The following warnings occurred:
Warning [2] file_get_contents(http://graph.facebook.com/?ids=http://www.minangforum.com/Thread-PHOTO-GEMPA-DI-PADANG-nTAR-DI-uPDATE-TERUS): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 403 Forbidden - Line: 806 - File: inc/plugins/fbmeta.php PHP 5.3.28 (Linux)
File Line Function
[PHP]   errorHandler->error
/inc/plugins/fbmeta.php 806 file_get_contents
/showthread.php(1196) : eval()'d code(42) : eval()'d code 1 fb_comment_count
/showthread.php(1196) : eval()'d code 42 eval
/showthread.php 1196 eval
Warning [2] file_get_contents(http://graph.facebook.com/?ids=http://www.minangforum.com/Thread-PHOTO-GEMPA-DI-PADANG-nTAR-DI-uPDATE-TERUS): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 403 Forbidden - Line: 806 - File: inc/plugins/fbmeta.php PHP 5.3.28 (Linux)
File Line Function
[PHP]   errorHandler->error
/inc/plugins/fbmeta.php 806 file_get_contents
/showthread.php(1196) : eval()'d code(131) : eval()'d code 1 fb_comment_count
/showthread.php(1196) : eval()'d code 131 eval
/showthread.php 1196 eval



Perhatian untuk member MinangForum untuk membaca peraturan dahulu agar post anda tidak dihapus
Dapatkan aplikasi MinangForum untuk android anda, Klik Disini untuk mendownload


 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
+ Reply to Thread
10-02-2009 05:29 PM

joeylaurent Offline
*

  • Oct 2009
  • 20 posts
  • reputations
  • 0 thanks
    Given 0 thank(s) in 0 post(s)
Post: #1
PHOTO GEMPA DI PADANG ( nTAR DI uPDATE TERUS )
Korban Tewas Gempa Padang Mencapai 800 Orang

Jum'at, 02 Oktober 2009 | 16:34 WIB


TEMPO Interaktif, Padang - Korban tewas gempa di Kota Padang dan Pariaman, Sumatera Barat, mencapai 800 orang. Data tersebut diperkirakan berasal dari korban yang tertimpa reruntuhan Hotel Ambacang 180 orang, bimbingan belajar GAMA 200 orang, kampus LBA LIA, kampus Akademi Bahasa Asing dan lembaga keuangan Adira Finance.
Menurut Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Sumatera Barat, Ade Edward, diperkirakan masih ada 300 korban yang terperangkap di reruntuhan, baik yang masih hidup maupun meninggal.

"Sesuai dengan himbauan Presiden, kami utamakan korban terperangkap yang masih hidup," ujarnya, Jumat (2/10).

Data sementara korban jiwa hingga pukul 12 siang yang diperoeh dari Badan Kesatun Bangsa Linmas Sumatera Barat, korban tewas 448 orang, luka berat 237 orang, luka ringan 2.099 orang.

Korban meninggal terbanyak dari Kota Padang 197 orang, disusul dari Kabupaten Padang Pariaman 184 orang, Kota Pariaman 49 orang, Bukittinggi 7 orang, Kabupaten Pesisir Selatan 7 orang, Kota Solok 4 orang. Sedangkan pengungsi tidak ada.

Informasi yang diperoleh Tempo menjelaskan, sejak gempa mengguncang Kota Padang dan Pariaman, Rabu (30/9) lalu, ada sejumlah korban yang tertimpa gedung di Stikma dan Prayoga, serta rumah toko di Pondok, kawasan pecinan berteriak meminta tolong. Namun mereka tidak sempat mendapatkan pertolongan karena terbatasnya kemampuan alat dan petugas.

Hari ini, muncul bau tak sedap yang muncul dari gedung tersebut. Bau itu diperkirakan berasal dari dalam gedung yang ditimbulkan oleh mayat korban yanga tak sempat mendapatkan pertolongan.

[Image: 77305_gempa_di_kota_padang.jpg]

[Image: 3968072645_0240a77929_o.png]

[Image: 3968858702_5d18601510_o.png]
[Image: 3968867438_55d5aebef0_o.png]
[Image: 3968093433_f55cec6333_o.png]
[Image: 3971504990_91b6cf9661.jpg]
[Image: 3971504824_2af1848399.jpg]
[Image: 3971505132_c2714c9bdc.jpg]


[quote=KompasTV]Jumat, 2 Oktober 2009 | 13:15 WIB

PARIAMAN — Presiden menginginkan dana tanggap darurat Rp 100 miliar yang telah dikeluarkan pemerintah pusat untuk menangani dampak gempa di Padang mengalir cepat tanpa ada hambatan birokrasi.

Dalam arahannya ketika meninjau posko penanganan bencana di Balai Kota Pariaman, Sumbar, Jumat (2/10), Presiden mengingatkan kecepatan adalah faktor penting dalam menangani dampak bencana pada tahap tanggap darurat.

"Dana Rp 100 miliar harus mengalir, jangan ada birokrasi lagi. Ini darurat, kecepatan penting," katanya.

Meski birokrasi dinomorduakan demi kecepatan untuk mengalirkan dana dalam kondisi tanggap darurat, Presiden mengingatkan, dana bencana itu harus dipakai sebagaimana mestinya tanpa ada penyelewengan. "Yang penting uang itu betul digunakan, jangan ada menyimpang ke sana kemari. Itu neraka, dosanya besar," katanya.

Ucapan Yudhoyono itu langsung disambut tepuk tangan puluhan warga yang menyimak arahannya. Namun, Kepala Negara juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah curiga kepada pemerintah dalam hal penggunaan dana bencana.

Dalam arahannya, Presiden menyebutkan, dana tanggap darurat yang disediakan pemerintah sebesar Rp 100 miliar untuk segala kegiatan menyelamatkan jiwa dilakukan dalam waktu dua bulan. Namun, apabila tahap tanggap darurat bisa selesai kurang dari dua bulan, maka tahap rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dimulai dengan dana baru yang besarnya akan ditentukan kemudian oleh pemerintah.

Dalam arahannya, Yudhoyono juga meminta kepala daerah mulai dari gubernur dan bupati/wali kota untuk langsung turun bekerja, meninjau daerah yang terkena bencana dan memenuhi kebutuhan para pengungsi. "Saya tidak suka dalam keadaan begini pemimpin malah di belakang meja, tidak turun dan bekerja mencarikan solusi," katanya.
Menurut dia, dalam keadaan darurat bencana, masyarakat harus ditenangkan dengan cara, pemimpin menunjukkan bahwa mereka bekerja. Yudhoyono juga meminta agar para pejabat daerah terus-menerus memberi penjelasan kepada publik tentang tahap penanganan bencana dan pemulihan kondisi.

Sebagai contoh, Presiden mengatakan, gubernur dan bupati/wali kota seharusnya bisa menjelaskan kepada warga agar tidak perlu membeli BBM dalam jumlah berlebihan karena stok BBM di kota Padang dan sekitarnya cukup aman.

Di semua SPBU yang dilewati oleh rombongan Presiden dalam perjalanan dari Padang ke Pariaman, antrean warga yang berebut membeli BBM mencapai 2 km. Bahkan, beberapa SPBU harus tutup karena kehabisan persediaan bensin. Presiden mengatakan, ia telah memerintahkan Gubernur Sumbar dan Wali Kota Padang untuk memberi penjelasan kepada publik agar tidak panik membeli BBM karena sebenarnya persediaan cukup.

Sumber : ANTARA

=====

Photo Caption, Special Report, courtesy of Asscociated Press (AP) Pictures and http://www.sportku.com.

[url="http://www.sportku.com/2009/10/gempa-bumi-earthquake-di-padang-sumatra-barat-west-sumatra-indonesia-1"][Image: 105a1a73535a4fc7a2d2f58fde420900_9.jpg]
[/url]Residents walk through an area damaged earthquake in Padang, West Sumatra, Indonesia, Thursday, Oct. 1, 2009. A second earthquake with a 6.8 magnitude rocked western Indonesia Thursday, a day after the region was devastated by an undersea quake of 7.6 magnitude. (AP Photo/Dita Alangkara)
[url="http://www.sportku.com/2009/10/gempa-bumi-earthquake-di-padang-sumatra-barat-west-sumatra-indonesia-1"]

[Image: 4a7964f4d5944797b557341e3dee5258_8.jpg][/url]
Residents walk through an area damaged earthquake in Padang, West Sumatra, Indonesia, Thursday, Oct. 1, 2009. A second earthquake with a 6.8 magnitude rocked western Indonesia Thursday, a day after the region was devastated by an undersea quake of 7.6 magnitude. (AP Photo/Dita Alangkara)
(This post was last modified: 10-02-2009 06:03 PM by joeylaurent.)
Reputation
Comments
 
Possibly Related Threads...
Thread:
  Ungkapan-Ungkapan Larangan di Kanagarian Padang Alai Kecamatan V Koto Kampung Dalam,
  Belajarlah Pada Orang Padang Dalam Mengatur Keuangan
  Nasib Pelayan Nasi Padang Tidak Terima Gaji Apalagi THR
  TAHAN GEMPA 10 SR : Gedung M. Djamil Selesai Desember
  Baju Batik Bola Hadir di Padang
  Cina Padang: Pintar Bahasa Minang, Tidak Tahu Bahasa Cina
  Awan Unik di Padang, Gempa di Sukabumi
  Desain Rumah Gadang, Ramah Gempa
  Fenomena Kota Padang: Kota Bengkuang Tinggal Kenangan
  DI JORONG PADANG BALIMBIANG : Ada Ayam Berkaki Tiga