Belum
ke Padang bila belum singgah ke Jembatan Siti Nurbaya. Jembatan
sepanjang 60 meter ini menghubungkan kota tua Padang dengan Taman Siti
Nurbaya (tempat Siti Nurbaya dimakamkan). Membentang gagah di Muara
Batang Arau.
Jembatan ini nampak cantik bila senja menjelang. Pijar mercuri, sepoi
angin pantai, dan lampu-lampu kapal yang mulai dinyalakan menambah
romantis suasana. Tak heran bila anak-anak muda memadati jembatan ini,
untuk memadu kasih atau sekedar menikmati roti , pisang, dan jagung
bakar yang dijual di sisi kanan dan kiri jembatan.
Warna-warni kursi plastik yang disediakan penjaja makanan ringan,
memeriahkan senja yang hangat sapa kerabat. Secangkir kopi, sepotong
roti, ditambah jagung bakar manis dengan aneka rasa pilihan, sempurna
berpadu dengan pemandangan yang memanjakan mata.
Dari badan Jembatan ini kita bisa melihat pemandangan Bukit Gunung
Padang dan sunset yang berwarna jingga. Kita juga dapat sekaligus
menikmati bangunan-bangunan tua di sepanjang kota tua Padang ; kota
jaman kolonial Belanda lengkap dengan kapal-kapal nelayan yang mulai
merapat di dermaga muara.
Bila diperhatikan dengan seksama, lampu-lampu di sepanjang jembatan ini
membentuk rumah bagonjong, ciri khas bangunan di Sumatera Barat. Bila
Banjarmasin terkenal dengan jembatan Barito, Palembang dengan jembatan
Ampera, Padang memiliki icon wisata yang tak kalah indahnya dan wajib
dikunjungi ; Jembatan Siti Nurbaya.
sumber :
http://kumpulan-orang-minang.blogspot.co...ah-ke.html