The following warnings occurred:
Warning [2] file_get_contents(http://graph.facebook.com/?ids=http://www.minangforum.com/Thread-Dibalik-Tragedi-Kecelakaan-Bus-PO-Yanti-1): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 403 Forbidden - Line: 806 - File: inc/plugins/fbmeta.php PHP 5.3.28 (Linux)
File Line Function
[PHP]   errorHandler->error
/inc/plugins/fbmeta.php 806 file_get_contents
/showthread.php(1196) : eval()'d code(42) : eval()'d code 1 fb_comment_count
/showthread.php(1196) : eval()'d code 42 eval
/showthread.php 1196 eval
Warning [2] file_get_contents(http://graph.facebook.com/?ids=http://www.minangforum.com/Thread-Dibalik-Tragedi-Kecelakaan-Bus-PO-Yanti-1): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 403 Forbidden - Line: 806 - File: inc/plugins/fbmeta.php PHP 5.3.28 (Linux)
File Line Function
[PHP]   errorHandler->error
/inc/plugins/fbmeta.php 806 file_get_contents
/showthread.php(1196) : eval()'d code(131) : eval()'d code 1 fb_comment_count
/showthread.php(1196) : eval()'d code 131 eval
/showthread.php 1196 eval



Perhatian untuk member MinangForum untuk membaca peraturan dahulu agar post anda tidak dihapus
Dapatkan aplikasi MinangForum untuk android anda, Klik Disini untuk mendownload


 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
+ Reply to Thread
06-01-2009 08:20 AM

mangango Offline
*

  • Apr 2009
  • 496 posts
  • reputations
  • 4 thanks
    Given 16 thank(s) in 16 post(s)
Post: #1
Dibalik Tragedi Kecelakaan Bus PO Yanti (1)
Meski angka kecelakaan di kawasan Silaiang Kariang tercatat sangat tinggi, hingga membuat masyarakat khususnya para pemuda setempat seakan telah terbiasa dengan kejadian-kejadian tragis tersebut, namun tetap saja kecelekaan Bus Yanti yang terjungkal Minggu (31/5)mengundang perasaan hiba sekaligus miris dalam hati mereka. Betapa tidak, kondisi korban yang rata-rata mengenaskan dan sulit dikenali justru membuat sebagian para relawan itu “tidak tega” untuk melakukan evakuasi.

Sungguh tragis nasib yang menimpa para korban Bus dengan plat BA 3824 E tersebut. Badan bus yang terbalik 180 derajat dengan posisi "tatilantang" membuat sebagian besar penumpang terhimpit diantara kerangka bawah dan atap bus. Apalagi, cerukan tempat bus itu jatuh dipenuhi bebatuan serba besar dan tajam.

“Ndak tega kami mencaliak panumpang bus tu doh. Lai nak kamanolong, tapi hati ndak talok. Tiok diesek, badan urang tu badariak bunyi kaputuih (tidak tega kami melihat para penumpang bus itu. Maksud hati ingin menolong tapi tidak sanggup. Ketika disentuh badan korban berbunyi seperti mau putus) ,” ungkap Dian (22) Salah seorang pemuda yang hari itu dating ke lokasi. Dian adalah salah satu dari sekotar 20-an pemuda lain yang berusaha memberikan pertolongan.

Lantaran merasa tidak sanggup menghadapi korban dengan kondisi yang mengenaskan itu, Dian langsung melakukan pertolongan lain dengan mengambil tali tambang di kedainya yang berlokasi di sekitar tempat kejadian.

“Hanya sebagian saja diantara kawan-kawan yang sanggup turun dan menggotong mayat yang sudah tak keruan bentuknya itu. Saya dan beberapa yang lain hanya bisa melakukan yang kami sanggup,” ungkapnya.

Dikatakan Dian, nyaris setengah dari keseluruhan pemuda yang turun tangan hanya bisa memberikan bantuan dari luar jurang. Lain dengan Aldi (26) yang ditemui POSMETRO (grup Padang Today) di lokasi kejadian usai memberikan pertolongan. Pemuda ini adalah salah satu dari pemuda yang berani turun dan mengangkat korban yang tewas.

“Mulanya memang ragu, tapi lama kelamaan saya memberanikan diri. Kondisi korban betul-betul parah. Ada yang tangannya putus, kakinya patah, dan sebagian besar rusak pada bagian wajah dan kepala belakang,” sebutnya.

Aldi mensinyalir sebagian besar korban yang tewas adalah akibat kerusakan pada tengkorak kepala. “Salah seorang korban tewas saat saya evakuasi keluar dari lokasi. Korban itu perempuan muda yang tangannya putus. Dan bahunya senjang. Sedangkan mukanya tidak karuan dengan mata sebelah kiri yang menyembul, dan bagian belakangnya sudah lunak,” cerita Aldi tanpa dapat menghilangkan kesan terhiba di wajahnya.

Para pemuda itu mengatakan, kecelakaan bermula dari ketidak sanggupan bus untuk mendongkrak tenaga ketika melewati tanjakan sebelum tikungan yang tak berapa jauh dari tempat bus itu terjungkal. “Meski kernet sudah memberi ganjal namun beban bus sepertinya terlalu berat dan akhirnya manyilosoh turun,” ungkap seorang pemuda. Posisi jatuhnya bus tidak berapa jauh dari pos polisi Silaing.

“Terus terang kami merasa miris karena daerah ini sudah telalu sering makan korban. Sementara kami tinggal disini. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi. Semoga para sopir bisa waspada dan memperhatikan kondisi kendaraan sebelum berani melewati tikungan-tikungan berbahay disini,” ungkap Dian. Namun begitu, Baik Dian, Aldi maupun pemuda lainnya mengaku tetap siap memberikan pertolongan untuk kejadian serupa di masa yang akan datang.
Reputation
Comments
 
Possibly Related Threads...
Thread:
  Jalan Raya Maninjau-Bukittinggi Rawan Kecelakaan
  KECELAKAAN KERETA API DI JATENG : Tiga Urang Awak Tewas
  1.027 Kecelakaan & 1.847 Korban Mudik
  Bus Yanti Langgar Keur, Penumpang Melebihi Kapasitas