Perhatian untuk member MinangForum untuk membaca peraturan dahulu agar post anda tidak dihapus
Dapatkan aplikasi MinangForum untuk android anda, Klik Disini untuk mendownload


 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
+ Reply to Thread
05-26-2011 02:03 PM

mangango Offline
*

  • Apr 2009
  • 496 posts
  • reputations
  • 4 thanks
    Given 16 thank(s) in 16 post(s)
Post: #1
Nagari Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan
[Image: kmandeh_11.jpg]

BUKAN cuma Jambatan Aka atau Paradiso Village Pulau Cubadak-yang selama ini telah mendunia-ikon yang dimiliki Kabupaten Pesisir Selatan, di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Jika kita menikmati indahnya perjalanan darat sepanjang jalur lintas barat trans-Sumatera dari Padang ke Bengkulu, mata kita akan makin terbuka oleh potensi kabupaten yang memiliki luas wilayah 5.749 km persegi dan berada 0-1.000 meter di atas permukaan laut

Selain Jambatan Aka (terbuat dari akar-akar yang saling melilit dan sudah berusia lebih dari 100 tahun yang melintasi Sungai Bayang) dan wisata bahari Pulau Cubadak dengan Paradiso Village, masih banyak potensi wisata alam dan wisata bahari lainnya. Sedikitnya, terdapat 36 pulau yang strategis sebagai aset wisata bahari atau wisata laut.

Di obyek wisata Kawasan Mandeh seluas 10.000 hektar, ada 33 jenis kegiatan yang dapat dilakukan wisatawan, antara lain menyelam, panjat tebing, dan golf. Keunggulannya, lautnya tidak berombak dan bergelombang, pantainya berpasir melandai.

Perjalanan menyusuri Teluk Mandeh dimulai dari Pelabuhan Carocok Tarusan, sebuah pelabuhan tempat pelelangan ikan (TPI). Di pelabuhan ini, turis dapat melihat ratusan kapal tertambat dan nelayan melelang ikan di TPI mulai pukul 07.00 hingga 09.00.Pemandangan indah Teluk Mandeh yang tenang dan eksotik dengan pulau-pulau mengelilinginya dari ketinggian daratan Mandeh yang saat ini tengah dikembangkan menjadi resor. Selanjutnya dengan menyewa kapal kecil kita dapat menyusuri kawasan Teluk Mandeh yang terkesan masih otentik sampai ke pulau-pulau tempat binatang penyu dan siamang dikonservasi.

Di bagian selatan kawasan itu, tepatnya pada perkampungan Carocok, terdapat sebuah tanjung yang meliuk bagaikan kail, sehingga membuat kesan teluk tersebut tidak memiliki pintu keluar menuju Samudra Hindia.

Makanya, jika sekali datang, banyak orang yang belum percaya kalau yang dilihat adalah sebuah teluk pada salah satu samudra yang terkenal, sebab kesannya seperti melihat sebuah danau yang luas, airnya biru, dan dikelilingi bukit yang hijau.

Misteri Mandeh yang eksotik itu makin terkuak ketika kapal yang ditumpangi mulai menuju ke tengah. Di tengah teluk itu akan kelihatan pintu gerbang menuju Samudra Hindia yang luas. Pada salah satu pintu gerbangnya kelihatan dangkal, sehingga ombak dari lautan samudra yang besar itu sudah pecah di gerbang samudra yang jaraknya sangat dekat dengan Pulau Cubadak. Ibarat berada di pantai Dubrovnik Kroasia yang terkenal.

Dari tengah teluk ini juga kelihatan indahnya pasir putih yang mengelilingi pulau-pulau di sekitar teluk. Sementara dari Kampung Sungai Pisang sampai ke Kampung Carocok, terlihat landai dan berpasir putih.

Kondisi itu diperindah dengan tegaknya aneka pohon pelindung seperti pohon kelapa, waru, dan nangka sehingga ketika berlayar di teluk itu terasa seperti berlayar di danau. Benar-benar kawasan wisata bahari yang otentik. Karena itu Mandeh sering dijuluki The Paradise in The South atau surga di selatan. Maksudnya bagian selatan Provinsi Sumbar atau selatan dari pusat budaya Minangkabau di Batusangkar, Tanah Datar.

Pulau Cubadak adalah pulau pertama yang disinggahi. Di pulau itu, sudah berdiri resor yang dikelola oleh investor asal Italia. Resor tersebut terlihat sederhana, tapi terkenal di mancanegara, terutama di Eropa seperti Italia, Prancis, dan Swis.

Pulau Cubadak memang ramai dikunjungi turis asing, terutama dari Eropa karena menawarkan keindahan bahari yang masih otentik serta didukung suasana alam yang tenang dan sangat jauh dari kebisingin kota. Di pulau ini terdapat 14 cottage yang bisa menampung 28 orang tamu. Banyak kegiatan wisata yang ditawarkan di pulau ini seperti diving, ski air, memancing, dan berkeliling pulau-pulau kecil nan indah di Samudra Hindia.

Diving selama ini menjadi favorit para turis asing karena menawarkan aneka keindahan laut seperti aneka ikan dan karang. Bahkan, banyak turis yang mengatakan dari 10 yang terbaik di dunia, Cubadak merupakan salah satunya.

Andrea misalnya, turis asal Italia itu mengaku senang sampai di Cubadak. Menurut dia, apa yang ia dengar tentang Cubadak terbukti ketika sampai di pulau itu. Apalagi kondisi laut sekitar pulau itu masih asli dan belum tercemar.

Paket yang dijual ke Pulau Cubadak pun terbilang murah. Untuk turis dalam negeri, pihak resor menjual dengan harga US$70 per orang per hari, sedangkan untuk asing dijual 20% lebih mahal dari paket dalam negeri. Pembeli paket mendapatkan layanan transportasi dari Bandara Minangkabau (MIA) sampai ke Cubadak, termasuk menginap satu malam pada cottage plus sarapan pagi, makan siang, dan makan malam. Bagi penikmat diving, pengelola resor telah menyiapkan peralatannya dengan harga sewa US$45 untuk dua jam. Sementara jika ingin bermain ski air, peralatannya juga disiapkan dengan biaya sewa US$20.

[tularji/bisind/erf dan dari berbagai sumber Harian Bisnis Indonesia]

Daftar Nagari di Kecamatan Koto XI Tarusan

- Kapuh

- Ampang Pulai

- Nanggalo

- Batu Hampa

- Duku

- Baruang-baruang Balantai

- Sungai Pinang

- Siguntua

Kelurahan di Kecamatan Koto XI Tarusan
Kapuh
Gurun Panjang
Sei Talang Sawah Liek
Kampung Pansua
Pulau Karam
Simpang Carocok
Taluk Raya
Mandeh
Sungai Nyalo
Mudik Aia
Sungai Tawa
Nanggalo
Sako Batu Hampa
Batu Hampa
Duku Selatan
Duku Utara
Koto Pulai
Sungai Pinang
Talawi
Koto Panjang
Ps. Barung-Barung Balanta
Sungai Lundang
Taratak
Siguntua

sumber : http://kecamatankotoxitarusan.blogspot.com/
Reputation
Comments
 
Possibly Related Threads...
Thread:
  Sejarah Nagari Air Bangis
  Koto Gadang : tempat lahir Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabau dan Haji Agus Salim.
  Nagari-Nagari di Minangkabau "Tempo Doeloe"
  Nagari Pagaruyung
  Sejarah Nagari Pasia Laweh
  Sejarah Nagari Pasia
  Maek, Nagari Seribu Menhir, Tertua di Minangkabau
  Kubang, Nagari yang Merambah Dunia Lewat Martabak dan Songket
  Kabupaten Pasaman : Mata Rantai Sejarah Nagari Jambak dan Nagari Lubuaksikapiang
  Sejarah Nagari Cupak