Perhatian untuk member MinangForum untuk membaca peraturan dahulu agar post anda tidak dihapus
Dapatkan aplikasi MinangForum untuk android anda, Klik Disini untuk mendownload


 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
+ Reply to Thread
09-05-2009 07:53 PM

b1lly Offline
Super Moderators

  • Dec 2008
  • 5.239 posts
  • reputations
  • 150 thanks
    Given 61 thank(s) in 55 post(s)
Post: #1
Pahala Shalat Tarawih
Pahala Shalat Tarawih

Tentang ganjaran shalat malam di bulan Ramadhan (Tarawih), Rasulullah Muhammad saw. bersabda :

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Siapa yang bangun (shalat malam) di bulan Ramadhan karena iman dan mengharapkan pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (Muttafaq ‘alayh)

Sebagaimana kita ketahui bersama dari penjelasan para ulama bahwa di bulan Ramadhan, Allah mencurahkan semua rahmat dan melipatgandakan pahala, jauh melebihi selain Ramadhan. Bahkan, dalam sebuah nasihat (bukan hadits Nabi) dituturkan bahwa tidurnya orang yang sedang berpuasa adalah ibadah. Tentunya hal ini bila dibandingkan dengan melakukan kemaksiatan atau berkata yang tidak bermanfaat, seperti menggunjing.

Dengan adanya keutamaan ini, janganlah kita menganggap bahwa shalat Tarawih “hanyalah” shalat sunnah. Dengan anggapan seperti ini, maka kita sudah memerintahkan otak dan diri kita, bahwa melaksanakannya akan mendapat pahala, dan tidak berdosa jika meninggalkannya. Dengannya, kita akan tenang-tenang saja walau tidak pernah Tarawih. Kita tidak akan merasa kehilangan apalagi menyesal.
Kita harus meyakini bahwa shalat Tarawih bukan sekadar shalat sunnah. Shalat Tarawih nilainya begitu besar, bahkan dalam kitab “An-Nashâih ad-Dîniyyah wal-Washâyâ al-Îmâniyyah” dijelaskan bahwa pahala shalat sunnah di bulan Ramadhan sama dengan shalat fardhu di luar Ramadhan. Adapun shalat wajib di bulan Ramadhan setara dengan tujuh puluh shalat fardhu selain Ramadhan. Betapa agung karunia Allah di bulan mulia ini, bulan Ramadhan.

Dengan keyakinan tersebut, maka kita akan bersemangat dalam menjalankan Tarawih, meskipun badan lelah setelah bertugas, waktu terbatas dan mengerjakannya pun harus sendirian. Ini juga berarti, kita telah menabung dengan nilai yang sangat besar untuk kehidupan di akhirat nanti. Mengabaikan Ramadhan berarti menyia-nyiakan masa depan. Bukankah kita akan menanamkan modal di tempat teraman dengan hasil investasi berlipat ganda? Ramadhan adalah investasi teraman dengan hasil luar biasa, bahkan hanya Allah Yang Maha Tahu tentang besar balasan yang diberikan kepada kita. Dan, shalat Tarawih adalah salah satu jenis investasinya, laksana saham yang tak akan membuat kita rugi.

‘Aidh al-Qarni berkata, “Jika seorang hamba dikaruniai semangat besar, maka dia akan berjalan di atas jalan keutamaan dan akan menaiki tangga derajat yang tinggi. Dan, itu adalah salah satu ciri Islam.”

Semangat adalah pusat penggerak yang membentuk kepribadian dan mengawasi organ-organ tubuh. Semangat adalah bahan bakar jiwa dan kekuatan berkobar-kobar, yang akan menggerakkan pemiliknya untuk melompat cukup tinggi dan memburu nilai-nilai kemuliaan.
Semangat besar akan mendatangkan—dengan izin Allah—kebaikan tak terhingga. Dengan begitu kita bisa naik pada tangga kesempurnaan, urat nadi kita teraliri darah ksatria, dan kita terdorong ke wilayah ilmu dan amal.

Semangat besar membuat kita berdiri di semua pintu kemuliaan dan terlibat dalam perburuan bersama mereka yang juga memburu nilai-nilai keutamaan.

Semangat besar membuat kita tidak pernah puas dengan tingkatan rendah, tidak pernah berhenti meski telah sampai batas dan tidak pernah puas dengan yang sedikit.


sumber : internet/blogs

Dikurangi sio-sio, dilabiehi nan ancak-ancak
Tak ada orang yang terlalu miskin sehingga tidak bisa memberikan pujian

[Image: 2nsnojl.jpg]
Reputation
Comments
 
Possibly Related Threads...
Thread:
  Penghitung waktu shalat antar zona waktu dikembangkan
  Matematisasi Pahala Ramadhan
  Tetap Terjaga di Solo, Dua Kelompok Tarawih dan Dua Imam dalam Satu Masjid
  Pahala Shalat Berjamaah
  Kenapa Meninggalkan Shalat?
  Beginilah Dimensi Shalat
  Anak Muda Kini Jarang Shalat lima Waktu
  Shalat Tahajud
  Manusia Tidak Shalat Adalah Mayat Berjalan
  Rahasia di Balik Matematika Shalat