor</link>
			<pubDate>Tue, 23 Oct 2012 05:50:18 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Sumbar-Expo-diharapkan-bisa-menarik-investor</guid>
			<description><![CDATA[<div align="justify"><span style="font-size: medium;"><span style="font-family: Calibri;">Padang<br />
(ANTARA News) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengharapkan <br />
kegiatan Sumbar Expo 2012 yang diselenggarakan pada awal bulan depan di <br />
Jakarta bisa menarik minat investor ke daerah dengan berbagai produk <br />
unggulan yang promosikan.<br />
'Rangkaian<br />
kegiatan Sumbar Expo pada 8--11 November 2012, salah satunya temu <br />
pelaku usaha sehingga kesempatan untuk ekspos peluang investasi Sumbar,'<br />
kata Irwan Prayitno di Padang, Selasa.<br />
Kegiatan<br />
Sumbar Expo direncanakan berlangsung 8--11 November 2012 di Plaza <br />
Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta dan akan diikuti sekitar<br />
1.200 peserta dari berbagai pelaku usaha daerah dan Kedutaan Besar <br />
sejumlah negara dengan tema '<span style="font-style: italic;">Harmoni Sumatera Barat</span>'.<br />
<br />
Menurut<br />
gubernur, konten Sumbar Expo 2012 sealan dengan tujuan utamanya, akan <br />
mempromosikan produk-produk unggulan dan peluang investasi daerah, <br />
terutama sektor perdagangan dan pariwisata.<br />
Jadi,<br />
kabupaten dan kota diminta untuk memanfaatkan peluang promosi yang <br />
difasilitasi pemerintah provinsi tersebut, sebagai ajang memperkenal <br />
potensi daerah ke masyarkat luas.<br />
'Jakarta<br />
sebagai ganda pusat perekonomian Indonensia, tentu diharapkan kegiatan <br />
Sumbar Expo yang digelar di ibukota negara banyak pelaku usaha nasional <br />
dan asing bisa datang ke arena promosi tersebut,' ujarnya.<br />
Ketua<br />
Pelaksana Sumbar Expo, Luhur Budianda menambahkan, kegiatan yang akan <br />
dilaksanakan pada pekan ke dua bulan depan, sudah konfirmasi <br />
keikutsertaan dari sejumlah kedutaan besar, di antaranya Sri Langka dan <br />
Iran serta beberapa lainnya.<br />
<br />
Hal<br />
itu, tentu cukup mengembirakan bagi pelaksana kegiatan, sehingga <br />
diharapkan menjelang pelaksanaan promosi potensi dan budaya Minang <br />
tersebut, semakin bertambah pelaku usaha dari luar negeri.<br />
Rangkaian<br />
kegiatan Sumbar expo 2012, tak hanya sekadar pameran produk daerah, <br />
tetapi ada pergelaran seni dan budaya Minang serta Workshop dan temu <br />
usaha.<br />
'Sebagian besar dari <br />
kabupaten dan kota di Sumbar, telah menyatakan kesediannya untuk <br />
terlibat dalam kegiatan ajang promosi poteni dan budaya daerah <br />
tersebut,' kata Budi yang juga Kepala Kantor Penghubung Sumbar di <br />
Jakarta.<br />
(ANT)</span></span></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div align="justify"><span style="font-size: medium;"><span style="font-family: Calibri;">Padang<br />
(ANTARA News) - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengharapkan <br />
kegiatan Sumbar Expo 2012 yang diselenggarakan pada awal bulan depan di <br />
Jakarta bisa menarik minat investor ke daerah dengan berbagai produk <br />
unggulan yang promosikan.<br />
'Rangkaian<br />
kegiatan Sumbar Expo pada 8--11 November 2012, salah satunya temu <br />
pelaku usaha sehingga kesempatan untuk ekspos peluang investasi Sumbar,'<br />
kata Irwan Prayitno di Padang, Selasa.<br />
Kegiatan<br />
Sumbar Expo direncanakan berlangsung 8--11 November 2012 di Plaza <br />
Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta dan akan diikuti sekitar<br />
1.200 peserta dari berbagai pelaku usaha daerah dan Kedutaan Besar <br />
sejumlah negara dengan tema '<span style="font-style: italic;">Harmoni Sumatera Barat</span>'.<br />
<br />
Menurut<br />
gubernur, konten Sumbar Expo 2012 sealan dengan tujuan utamanya, akan <br />
mempromosikan produk-produk unggulan dan peluang investasi daerah, <br />
terutama sektor perdagangan dan pariwisata.<br />
Jadi,<br />
kabupaten dan kota diminta untuk memanfaatkan peluang promosi yang <br />
difasilitasi pemerintah provinsi tersebut, sebagai ajang memperkenal <br />
potensi daerah ke masyarkat luas.<br />
'Jakarta<br />
sebagai ganda pusat perekonomian Indonensia, tentu diharapkan kegiatan <br />
Sumbar Expo yang digelar di ibukota negara banyak pelaku usaha nasional <br />
dan asing bisa datang ke arena promosi tersebut,' ujarnya.<br />
Ketua<br />
Pelaksana Sumbar Expo, Luhur Budianda menambahkan, kegiatan yang akan <br />
dilaksanakan pada pekan ke dua bulan depan, sudah konfirmasi <br />
keikutsertaan dari sejumlah kedutaan besar, di antaranya Sri Langka dan <br />
Iran serta beberapa lainnya.<br />
<br />
Hal<br />
itu, tentu cukup mengembirakan bagi pelaksana kegiatan, sehingga <br />
diharapkan menjelang pelaksanaan promosi potensi dan budaya Minang <br />
tersebut, semakin bertambah pelaku usaha dari luar negeri.<br />
Rangkaian<br />
kegiatan Sumbar expo 2012, tak hanya sekadar pameran produk daerah, <br />
tetapi ada pergelaran seni dan budaya Minang serta Workshop dan temu <br />
usaha.<br />
'Sebagian besar dari <br />
kabupaten dan kota di Sumbar, telah menyatakan kesediannya untuk <br />
terlibat dalam kegiatan ajang promosi poteni dan budaya daerah <br />
tersebut,' kata Budi yang juga Kepala Kantor Penghubung Sumbar di <br />
Jakarta.<br />
(ANT)</span></span></div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Lestarikan Lagu Gamad, Anjungan TMII Gelar Festival]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Lestarikan-Lagu-Gamad-Anjungan-TMII-Gelar-Festival</link>
			<pubDate>Mon, 15 Oct 2012 21:53:15 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Lestarikan-Lagu-Gamad-Anjungan-TMII-Gelar-Festival</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://www.sumbaronline.com/foto_berita/medium_43foto-kepala-anj.-sumbar11.jpg" border="0" alt="[Image: medium_43foto-kepala-anj.-sumbar11.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<span style="font-family: arial;"><span style="font-size: small;"><span style="font-weight: bold;">JAKARTA, SO</span>--Guna<br />
melestarikan kesenian lagu gamad yang menjadi ciri khas daerah <br />
Minangkabau, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Pariwisata <br />
mengadakan festival lagu gamad yang dilaksanakan di Anjungan Sumbar, <br />
Taman Mini Indonesia Indah (TMII).<br />
<br />
Festival yang memperebutkan <br />
piala gubernur Sumbar, Irwan Prayitno ini berlangsung Minggu (28/10) <br />
mendatang. Namun jika peserta membludak akan dilakukan seleksi tahap <br />
awal pada Minggu (21/10).<br />
<br />
"Festival ini tidak saja bertujuan <br />
untuk melestarikan lagu gamad, tapi juga mempromosikan bagi generasi <br />
muda tentang kesenian yang sudah turun temurun ada di tanah <br />
Minangkabau," ujar Kepala UPTD Anjungan Sumbar TMII, Yusman Yusbar, <br />
Senin (15/10) di Jakarta.<br />
<br />
Menurutnya, berbagai macam festival <br />
sudah banyak dilakukan UPTD Anjungan Sumbar dari beberapa tahun yang <br />
lalu, namun untuk festival gamad ini kali pertama dilakukan.<br />
<br />
"Untuk festival gamad memang ini event pertama, dan diharapkan menjadi agenda tahunan kita nantinya," jelas Yusman.<br />
<br />
Selain<br />
memperebutkan piala Gubernur, pemenang juga akan mendapatkan tabanas <br />
dan hadiah menarik lainnya. Sedangkan bagi peserta yang berminat, Yusman<br />
mengharapkan dapat segera mendaftarkan diri ke Anjungan Sumbar sebelum <br />
tanggal 20 Oktober.<br />
<br />
Kepada perantau Minang yang ada di Jakarta <br />
dan sekitarnya, mantan kepala kantor penghubung Sumbar di Jakarta ini <br />
meminta dapat menyaksikan festival ini secara beramai-ramai.<br />
<br />
"Ajang<br />
ini juga bisa menjadi pengikat tali silaturahmi, sekaligus menikmati <br />
alunan musik gamad yang mungkin kita dengarkan di rantau," lanjut <br />
Yusman.<br />
<br />
Pelaksanaan festival ini mendapat sambutan hangat dari <br />
perantau Minang di Jakarta, seperti yang disampaikan Yanuar, salah <br />
seorang perantau yang menyatakan akan hadir dalam acara tersebut.<br />
<br />
"Acara<br />
ini sangat bagus dan bermanfaatkan bagi pelestarian kesenian Minang. <br />
UPTD Anjungan Sumbar memang harus membuat acara ini berkesinambungan," <br />
pungkas Yanuar.</span></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://www.sumbaronline.com/foto_berita/medium_43foto-kepala-anj.-sumbar11.jpg" border="0" alt="[Image: medium_43foto-kepala-anj.-sumbar11.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<span style="font-family: arial;"><span style="font-size: small;"><span style="font-weight: bold;">JAKARTA, SO</span>--Guna<br />
melestarikan kesenian lagu gamad yang menjadi ciri khas daerah <br />
Minangkabau, Pemerintah Provinsi Sumbar melalui Dinas Pariwisata <br />
mengadakan festival lagu gamad yang dilaksanakan di Anjungan Sumbar, <br />
Taman Mini Indonesia Indah (TMII).<br />
<br />
Festival yang memperebutkan <br />
piala gubernur Sumbar, Irwan Prayitno ini berlangsung Minggu (28/10) <br />
mendatang. Namun jika peserta membludak akan dilakukan seleksi tahap <br />
awal pada Minggu (21/10).<br />
<br />
"Festival ini tidak saja bertujuan <br />
untuk melestarikan lagu gamad, tapi juga mempromosikan bagi generasi <br />
muda tentang kesenian yang sudah turun temurun ada di tanah <br />
Minangkabau," ujar Kepala UPTD Anjungan Sumbar TMII, Yusman Yusbar, <br />
Senin (15/10) di Jakarta.<br />
<br />
Menurutnya, berbagai macam festival <br />
sudah banyak dilakukan UPTD Anjungan Sumbar dari beberapa tahun yang <br />
lalu, namun untuk festival gamad ini kali pertama dilakukan.<br />
<br />
"Untuk festival gamad memang ini event pertama, dan diharapkan menjadi agenda tahunan kita nantinya," jelas Yusman.<br />
<br />
Selain<br />
memperebutkan piala Gubernur, pemenang juga akan mendapatkan tabanas <br />
dan hadiah menarik lainnya. Sedangkan bagi peserta yang berminat, Yusman<br />
mengharapkan dapat segera mendaftarkan diri ke Anjungan Sumbar sebelum <br />
tanggal 20 Oktober.<br />
<br />
Kepada perantau Minang yang ada di Jakarta <br />
dan sekitarnya, mantan kepala kantor penghubung Sumbar di Jakarta ini <br />
meminta dapat menyaksikan festival ini secara beramai-ramai.<br />
<br />
"Ajang<br />
ini juga bisa menjadi pengikat tali silaturahmi, sekaligus menikmati <br />
alunan musik gamad yang mungkin kita dengarkan di rantau," lanjut <br />
Yusman.<br />
<br />
Pelaksanaan festival ini mendapat sambutan hangat dari <br />
perantau Minang di Jakarta, seperti yang disampaikan Yanuar, salah <br />
seorang perantau yang menyatakan akan hadir dalam acara tersebut.<br />
<br />
"Acara<br />
ini sangat bagus dan bermanfaatkan bagi pelestarian kesenian Minang. <br />
UPTD Anjungan Sumbar memang harus membuat acara ini berkesinambungan," <br />
pungkas Yanuar.</span></span>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Festifal Budaya Siberut Lestarikan Budaya]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Festifal-Budaya-Siberut-Lestarikan-Budaya</link>
			<pubDate>Sun, 14 Oct 2012 17:00:45 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Festifal-Budaya-Siberut-Lestarikan-Budaya</guid>
			<description><![CDATA[&lt;img src="http://padang-today.com/up/berita/13102012190429bupati.JPG" alt="Bupati Kab. Kepulaun Mentawai Yudas Sabaggalet membuka Festifal Budaya Siberut" align="left" width="400" /&gt;<br />
<div align="justify">Bupati<br />
kabupaten kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet membuka acara Festifal <br />
Budaya Siberut yang diadakan Taman Nasional Siberut (TNS) di desa <br />
Maileppet kecamatan Siberut Selatan tanggal 9-11 Oktober 2012. Berbagai <br />
acara budaya di perlombakan, diantaranya, Lomba Tari Turuk Laggai, <br />
Panah tradisional , Dayung tradisional serta memasak masakan asli <br />
Mentawai Purut Sagu.</div>
<br />
<div align="justify">“ Saya sangat mendukung acara Festifal <br />
Budaya Siberut ini, karena budaya Mentawai harus dilestarikan dan harus<br />
tetap dipertahankan jangan sampai hilang dan pudar karena masuknya <br />
budaya luar ke Mentawai. Untuk itu, perlunya mengajarkan kepada anak <br />
usia sekolah dengan memberikan pelajaran muatan lokal disekolah serta <br />
melatih anak untuk mempelajari diluar sekolah, dengan membentuk sanggar,<br />
agar anak mengetahui dan melestarikan budaya nenek moyang mereka,” ujar<br />
Yudas.</div>
<br />
<div align="justify">Selain itu Yudas menambahkan, dengan <br />
adanya Festifal Budaya ini perlu kita jadikan agenda tahunan dan <br />
melakukan kerjasama antara TNS dan pemerintah daerah, agar acaranya <br />
lebih meriah lagi. Dan ini, bisa dijadikan ajang promosi pariwisata <br />
Mentawai untuk mengundang para wisata datang ke Mentawai dan mengetahui <br />
budaya Mentawai. Karena Mentawai ini merupakan surga bagi para wisatawan<br />
mulai dari Ombaknya sampai keindahan alam, serta budayanya yang khas.</div>
<br />
<div align="justify">Mentawai yang kaya dengan budaya serta <br />
kearifan lokal belum semuanya bisa dipertunjukan di Festifal Budaya <br />
Siberut. Walau bersifat sederhana. Namun sebagian besar masyarakat <br />
Siberut Selatan sangat senang dan antusias diadakan acara tersebut. <br />
Buktinya, banyak masyarakat yang menyaksikan berbagai atraksi dan <br />
perlombaan di acara tersebut.</div>
<br />
<div align="justify">“ Kami sangat senang diadakan acara <br />
Festifal Budaya Siberut yang diadakan TNS tersebut. Dimana kami bisa <br />
melihat kemampuan anak-anak dalam memperagakan berbagai perlombaan <br />
budaya dan ini sangat berguna buat pelestarian budaya agar tidak hilang .<br />
Masalahnya, hampir sebagian budaya Mentawai terutama Siberut yang mulai<br />
hilang seperti Budaya Tatto, karena generasi mudanya tidak mau ditatto <br />
dan kurang mengerti makna dari gambar tatto tersebut. Dan juga, generasi<br />
muda sekarang mulai terpengaruh dengan budaya luar yang masuk ke <br />
Mentawai terutama yang dibawa para turis asing. Untuk itu, diharapkan <br />
agar Festifal Budaya Siberut tetap terus diadakan agar budaya Mentawai <br />
tidak hilang dan selalu dikenal oleh generasi muda, harap Anis <br />
mengakhiri. <span style="font-weight: bold;">(padangtoday)</span></div>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[&lt;img src="http://padang-today.com/up/berita/13102012190429bupati.JPG" alt="Bupati Kab. Kepulaun Mentawai Yudas Sabaggalet membuka Festifal Budaya Siberut" align="left" width="400" /&gt;<br />
<div align="justify">Bupati<br />
kabupaten kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet membuka acara Festifal <br />
Budaya Siberut yang diadakan Taman Nasional Siberut (TNS) di desa <br />
Maileppet kecamatan Siberut Selatan tanggal 9-11 Oktober 2012. Berbagai <br />
acara budaya di perlombakan, diantaranya, Lomba Tari Turuk Laggai, <br />
Panah tradisional , Dayung tradisional serta memasak masakan asli <br />
Mentawai Purut Sagu.</div>
<br />
<div align="justify">“ Saya sangat mendukung acara Festifal <br />
Budaya Siberut ini, karena budaya Mentawai harus dilestarikan dan harus<br />
tetap dipertahankan jangan sampai hilang dan pudar karena masuknya <br />
budaya luar ke Mentawai. Untuk itu, perlunya mengajarkan kepada anak <br />
usia sekolah dengan memberikan pelajaran muatan lokal disekolah serta <br />
melatih anak untuk mempelajari diluar sekolah, dengan membentuk sanggar,<br />
agar anak mengetahui dan melestarikan budaya nenek moyang mereka,” ujar<br />
Yudas.</div>
<br />
<div align="justify">Selain itu Yudas menambahkan, dengan <br />
adanya Festifal Budaya ini perlu kita jadikan agenda tahunan dan <br />
melakukan kerjasama antara TNS dan pemerintah daerah, agar acaranya <br />
lebih meriah lagi. Dan ini, bisa dijadikan ajang promosi pariwisata <br />
Mentawai untuk mengundang para wisata datang ke Mentawai dan mengetahui <br />
budaya Mentawai. Karena Mentawai ini merupakan surga bagi para wisatawan<br />
mulai dari Ombaknya sampai keindahan alam, serta budayanya yang khas.</div>
<br />
<div align="justify">Mentawai yang kaya dengan budaya serta <br />
kearifan lokal belum semuanya bisa dipertunjukan di Festifal Budaya <br />
Siberut. Walau bersifat sederhana. Namun sebagian besar masyarakat <br />
Siberut Selatan sangat senang dan antusias diadakan acara tersebut. <br />
Buktinya, banyak masyarakat yang menyaksikan berbagai atraksi dan <br />
perlombaan di acara tersebut.</div>
<br />
<div align="justify">“ Kami sangat senang diadakan acara <br />
Festifal Budaya Siberut yang diadakan TNS tersebut. Dimana kami bisa <br />
melihat kemampuan anak-anak dalam memperagakan berbagai perlombaan <br />
budaya dan ini sangat berguna buat pelestarian budaya agar tidak hilang .<br />
Masalahnya, hampir sebagian budaya Mentawai terutama Siberut yang mulai<br />
hilang seperti Budaya Tatto, karena generasi mudanya tidak mau ditatto <br />
dan kurang mengerti makna dari gambar tatto tersebut. Dan juga, generasi<br />
muda sekarang mulai terpengaruh dengan budaya luar yang masuk ke <br />
Mentawai terutama yang dibawa para turis asing. Untuk itu, diharapkan <br />
agar Festifal Budaya Siberut tetap terus diadakan agar budaya Mentawai <br />
tidak hilang dan selalu dikenal oleh generasi muda, harap Anis <br />
mengakhiri. <span style="font-weight: bold;">(padangtoday)</span></div>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[EXPO EKONOMI KREATIF 2012]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-EXPO-EKONOMI-KREATIF-2012</link>
			<pubDate>Thu, 11 Oct 2012 06:04:33 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-EXPO-EKONOMI-KREATIF-2012</guid>
			<description><![CDATA[PENYELENGGARAAN EKSPO EKONOMI KREATIF 2012 <br />
Balai Sidang Kartini Jakarta, 18 s/d 21 oktober 2012 Bidang Usaha <br />
Ekonomi Masyarakat Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat<br />
<br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">A. </span><span style="font-weight: bold;">Maksud</span><span style="font-weight: bold;"> Ekspo Ekonomi Kreatif</span><span style="font-weight: bold;"></span><br />
<br />
Mendorong ekonomi kreatifitas, keterampilan dan bakat individu dalam pengembangan ekonomi lokal , mempromosikan hasil usaha ekonomi unggulan lokal tradisional dalam rangka membuka peluang kemitraan dan adanya di sktor riil usaha ekonomi masyarakat dalam rangka pemberdayaan masyarakat melalui penguatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut, serta perluasan tenaga kerja dalam rangka mendukung peningkatan daya saing dan ketahanan ekonomi daerah.<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">B. </span><span style="font-weight: bold;">Tujuan</span><span style="font-weight: bold;"> Ekspo Ekonomi Kreatif</span><span style="font-weight: bold;"></span><br />
<br />
1. Pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pemberian penghargaan kepada insan kreatif atas hasil produksi ekonomi tradisionaldi kawasan perdesaan melalui promosi ekonomi kreatif;<br />
<br />
2. Pengembangan basis data (database) yang memuat jejaring insan kreatif di kawasan perdesaan dalam mendukung promosi hasil usaha ekonomi tradisional kearah pengembangan peluang ekspor;<br />
<br />
3. Pengembangan forum public yang atraktifdan gelar budaya guna mendukung terjadinya pertukaran pengetahuan dan pengalaman pengembangan usaha ekonomi kreatif di kalangan warga perdesaan <br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">C. </span><span style="font-weight: bold;">Sasaran </span><span style="font-weight: bold;">Ekspo Ekonomi Kreatif</span><span style="font-weight: bold;"></span><br />
<br />
1. Warga masyarakat dan kelompok masyarakat pelaku usaha ekonomi kreatif tradisional di kawasan perdesaan yang mendayagunakan potensi lokal;<br />
<br />
2. Kelembagaan lokal<br />
(pemerintah desa dan kelembagaan masyarakat) yang mendukung swadaya <br />
masyarakat melalui pengembangan usaha ekonomi tradisonal dan kreatif;<br />
<br />
3. Pemerintah daerah yang mengembangkan kawasan perdesan berbasis pengelolaan potensi usaha ekonomi kreatif;<br />
<br />
4. Akademisi yang mempunyai sikap empati terhadap jejaring insan kreatif di kawasan perdesaan;<br />
<br />
5. Pengusaha(investor) pengembang jejaring usaha ekonomi kreatif di komunitas insan kreatif Indonesia; <br />
<br />
6. Para tokoh lokal (para Raja dan permaisuri) Yang masih berkembang , diakui dan di terima oleh masyarakat serta berpengaruh dalam pengembangan ekonomi kreatif;<br />
<br />
7. Pembina dan pimpinan Tim Penggerak PKK Daerah;<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">D. </span><span style="font-weight: bold;">Komponen Kegiatan</span><span style="font-weight: bold;"> Ekspo Ekonomi Kreatif</span><span style="font-weight: bold;"></span><br />
<br />
1. Promosi hasil produksi insan kreatif, Pengembang makanan, Kerajinan Tradisional.<br />
<br />
Makanan<br />
tradisional di Indonesia telah dikembangkan secara kreatif oleh <br />
masyarakat khususnya kelompok perempuan dalam bentuk disain maupun resep<br />
masakan. Pencitraan atas makanan tradisional tercipta melalui <br />
penggalian gagasan (<span style="font-style: italic;">stock of knowledge</span>) yang bersifat kultural dan terkemas dengan disain menarik bagi publik. Inisiatif kelompok usaha masyarakat diawali dari kecerdasan individu tertentu yang berjiwa kewirausahaan dalam mengolah <span style="font-style: italic;">lo</span><span style="font-style: italic;">k</span><span style="font-style: italic;">al food </span>ke<br />
pasaran bisnis. Keberhasilan individu tersebut kemudian mengembang <br />
dalam bentuk kelompok usaha ekonomi kreatif yang melibatkan insan <br />
kreatif lainnya dan pengikut tren (<span style="font-style: italic;">follower</span>).<br />
Penyelenggaraan acara “ekspos insan kreatif pengembang makanan kreatif”<br />
merupakan program yang menggali, mengangkat dan mempromosikan insan <br />
kreatif Indonesia dalam (a) memproduksi makanan tradisional, (b) <br />
mendisain kreatif kemasan makanan tradisional, &copy; dan bagi pemerintah <br />
berpengaruh pada formulasi kebijakan yang melindungi aspek produksi dan <span style="font-weight: bold;">jaminan atas pemasaran yang bernilai tambah.</span><br />
<br />
Disain<br />
acara merunut prosesi dalam produk makanan tradisional yang menggunakan<br />
sumber daya di kawasan perdesaan baik melalui media foto maupun <br />
teknologi yang dipamerkan langsung, serta inspirasi dalam bentuk <br />
strategi pemasaran yang mencitrakan kuatnya rantai nilai (<span style="font-style: italic;">value chain</span>) atas produk dan/atau komoditas makanan tradisional. <br />
<br />
Profil<br />
pengembangan kreatif komunitas usaha tersebut berpengaruh pada <br />
fasilitasi “hak atas kekayaan intelektual” yang dimiliki oleh insan/ <br />
wirausahawan kreatif. Insan/wirausahawan kreatif yang mempunyai keunikan<br />
dan layak difasilitasi hak atas kekayaan intelektualnya diharapkan <br />
mengalami kemudahan dalam menjalankan usaha lanjutan dan menjadi <br />
lokomotif industri dibidang ekonomi kreatif di daerahnya.<br />
<br />
Langkah<br />
awal dalam fasilitasi “hak atas kekayaan intelektual” adalah pemberian <br />
penghargaan terhadap individu (warga desa) yang kreatif dalam <br />
menjalankan usaha ekonomi kreatif. <br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;"><span style="font-style: italic;">(Badan Pemberdayaan Masyarakat)</span></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[PENYELENGGARAAN EKSPO EKONOMI KREATIF 2012 <br />
Balai Sidang Kartini Jakarta, 18 s/d 21 oktober 2012 Bidang Usaha <br />
Ekonomi Masyarakat Badan Pemberdayaan Masyarakat Provinsi Sumatera Barat<br />
<br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">A. </span><span style="font-weight: bold;">Maksud</span><span style="font-weight: bold;"> Ekspo Ekonomi Kreatif</span><span style="font-weight: bold;"></span><br />
<br />
Mendorong ekonomi kreatifitas, keterampilan dan bakat individu dalam pengembangan ekonomi lokal , mempromosikan hasil usaha ekonomi unggulan lokal tradisional dalam rangka membuka peluang kemitraan dan adanya di sktor riil usaha ekonomi masyarakat dalam rangka pemberdayaan masyarakat melalui penguatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut, serta perluasan tenaga kerja dalam rangka mendukung peningkatan daya saing dan ketahanan ekonomi daerah.<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">B. </span><span style="font-weight: bold;">Tujuan</span><span style="font-weight: bold;"> Ekspo Ekonomi Kreatif</span><span style="font-weight: bold;"></span><br />
<br />
1. Pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pemberian penghargaan kepada insan kreatif atas hasil produksi ekonomi tradisionaldi kawasan perdesaan melalui promosi ekonomi kreatif;<br />
<br />
2. Pengembangan basis data (database) yang memuat jejaring insan kreatif di kawasan perdesaan dalam mendukung promosi hasil usaha ekonomi tradisional kearah pengembangan peluang ekspor;<br />
<br />
3. Pengembangan forum public yang atraktifdan gelar budaya guna mendukung terjadinya pertukaran pengetahuan dan pengalaman pengembangan usaha ekonomi kreatif di kalangan warga perdesaan <br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">C. </span><span style="font-weight: bold;">Sasaran </span><span style="font-weight: bold;">Ekspo Ekonomi Kreatif</span><span style="font-weight: bold;"></span><br />
<br />
1. Warga masyarakat dan kelompok masyarakat pelaku usaha ekonomi kreatif tradisional di kawasan perdesaan yang mendayagunakan potensi lokal;<br />
<br />
2. Kelembagaan lokal<br />
(pemerintah desa dan kelembagaan masyarakat) yang mendukung swadaya <br />
masyarakat melalui pengembangan usaha ekonomi tradisonal dan kreatif;<br />
<br />
3. Pemerintah daerah yang mengembangkan kawasan perdesan berbasis pengelolaan potensi usaha ekonomi kreatif;<br />
<br />
4. Akademisi yang mempunyai sikap empati terhadap jejaring insan kreatif di kawasan perdesaan;<br />
<br />
5. Pengusaha(investor) pengembang jejaring usaha ekonomi kreatif di komunitas insan kreatif Indonesia; <br />
<br />
6. Para tokoh lokal (para Raja dan permaisuri) Yang masih berkembang , diakui dan di terima oleh masyarakat serta berpengaruh dalam pengembangan ekonomi kreatif;<br />
<br />
7. Pembina dan pimpinan Tim Penggerak PKK Daerah;<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;">D. </span><span style="font-weight: bold;">Komponen Kegiatan</span><span style="font-weight: bold;"> Ekspo Ekonomi Kreatif</span><span style="font-weight: bold;"></span><br />
<br />
1. Promosi hasil produksi insan kreatif, Pengembang makanan, Kerajinan Tradisional.<br />
<br />
Makanan<br />
tradisional di Indonesia telah dikembangkan secara kreatif oleh <br />
masyarakat khususnya kelompok perempuan dalam bentuk disain maupun resep<br />
masakan. Pencitraan atas makanan tradisional tercipta melalui <br />
penggalian gagasan (<span style="font-style: italic;">stock of knowledge</span>) yang bersifat kultural dan terkemas dengan disain menarik bagi publik. Inisiatif kelompok usaha masyarakat diawali dari kecerdasan individu tertentu yang berjiwa kewirausahaan dalam mengolah <span style="font-style: italic;">lo</span><span style="font-style: italic;">k</span><span style="font-style: italic;">al food </span>ke<br />
pasaran bisnis. Keberhasilan individu tersebut kemudian mengembang <br />
dalam bentuk kelompok usaha ekonomi kreatif yang melibatkan insan <br />
kreatif lainnya dan pengikut tren (<span style="font-style: italic;">follower</span>).<br />
Penyelenggaraan acara “ekspos insan kreatif pengembang makanan kreatif”<br />
merupakan program yang menggali, mengangkat dan mempromosikan insan <br />
kreatif Indonesia dalam (a) memproduksi makanan tradisional, (b) <br />
mendisain kreatif kemasan makanan tradisional, &copy; dan bagi pemerintah <br />
berpengaruh pada formulasi kebijakan yang melindungi aspek produksi dan <span style="font-weight: bold;">jaminan atas pemasaran yang bernilai tambah.</span><br />
<br />
Disain<br />
acara merunut prosesi dalam produk makanan tradisional yang menggunakan<br />
sumber daya di kawasan perdesaan baik melalui media foto maupun <br />
teknologi yang dipamerkan langsung, serta inspirasi dalam bentuk <br />
strategi pemasaran yang mencitrakan kuatnya rantai nilai (<span style="font-style: italic;">value chain</span>) atas produk dan/atau komoditas makanan tradisional. <br />
<br />
Profil<br />
pengembangan kreatif komunitas usaha tersebut berpengaruh pada <br />
fasilitasi “hak atas kekayaan intelektual” yang dimiliki oleh insan/ <br />
wirausahawan kreatif. Insan/wirausahawan kreatif yang mempunyai keunikan<br />
dan layak difasilitasi hak atas kekayaan intelektualnya diharapkan <br />
mengalami kemudahan dalam menjalankan usaha lanjutan dan menjadi <br />
lokomotif industri dibidang ekonomi kreatif di daerahnya.<br />
<br />
Langkah<br />
awal dalam fasilitasi “hak atas kekayaan intelektual” adalah pemberian <br />
penghargaan terhadap individu (warga desa) yang kreatif dalam <br />
menjalankan usaha ekonomi kreatif. <br />
<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;"><span style="font-style: italic;">(Badan Pemberdayaan Masyarakat)</span></span>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Sumbar Expo Wadah Promosi Potensi Daerah]]></title>
			<link>http://www.minangforum.com/Thread-Sumbar-Expo-Wadah-Promosi-Potensi-Daerah</link>
			<pubDate>Wed, 10 Oct 2012 01:42:07 +0000</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.minangforum.com/Thread-Sumbar-Expo-Wadah-Promosi-Potensi-Daerah</guid>
			<description><![CDATA[<img src="http://www.sumbaronline.com/foto_berita/medium_83ipp.jpg" border="0" alt="[Image: medium_83ipp.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
PADANG, SO--Pagelaran Pameran, Promosi Sumatera Barat Expo, merupakan wadah untuk promosi berbagai jenis produk yang dikembangkan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM), seni budaya, potensi daerah di kabupaten dan kota se Sumatera Barat yang juga diikuti lembaga usaha lain. Ini merupakan upaya nyata pemerintah memberikan fasiltas kepada usaha produtif masyarakat maupun untuk menarik investor untuk datang ke Sumatera Barat.<br />
<br />
Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada peresmian Sumbar Expo 2012 di Auditorium gubernur, Selasa (9/10). Ikut hadir dalam kesempatan Staf Ahli Bidang Penanaman Dasar Koperasi Kemenkop dan UKM, Susanto serta pelaku usaha dan jajaran kabupaten/kota.<br />
<br />
Kegiatan Sumbar Expo direncanakan berlangsung pada 8-11 November 2012 di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, akan diikuti sekitar 1.200 peserta dari berbagai pelaku usaha daerah dan Kedutaan Besar sejumlah negara.<br />
 <br />
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, Sumatera Expo 2012 ini merupakan peluang bagi para pengusaha, instansi yang mesti  dimanfaatkan pemerintah kabupaten dan kota untuk menampilkan produk dihasilkan UKM dan industri serta koperasi. Hal ini juga membantu gairah masyarakat untuk terus berproduksi terhadap karya-karyanya, yang jika tidak dipromosikan akan tidak laku, dan membuat masyarakat enggan berkreatifitas.<br />
 <br />
Agar hal ini tidak terjadi, pemerintah memiliki peran penting dalam memajukan semua potensi ini secara baik, untuk dikenal secara luas. Kondisi Sumatera Barat Expo yang digelar di Jakarta ini, merupakan upaya membuka diri secara nasional maupun internasional, karena Jakarta adalah daerah ekonomi dunia.<br />
 <br />
Peluang ini tentunya membuat karya yang dihasilkan masyarakat daerah melalui Sumbar Expo bisa diperlihatkan kepada masyarakat luas diluar Sumatera Barat, sehingga membantu dalam upaya pemasaran. Kita berharap melalui promosi di ajang Sumbar Expo, terbangun kerja sama, jaringan, pemasaran lebih luas terhadap produk-produk daerah, sehingga dapat mendatangkan untung bagi pelaku industri kecil di daerah," ujarnya.<br />
 <br />
Irwan Juga menyatakan dampaknya, tentunya tidak saja terhadap pedagang produk industri kecil yang tampil dalam kegiatan tersebut, tapi bisa lebih luas terhadap perekonomian masyarakat daerah. Selain itu Sumbar juga memiliki keragaman budaya lokal, bukan saja diwujudkan dalam bentuk tari kesenian, tapi bisa dalam bentuk proudk industri yang khas dan spesifik, seperti songket, sulaman dan bordiran.<br />
<br />
Kepala Panitia Pelaksana Sumbar Expo, Luhur Budianda menambahkan, kegiatan yang akan dilaksanakan pada pekan ke dua bulan depan sudah konfirmasi keikutsertaan dari sejumlah kedutaan besar, diantaranya Sri Langka dan Iran serta beberapa lainnya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<img src="http://www.sumbaronline.com/foto_berita/medium_83ipp.jpg" border="0" alt="[Image: medium_83ipp.jpg]" onload="NcodeImageResizer.createOn(this);"/><br />
<br />
PADANG, SO--Pagelaran Pameran, Promosi Sumatera Barat Expo, merupakan wadah untuk promosi berbagai jenis produk yang dikembangkan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM), seni budaya, potensi daerah di kabupaten dan kota se Sumatera Barat yang juga diikuti lembaga usaha lain. Ini merupakan upaya nyata pemerintah memberikan fasiltas kepada usaha produtif masyarakat maupun untuk menarik investor untuk datang ke Sumatera Barat.<br />
<br />
Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada peresmian Sumbar Expo 2012 di Auditorium gubernur, Selasa (9/10). Ikut hadir dalam kesempatan Staf Ahli Bidang Penanaman Dasar Koperasi Kemenkop dan UKM, Susanto serta pelaku usaha dan jajaran kabupaten/kota.<br />
<br />
Kegiatan Sumbar Expo direncanakan berlangsung pada 8-11 November 2012 di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, akan diikuti sekitar 1.200 peserta dari berbagai pelaku usaha daerah dan Kedutaan Besar sejumlah negara.<br />
 <br />
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, Sumatera Expo 2012 ini merupakan peluang bagi para pengusaha, instansi yang mesti  dimanfaatkan pemerintah kabupaten dan kota untuk menampilkan produk dihasilkan UKM dan industri serta koperasi. Hal ini juga membantu gairah masyarakat untuk terus berproduksi terhadap karya-karyanya, yang jika tidak dipromosikan akan tidak laku, dan membuat masyarakat enggan berkreatifitas.<br />
 <br />
Agar hal ini tidak terjadi, pemerintah memiliki peran penting dalam memajukan semua potensi ini secara baik, untuk dikenal secara luas. Kondisi Sumatera Barat Expo yang digelar di Jakarta ini, merupakan upaya membuka diri secara nasional maupun internasional, karena Jakarta adalah daerah ekonomi dunia.<br />
 <br />
Peluang ini tentunya membuat karya yang dihasilkan masyarakat daerah melalui Sumbar Expo bisa diperlihatkan kepada masyarakat luas diluar Sumatera Barat, sehingga membantu dalam upaya pemasaran. Kita berharap melalui promosi di ajang Sumbar Expo, terbangun kerja sama, jaringan, pemasaran lebih luas terhadap produk-produk daerah, sehingga dapat mendatangkan untung bagi pelaku industri kecil di daerah," ujarnya.<br />
 <br />
Irwan Juga menyatakan dampaknya, tentunya tidak saja terhadap pedagang produk industri kecil yang tampil dalam kegiatan tersebut, tapi bisa lebih luas terhadap perekonomian masyarakat daerah. Selain itu Sumbar juga memiliki keragaman budaya lokal, bukan saja diwujudkan dalam bentuk tari kesenian, tapi bisa dalam bentuk proudk industri yang khas dan spesifik, seperti songket, sulaman dan bordiran.<br />
<br />
Kepala Panitia Pelaksana Sumbar Expo, Luhur Budianda menambahkan, kegiatan yang akan dilaksanakan pada pekan ke dua bulan depan sudah konfirmasi keikutsertaan dari sejumlah kedutaan besar, diantaranya Sri Langka dan Iran serta beberapa lainnya.]]></content:encoded>
		</item>
	</channel>
</rss>