<img alt="" src="http://kliksumbar.com/foto_berita/medium_56macet.jpg" width="205" align="middle" />
Padang - Bukittinggi, macet
Padang, KlikSumbar
Kota Padang bisalah disebut kota urban. Soalnya selama lebaran, kota
yang menjadi pusat semua hal ini menjadi lengang. Jalanan yang biasa
ramai hilir mudik kendaraan, kini tersama lempang.
"Orang lebih memilih pulang kampung bersilaturahim," ujar Hengki warga Siteba, Rabu (22/8).
Selain
itu, libur lebaran juga dimanfaatkan orang Padang pergi ke tempat wisata
di luar kota. "Warga banyak memilih ke lokasi wisata, bahkan pemandian
pinggir jalan Lembah Anai melimpah dikunjungi warga Padang yang
berliburan," sebut, Merry warga Simpang Haru, Padang.
Akibat Padang yang sepi, tentu saja jalanan ke luar Padang menjadi
macet. "Ke Bukittinggi berangkat pagi bisa sampai sesudah Ashar di
sana," ujar Merry lagi.
Suasana
lautan manusia juga terlihat di Kota Wisata Bukittinggi. "Seperti tak
ada ruang kosong lagi di Jam Gadang, penuh sesak oleh pengunjung," sebut
Icha, warga Banuhampu.
Dan udara adem kota Bukittinggi kini tidak
bisa dijumpai lagi. "Koya sudah penuh oleh manusia, di Bukittinggi yang biasa
sejuk, kini bisa berkeringat kita," ujar Rudi perantau asal Pekanbaru.
Tak
hanya lokasi wisata yang diserbu warga, kuliner khas pun diburu. "Sate
Mak Syukur jadi pilihan favorit di Padang Panjang, penuh sesak dan sore satenya sudah ludes," sebut Riko,
pengatur parkir di sana.