<img src="http://padangekspres.co.id/up/berita/08062012092722Foto-stage-4-pdg-pariaman-bukittinggi-1.jpg" alt="GRAFIS : ORTA" title="klik untuk memperbesar" align="left" width="280" />
Tanahdatar, Padek—Pebalap
Aisan Racing Team, Masakazu Ito harus menghela napas panjang. Usai
mendominasi tiga etape sebelumnya, kemarin (7/6), pebalap asal Jepang
itu terlempar ke peringkat sembilan. Kegagalan ini dibayar mahal Ito
karena harus merelakan yellow jersey (pebalap tercepat)
kepada pebalap Genesys Wealth Advisers, Jai Crawford. Pebalap
Australia ini mencatatkan total waktu 11 jam 52 menit 18 detik hingga
etape empat.
”Saya senang bisa merebut yellow jersey
hari ini. Ini akan menjadi modal bagi saya untuk dapat memenangi tiga
etape yang tersisa,” kata Jai Crawford kepada wartawan usai
menyelesaikan lintasan sepanjang 157,7 km, Kamis (7/6).
Total catatan waktu pebalap nomor 34
tersebut, hanya terpaut 00:08 detik dari peringkat kedua ditempati
pebalap Action Cycling Team, Chun Kai Fang dengan total 11:52:26 detik.
Di urutan ketiga, diraih pebalap Putra Perjuangan Bandung, Dadi
Suryadi mengoleksi 11:52:36 detik.
Sedangkan gelar pebalap terbaik Indonesa (red and white jersey)
masih menjadi milik Dadi Suryadi berhasil membukukan total catatan
waktu 11:52:36 detik. Pebalap Azad Univercity Team, Pujol Munoz Oscar
kembali sukses melanjutkan dominasinya dengan menggaet dua gelar; polka-dot jersey (raja tanjakan), green jersey (special intermedia sprint).
Pebalap asal Iran ini berhasil
menyematkan dua gelar itu setelah mengumpulkan 35 poin di dua
kategori tersebut dalam etape mengambil start di Anai Resort
Padangpariaman dan finish di Jam Gadang, Bukittinggi.
Sementara kategori tim, Putra
Perjuangan Bandung tampil sebagai yang terbaik setelah membukukan
total catatan waktu 35:41:58 detik, disusul Australian National Team
dengan 35:42:16 detik, serta diikuti Azad Univercity Team dengan
35:46:13 detik.
“Saya memilih untuk bermain lebih safety,
karena lintasan tadi (kemarin, red) memang cukup menantang dan
berbahaya. Namun masih ada sisa tiga etape lagi untuk memperbaiki
catatan waktu,” ungkap Masakazu Ito.
Khusus etape keempat kemarin, pebalap
CCN Cycling Team, John Ebsen tampil yang tercepat dengan membukukan
4:14:30 detik. Sedangkan untuk intermediate sprint pertama di
KM 32 kantor wali kota Pariaman dan kedua di KM 70.2 di Tiku diraih
pebalap Uzbekistan Suren Team, Hamid Shirisisan dengan total 6 poin.
Sementara untuk King of Mountain
(KOM) pertama di KM 105,5 Mukomuko diraih pebalap CCN Cycling Team, Lex
Nederlof. Sisa dua KOM; di KM 129,8 Kelok 44 dan di KM 143 Malalak
diambil pebalap Azad Univercity Team, Pujol Munoz Oscar dengan total 25
poin.
Suherman
di Papan Bawah
Satu pebalap Tuah Sakato Cycling Team
(TSCT) tersisa, Suherman Heryadi masih menduduki papan bawah. Ini
setelah pebalap andalan Ranah Minang tersebut hanya mampu membukukan
catatan waktu 12 jam 53 menit 34 detik. Ia menempati peringkat ke-105
dari 109 pebalap tersisa hingga etape keempat, Kamis (7/6).
Sedangkan tim Binong Baru Club (BBC),
hingga kemarin masih dengan komposisi penuh. Enam pebalap asal tim
daerah Pessel tersebut; Agus Sofyan Ziad, Aiman Cahyadi, Ryan Ariehan
Hilman, Ramadhani, Abdul Gani masih bertahan.
“Kami masih bersyukur atas hasil itu,
mengingat beratnya medan yang dilalui pebalap pada etape keempat tadi
(kemarin, red),” kata manajer tim, Dicky Zampoly kepada Padang Ekspres, Kamis (7/6).
Catatan waktu Suherman tersebut
menjadikannya sebagai pebalap peringkat ke-43 dari 44 pebalap terbaik
merah putih. Atau terpaut satu peringkat di atas pebalap WSP Management
Yogya, Nugroho Kusnanto yang mencatat 12:55:31 detik di peringkat
terakhir.
Tiga pebalap lagi gugur dalam etape
kemarin (7/6). Ketiganya yakni, Mahyar Karaminejadranbar (Mes
Kerman), Matnur (Collosi Miche Team), Ferinanto (WSP Management
Yogya).
Hari ini (8/6), pebalap akan menempuh
jarak sepanjang 149 kilometer. Etape ini akan mengambil start di
Padangpanjang dan finish di Singkarak dengan mengambil intermediate sprint di KM 14,52 Solok, dan titik KOM di KM 134 di Solok Mayor Office. (zul)