Perhatian untuk member MinangForum untuk membaca peraturan dahulu agar post anda tidak dihapus
Dapatkan aplikasi MinangForum untuk android anda, Klik Disini untuk mendownload


 
Thread Rating:
  • 0 Votes - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
+ Reply to Thread
04-22-2011 05:34 PM

palala Offline
*

  • Dec 2008
  • 817 posts
  • reputations
  • 7 thanks
    Given 36 thank(s) in 33 post(s)
Post: #1
Demam Batu Lumuik Merambah Kalangan Atas
Dharmasraya, Singgalang
Demam batu lumuik (Lumut) Sungai Dareh merambah kalangan atas dan komunitas bawah. Bahkan batu yang dihasilkan Sungai Batanghari tersebut dianggap sebagai KTP orang Dharmasraya, meskipun bukan Dharmasraya saja karena warga Solsel juga banyak yang mengoleksi dan memasarkan ke Dharmasraya.
Lumuik Sungai Dareh itu dikenal dengan sebutan Giok Sumatera. Sementara di Sum bar akrab dengan sebutan Lumuik Sungai Dareh.
Sebab, sekian tahun lalu, jika ada orang memakain batu cincin dengan permata hijau bening (lumuik), orang menerka ini dari Sungai Da reh/Pulau Punjung. Dugaan itu bisa mendekati kebenaran.
Apalagi sekarang, pejabat eselon yang paling rendah atau staf sekalian sampai pada pucuk pimpinan secara berjenjang sudah mengoleksi batu yang dihasilkan Sungai Batanghari tersebut.
Sebenarnya, jenis batu akik bukan lumuik saja, tapi ada jenis anggur dan bermacam lainnya, tapi memang kualitasnya tak bisa mengalahkan jenis lumuik. Sementara jenis lumuik juga terdapat kelasnya seperti, pucuk pisang, kumbang jati atau lumuik pokak (istilah masyarakat sekitar apabila tak ada sedikitpun berkilau).
Harga bervariasi, mulai dari 100 ribu s.d 5 jt/buah, tergantung kualitas batunya. Bahkan batu lumuik sudah masuk istana melalui kedatangan menteri atau pejabat setingkat Dirjen yang berkunjung ke Dharmasraya.
Pejabat tinggi yang datang ke Dharmasraya diberi kenang-kenangan batu akik tersebut dan itu sudah tradisi dari pemerintahan sebelum-sebelumnya. Untungnya ketika pejabat tinggi propinsi maupun pusat yang memakai, berarti sosialisasi hasil kerajinan batu akik tersebut melonjak dan penghasilan pengrajin dibidang ini juga meningkat.
Kemudian, batu akik selain hiasan bagi masyarakat yang gemar dengan benda itu, juga menjadi ajang bisnis sambilan, karena batu tersebut dipakai dan dijual asal harga cocok.(pasdisata)
Reputation
Comments
 
Possibly Related Threads...
Thread:
  Demam Miyabi : Mereguk Untung dari Keping Bajakan