Perhatian untuk member MinangForum untuk membaca peraturan dahulu agar post anda tidak dihapus
Dapatkan aplikasi MinangForum untuk android anda, Klik Disini untuk mendownload


 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
+ Reply to Thread
03-19-2012 09:48 AM

Anak Bunian Offline
*

  • Apr 2009
  • 1.209 posts
  • 0
Post: #1
Obesitas Perbesar Risiko Berhenti Bernafas Saat Tidur
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tak sedikit orang yang percaya pemilik berat badan berlebih atau obesitas kerap dihinggapi banyak penyakit. Ternyata anggapan itu ada benarnya. Pasalnya, obesitas ternyata bisa meningkatkan risiko Obstrutuktive Sleep Apnea (OSA) bagi pada penderitanya. OSA sendiri adalah sebuah penyakit dimana terdapat potensi pernapasan berhenti selama tidur (sleep apnea).
[Image: obesitas-_111127124332-311.jpg]

Pakar Kesehatan Tidur, Rimawati Tedjasukmana, Sp.S, RPSGT mengatakan, dalam tubuh penderita obesitas terdapat timbunan lemak di sekitar leher dan rongga pernafasan. Ketika tidur timbunan lemak itu mendorong otot-otot yang memperbesar obstruksi jaringan di jalan nafas. Akibatnya frekuensi berhentinya nafas saat tidur semakin besar.

"Dalam kasus berat badan, penderita OSA banyak berasal dari kalangan barat. Mereka itukan beratnya bisa mencapai ratusan kilogram," kata dia saat berbicara dalam acara Workshop 'Bahaya Dibalik Mendengkur' di Jakarta, Kamis (14/3).

Karena itu, kata Rima, perlunya menjaga berat badan guna menghindari resiko ini. Belum lagi, penyakit lain yang tengah menunggu seperti misal diabetes, jantung, dan lainnya.

Nan hampo bia nak nyo tabang
Nan boneh bia nak nyo tingga
(This post was last modified: 03-19-2012 09:49 AM by Anak Bunian.)
Reputation
Comments
 
Possibly Related Threads...
Thread:
  Kurang Tidur, Prestasi Sekolah Bisa Anjlok
  Tidur Itu Penting! Oleh: Fajri Surya Putra
  Bunyikan Leher Bangkitkan Risiko Stroke
  Cara Atasi Rasa Nyeri Saat di Kantor
  Tidur Larut Bisa Picu Mati Mendadak
  Kenapa Saat Flu Harus Banyak Minum?
  Stres soal Duit Timbulkan Obesitas
  5 Kebiasaan Sehat Pangkas Risiko Stroke
  Menghindari Sakit Perut Saat Berlibur
  Risiko Penggunaan Cat Rambut Bagi Kesehatan