LIMAPULUH KOTA — Limapuluh Kota – Seekor anak ayam milik Yusneti, warga Padang Balimbiang, Nagari Bukik Sikumpa, Kecamatan Lareh Sago Halaban, tiba-tiba menjadi tontonan ratusan masyarakat. Penyebabnya, ayam berwarna putih itu tumbuh besar dengan kondisi aneh dibandingkan layaknya seekor ayam normal.
AYAM ANEH
Soalnya, kaki ayam milik wanita yang sehari-hari bekerja sebagai petani penggarap tersebut, berjumlah tiga. Kepala Unit Bin Pol Masyarakat Polres Limapuluh Kota Bripka Yonnedi yang ikut datang dan melihat “keanehan” fisik ayam itu mengatakan, pemilik ayam baru mengetahui kaki ayamnya berjumlah tiga setelah usia anak ayam lebih dua minggu.
“Menurut pemilik ayam itu, dia baru mengatahui ayamnya berkaki tiga dan tumbuh di bahagian buntut, setelah tidak sengaja melihat, waktu hendak memberi makan. Selanjutnya, dia bercerita kepada tetangga. Hingga akhirnya, sudah banyak sa ja orang yang melihatnya,” aku Bripka Yonnedi, menjawab Singgalang, Jumat (13/1) di Kec . Lareh Sago Halaban.
Tidak ada hubungan ayam berkaki tiga dengan mistik. Hal itu, diungkapkan Camat Lareh Sago Halaban Yatmiko. Kepada masyarakat, Yatmiko berharap agar tidak menganggap temuan ayam berkaki tiga, sebagai tanda-tanda bencana. “Itu hanya kelainan fisik hewan ternak. Kami berharap, masyarakat tidak menganggap lain-lain,” sebut dia, di tempat terpisah.
Pakar Hewan Ternak Harmen, yang juga wakil ketua DPRD setempat mengatakan, kejanggalan ayam berkaki tiga yang tumbuh dibahagian buntut, sering juga ditemukan di sejumlah daerah lain. “Itu ada. Tapi jarang sekali. Kami harapkan kepada masyarakat, tidak berpikiran yang aneh-aneh,” imbau Harmen. (501/singgalang)