Perhatian untuk member MinangForum untuk membaca peraturan dahulu agar post anda tidak dihapus
Dapatkan aplikasi MinangForum untuk android anda, Klik Disini untuk mendownload


 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
+ Reply to Thread
08-28-2012 02:59 AM

ujang boleng Offline
*

  • Mar 2009
  • 224 posts
  • 0
Post: #1
Kelok 9 Ditutup Lima Jam
<img src="http://www.harianhaluan.com/images/stories/Berita7/280812/longsor.jpg" height="148" width="199" align="left" />LONGSOR SEPANJANG 100 METER
Akibat longsor, kawasan Kelok 9 yang menghubungkan Sumbar-Riau
tertutup selama lima jam. Antrean kendaraan mencapai 15 Km. Tak ada
korban jiwa.

PADANG, HALUAN — Hujan lebat yang mengguyur kawasan
Kelok 9, sejak Senin siang (27/8) hingga sorenya, menyebabkan longsoran
tebing bukit di KM 153, sekitar 6 Km jelang pintu masuk Kelok 9, di Hulu
Air, Harau, Limapuluh Kota, dari arah Riau. Material longsor menimbun
badan jalan sehingga ruas jalan nasional yang meng­hubungkan Sumbar
dengan provinsi tetangga itu, terpaksa ditutup selama 5 jam.


Longsoran membawa mate­rial batu bercampur pasir serta
lumpur itu, terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Akibatnya, hubungan
Sumbar-Riau terputus sekitar 5 jam. Antrean panjang ken­daraan bermotor
berbagai jenis yang terjebak macet diper­kirakan mencapai 15 kilometer.
Mulai dari Sarilamak sampai ke lokasi tempat terjadinya longsor.
Bencana alam tanah longsor ini diperkirakan karena hujan
yang turun siang kemarin cukup deras. Kondisi tanah perbukitan yang
masih labil menyebabkan bebukitan longsor. Tampak timbunan material
tanah beserta kekayuan setinggi 7 meter de­ngan panjang 100 meter
menim­bun jalan utama Sumbar-Riau ini. Tak ada korban jiwa dan kendaraan
yang tertimbun.
Firman Syah, Kabid Ke­daruratan dan Logistik BPBD
Limapuluh Kota, yang berada di lokasi mengatakan, timbunan longsor
mencapai setinggi 7 meter. Antrean kendaraan men­capai 15 Km.
“Sekitar pukul 21.00 WIB material dapat disingkirkan,
tapi kendaraan terpaksa merayap akibat volume kendaraan yang menuju
Riau cukup banyak,” kata Firman Syah kepada Haluan, Senin (27/8) malam.
Sementara itu, Kepala Dinas Prasarana Jalan Tata Ruang dan Pemukiman Sumbar Suprapto kepada Haluan di
Padang menje­laskan, longsoran terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat
hujan lebat mengguyur kawasan Kelok 9. Mate­rial longsor berupa lumpur
sekitar 150 m3 menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 100 meter.
Petugas dan alat berat yang selalu disiagakan terdiri
dari 1 unit ekskavator, 1 unit loader dan 1 unit grader, langsung
diterjunkan ke lokasi untuk menyingkirkan mate­rial longsor. Namun untuk
kelan­caran proses pembersihan material longsor, ruas jalan
Padang-Pekan­baru terpaksa ditutup sementara.
“Untuk membersihkan material longsor, kita terpaksa
menutup ruas jalan itu agar pekerjaan berjalan lancar dan tidak
membahayakan pengguna jalan. Karena lumpur itu menyebabkan jalan licin,”
kata Suprapto.
Para pengguna jalan diminta untuk bersabar hingga
pekerjaan pembersihan material longsor selesai. Sebab material lumpur
yang menutupi badan badan menye­babkan jalan menjadi licin. Bila
kendaraan tetap dibiarkan melin­tas, dikhawatirkan kendaraan akan slip
dan mengundang kecelakaan.
“Untuk pengaturan dan penga­manan di jalan, kami sudah ber­koor­dinasi dengan Polres Lima­puluh Kota,” kata Suprapto.
Kepala Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah I Sumbar,
Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional II (BBPJN II), Dahler lebih jauh
menjelaskan, titik longsoran itu bukan di kawasan jalan layang Kelok 9,
tetapi di KM 153 dari arah Pekanbaru, atau sekitar 6 km dari Kelok 9
yang berada di KM 147.
Kelok 9 yang diresmikan pema­kaiannya oleh Gubernur
Sumbar Irwan Prayitno pada H-4 jelang Lebaran 2012 lalu, aman dilewati.
Selama dua pekan, terhitung sejak H-4 jalan layang ini sudah dilewati
kendaraan. Namun masih untuk satu arah saja rute dari Pekanbaru menuju
Padang.
Kendaraan dapat langsung masuk ke jalan baru ini berawal dari
Jembatan Layang 6 pada KM 147. Jembatan ini terhubung dengan Jembatan 5,
Jembatan 4 dan Jembatan 3 dan keluar di Lubuk Bangku. Kendaraan
kemu­dian masuk kembali ke jalan lama di KM 146,5. Sedangkan arus lalu
lintas dari Padang ke Pekanbaru, tetap memakai jalan lama. (h/ zkf/snt/ddg/vie)
Reputation
Comments
 
Possibly Related Threads...
Thread:
  Seluruh Objek Wisata Ditutup
  Kelok Sembilan Longsor
  Tim Kesenian Sumbar Borong Lima Gelar
  Kelok 44 Semakin Sempit
  Kelok 9 Ditutup, Fly Over Dibuka
  Kelok 9 Kembali Ditutup, Lalu Lintas melalui Jalur Lama
  Jalan Layang Kelok Sembilan Mulai Dibuka
  MULAI 5 AGUSTUS : Fly Over Kelok Sambilan Dibuka
  Sumbar Peringkat Lima Hasil SNMPTN Nasional
  Peresmian Fly Over Kelok Sembilan Dipending