Mi instan, siapa yang tidak kenal? Hampir semua orang di Indonesia pernah mencicipi mi yang dapat di makan tidak lebih dari 5 menit alias mi instan ini. Boleh dikatakan bahwa mi instan merupakan salah satu makanan terfavorit warga Indonesia.
Mengutip dari wikipedia, diketahui bahwa indonesia adalah produsen mi instan terbesar di dunia.
Mi instan dibuat dari campuran tepung, minyak sayur, garam, dan beberapa bahan aditif, seperti natrium polifosfat (berfungsi sebagai pengemulsi/penstabil), natrium karbonat dan kalium karbonat yang berfungsi sebagai pengatur asam, dan tartazine (pewarna kuning).
Meskipun mi instan mengandung karbohidrat, vitamin, dan mineral, tetap saja kebiasaan memakan mi instan merupakan kebiasaan yang tidak baik karena ditengarai dapat memicu berbagai penyakit, yang disebabkan oleh MSG yang terdapat dalam bumbunya, di antaranya adalah kanker, chinese restaurant syndrome, dan kerusakan jaringan otak.
Oleh sebab itu, mi instan tidak bisa menggantikan makan penuh (wholesome food) dan hanya bisa di jadikan makanan bantu sementara (selingan) dan tidak boleh di konsumsi secara terus menerus.
Jika masih ingin memakan mi instan, ada baiknya kita perhatikan beberapa tips mudah mengatasi bahaya mi instan, adalah sebagai berikut. Pertama, beri jarak waktu sekitar tiga hari setelah makan mi instan bila ingin memakannya lagi. Kedua, tiriskan dan bilas. Untuk mi instan goreng, setelah masak tiriskan lalu bilas dengan air bersih yang telah matang. Untuk mi instan kuah, setelah mi matang jangan langsung dibubuhi bumbu. Tiriskan mi-nya dahulu, lalu buang air rebusan dan ganti dengan air panas yang baru. Ketiga, jangan campur bumbu ketika memasak. Pada bumbu mi instan terdapat kandungan yang berbahaya yang akan semakin aktif ketika dimasak dalam suhu tinggi. Untuk mengurangi bahayanya, biasanya bumbu tersebut dicampurkan ketika mi sudah diangkat dari kompor.
Meskipun ada cara untuk menanggulangi resiko buruk dari makanan yang mengandung banyak MSG (mi instan), ada baiknya kita belajar hidup sehat dengan mempelajari makanan yang kita konsumsi. Negara kita adalah negara yang kaya akan bahan makanan yang menyehatkan, yang dengan gampang dapat kita peroleh. Jadi, marilah kita biasakan mengkonsumsi makanan sehat yang pastinya sangat baik bagi kesehatan kita.
(inioke)