The following warnings occurred:
Warning [2] file_get_contents(http://graph.facebook.com/?ids=http://www.minangforum.com/Thread-Padang-Panjang-Barometer-Busana-Islami): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 403 Forbidden - Line: 806 - File: inc/plugins/fbmeta.php PHP 5.3.28 (Linux)
File Line Function
[PHP]   errorHandler->error
/inc/plugins/fbmeta.php 806 file_get_contents
/showthread.php(1196) : eval()'d code(42) : eval()'d code 1 fb_comment_count
/showthread.php(1196) : eval()'d code 42 eval
/showthread.php 1196 eval
Warning [2] file_get_contents(http://graph.facebook.com/?ids=http://www.minangforum.com/Thread-Padang-Panjang-Barometer-Busana-Islami): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 403 Forbidden - Line: 806 - File: inc/plugins/fbmeta.php PHP 5.3.28 (Linux)
File Line Function
[PHP]   errorHandler->error
/inc/plugins/fbmeta.php 806 file_get_contents
/showthread.php(1196) : eval()'d code(131) : eval()'d code 1 fb_comment_count
/showthread.php(1196) : eval()'d code 131 eval
/showthread.php 1196 eval



Perhatian untuk member MinangForum untuk membaca peraturan dahulu agar post anda tidak dihapus
Dapatkan aplikasi MinangForum untuk android anda, Klik Disini untuk mendownload


 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
+ Reply to Thread
02-10-2012 10:36 AM

uwan Offline
*

  • Jan 2009
  • 1.496 posts
  • reputations
  • 12 thanks
    Given 75 thank(s) in 62 post(s)
Post: #1
Rainbow Padang Panjang Barometer Busana Islami?
[Image: rjqczn.jpg]

KALANGAN ulama di Padang Panjang kini gusar. Umat Islam, terutama kalangan perempuan, sudah banyak yang tidak lagi mengenakan busana sesuai tuntunan Islam. Mereka menutup aurat, tapi kelihatan. Tak sejalan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW.
Kegusaran para ulama itu, terlihat betul pada berbagai kegiatan muzakarah dan diskusi. Di satu sisi, mereka bersyukur atas terlaksananya himbauan ulama yang disampaikan melalui pemerintah beberapa tahun lalu, di mana jilbab, baju kurung dan rok hingga ke mata kaki telah berkembang menjadi tradisi di tengah masyarakat. Agaknya, para pegawai perempuan dan pelajar putri Padang Panjang, dapat dicatat dalam sejarah Sumbar sebagai pelopor busana islami di Sumatra Barat.
Menurut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Padang Panjang, H. Alizar Chan, ketika itu, sekitar tahun 2002, kalangan ulama merekomendasikan kepada pemerintah kota agar busana islami bisa diterapkan, terutama untuk kalangan pegawai negeri yang perempuan dan pelajar putri. Fokus kepada perempuan, karena tuntunan busana islami untuk kalangan lelaki tidak “serumit” untuk perempuan.
Rekomendasi ulama itu dapat perhatian pemerintah. Lalu keluarlah surat edaran walikota. Busana islami pun jadi pakaian sehari-hari di Padang Panjang. Pelaksanaannya tidak serumit daerah lain yang memerlukan peraturan daerah (perda). Padang Panjang cukup dengan peraturan hati (perha) saja.
Dua tahun belakangan, para desainer pun turut campur. Busana islami yang telah menjadi bagian dari tradisi Padang Panjang Serambi

Mekkah terusik kembali. Modenya pun diutak-atik. Alhasil, muncullah beragam mode yang dikhawatirkan justru melanggar kaerah berbusana dalam Islam. Itu tadi, aurat tertutup tapi kelihatan.
Kalau kita berada di pusat-pusat keramaian, sekolah dan perkantoran di Padang Panjang hari ini, memang sulit untuk menemukan adanya perempuan yang pakai rok mini, sebagaimana lumrah ditemui di kota-kota besar. Tapi berbusana sempit dan ketat, sudah tidak asing lagi.
Cobalah suatu ketika Anda mampir di kawasan pasar, umpamanya. Anda akan menemukan banyak kalangan perempuan dengan celana panjang teramat ketat dan berbaju ukuran anak-anak, meskipun mereka tetap mengenakan jilbab. Akibat busana yang seperti itu, bagian-bagian tubuh yang semestinya tidak boleh terlihat, malah jadi kentara dan kasat mata.
Di kalangan pegawai perempuan di lingkungan Pemko Padang Panjang lain pula ceritanya. Pakaian dinas mereka didesain sedemikian rupa oleh para desainer dan tukang jahit, sehingga out of control pula. Tidak sesuai lagi dengan tuntunan Islam. Jilbab tetap ada, tapi tidak lagi menutupi dada, ujungnya sudah dililitkan di leher.
Baju kian sempit dan sudah pendek, bahkan ada bagian bawahnya yang sudah sedikit saja di bawah pinggang.
Mereka kembali bercelana panjang. Tidak lagi mengenakan rok dalam sebagaimana tuntunan sebelumnya. Inilah model busana yang berakibat tersumbulnya bagian-bagian tubuh perempuan yang mesti ditutup.
Model busana seperti demikian, juga ditemukan di kalangan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) perempuan yang jumlahnya kini cukup banyak pula. Bagaimana mereka akan menegur “busana seksi” kalau model busana mereka juga tak kalah seksinya?
Sebagai kota berjuluk Serambi, kita mendukung upaya MUI setempat agar tuntunan busana islami itu benar-benar bisa dilaksanakan dengan baik dan benar. Pemko mestinya membuat suatu desain khusus busana pegawai dan pelajar, yang tak bisa diutak-atik desainer bermata bisnis.
Desain itu didiskusikan dan mendapat rekomendasi dari ulama. Bila itu bisa dilakukan, maka Padang Panjang bisa kembali menjadi barometer busana islami di masa mendatang.
Menurut Alizar, dalam ajaran Islam, setidaknya busana islami haruslah mengaju kepada empat standar utama, yakni menutupi seluruh aurat, tidak sempit, tidak transparan (jarang dan tembus pandang), serta tidak pula menyerupai pakaian lawan jenis (busana perempuan menyerupai model busana lelaki atau sebaliknya). (singgalang/MUSRIADI MUSANIF)

jariah manantang buliah
Reputation
Comments
 
Possibly Related Threads...
Thread:
  Kota Padang Terima Penghargaan Dunia Melalui Dragon Boat
  Jempol Buat Kota Padang
  Rendang Padang, Makanan Favorit Barack Obama
  Padang- Bukittinggi Rp 30 Ribu
  Pembangunan Jalan Tol Padang - Pekanbaru Bertahap
  Banjir Landa Kota Padang Setinggi 1,5 Meter
  Mandala Padang-Singapura Bikin Sumbar Makin Top di Dunia
  Padang Kota Tercinta The City of Joy
  Hujan Guyur Kota Padang, Beberapa Ruas Jalan Terendam
  Mandala Padang-Singapura Mulai Terbang 1 Desember