Perhatian untuk member MinangForum untuk membaca peraturan dahulu agar post anda tidak dihapus
Dapatkan aplikasi MinangForum untuk android anda, Klik Disini untuk mendownload


 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
+ Reply to Thread
08-10-2012 10:51 AM

palala Offline
*

  • Dec 2008
  • 817 posts
  • reputations
  • 7 thanks
    Given 36 thank(s) in 33 post(s)
Post: #1
Kota tanpa Terminal
padangmedia.com


Tanggal 7 Agustus 2012, usia Kota Padang sudah 343 tahun atau hampir tiga setengah abad. Semakin hari, makin banyak orang yang menumpangkan hidupnya di kota ini. Tak heran jika daerah-daerah pinggir kota, saat ini pertumbuhannya sangat mencengangkan.

Balai Baru, Belimbing, Pasar Baru (Pauh), Lubuk Minturun, Lubuk Begalung, dan banyak lainnya, pertumbuhan ekonominya sungguh menakjubkan. Dari pagi hingga malam, irama kehidupan terus berdenyut. Bila pada tahun-tahun sebelumnya, rumah-rumah warga yang berada di pinggir jalan masih punya halaman yang luas, maka sekarang jangan harap akan menemui pemandangan yang sama. Hampir dipastikan halaman yang ada di pinggir jalan dibangun menjadi kedai atau ruko. Ditempati sendiri atau disewakan. Yang penting menjadi uang.

Setiap tahun, ribuan mahasiswa baru memadati kota Padang. Dari ribuan orang itu, sekian persennya keterusan menetap untuk bekerja dan berkeluarga. Tak heran bila jumlah penduduk terus bertambah. Sekarang sudah hampir satu juta jiwa.

Sayangnya, kota yang sering disebut-sebut penguasa akan dijadikan metropolitan, new city dan istilah-istilah lainnya kental terasa ada yang kurang. Yaitu, keberadaan terminal bus dan angkot.

Agak aneh dan membingungkan bagi warga kota tentang kebijakan yang satu ini. Pasalnya, dulu sudah ada terminal angkot Goan Hoat. Letaknya pas di dekat Pasar Raya. Memudahkan pedagang dan pengunjung mencapai sentra ekonomi. Tapi, beberapa tahun lalu disulap menjadi Sentra Pasar Raya. Sebelum dibangun dan disetujui DPRD, dijanjikan di salah satu lantainya akan dijadikan terminal. Tapi, hingga bangunan itu hancur akibat gempa, tidak ada terminal di sana.

Sistem transportasi angkot lalu dikatakan hanya akan diberlakukan rotary. Tapi, manalah tahan sopir-sopir untuk tidak ngetem kecuali kalau mau sepi penumpang. Dampaknya apalagi kalau bukan kemacetan di sejumlah titik. Sebagian sopirpun tak segan menunggu penumpangnya di badan jalan. Sekarang, pemerintah katanya sedang berpikir-pikir lagi untuk mencari lahan guna membangun terminal angkot yang baru.

Begitu juga terminal bus, Terminal Lintas Andalas disulap menjadi pusat perbelanjaan Plaza Andalas. Terminal bus kemudian dipindahkan ke Terminal Aia Pacah. Namun, lagi-lagi tak pernah efektif fungsinya. Entah karena ketidaktegasan atau karena tidak dicukupinya sarana dan prasarana ke daerah itu. Apalagi, sekarang lokasi itu malah akan beralih fungsi menjadi pusat pemerintahan Kota Padang.

Lalu sekarang, Pemko kembali merencanakan pembangunan terminal. Namun, lokasinya pun masih belum jelas. Tahun lalu, dalam penjabaran nota keuangan APBD 2011, Wako menyatakan Pemko akan membangun terminal bus tipe A di Lubuk buaya dan tipe B di Lubuk Kilangan serta di Gaung, Padang Selatan. Tapi, setelah itu, Pemko kata Kepala Dinas Perhubungan Padang, rencana akan membangun Terminal tipe A di Jalan Diponegoro. Tepatnya tanah milik TNI yang berada di samping kantor Dinas Kesehatan Kota Padang. Lokasi itu dinilai strategis karena dekat dengan kawasan pusat perdagangan. Namun, masih ada lagi rencana baru bahwa terminal akan dibangun tidak begitu jauh dari Bandara Internasional Minangkabau atau di kawasan Koto Tangah. Yang pasti, warga masih menunggu kebijakan Pemko.

Tanggal 7 Agustus 2012, Padang berusia 343 tahun. Mungkin harus menunggu berusia 350 tahun atau lebih, Padang baru punya terminal angkot dan bus. Entahlah.
(This post was last modified: 08-10-2012 10:52 AM by palala.)
Reputation
Comments
 
Possibly Related Threads...
Thread:
  Kota Pariaman, Sebuah Catatan Ringan
  Pariaman jadi Kota Budaya Islami
  RANPERDA KAWASAN TANPA ROKOK : Diyakini Tak Ganggu Adat Minang
  Pilkada DKI Tanpa Orang Minang
  Padang, Kota Tanpa Estetika
  'Makan Bajamba' Warnai Peringatan HUT Kota Sawahlunto ke-123
  Silat Pauh Aset Kota Padang
  Terminal dan Pasar Seperti Dua Sisi Mata Uang
Rainbow Melirik Usaha Keripik Rahmat di Kota Pariaman
Star Perajin Lidi Hias di Kota Pariaman