Padang Panjang, Singgalang
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Diniyyah Puteri Padang Panjang, berhasil mencapai peringkat tiga pada Kejuaraan Debat Bahasa Arab tingkat Asean ke-5 (The 5th Asean Aniversary Arabic Debate Championship 2011) yang diselenggarakan di Malaysia.
Prestasi itu, bukan hanya mengharumkan nama Padang Panjang, tapi juga membangkit kembali kejayaan Minangkabau di khazanah intelektual kawasan tersebut.
“Prestasi ini sungguh di luar dugaan, mengingat dalam lima tahun debat diselenggarakan, STIT Diniyyah Puteri sama sekali belum pernah ikut. Sebagai pendatang baru di ajang ini, peringkat tiga ini jelas sesuatu yang amat mengejutkan dan pantas disyukuri,” ujar Pimpinan Perguruan Diniyyah Puteri, Fauziah Fauzan, melalui Kepala Divisi Humas Ahmad Rifai, kepada Singgalang, kemarin, di Padang Panjang.
Dijelaskan, pada babak penyisihan terdapat 20 tim yang berkompetisi. Tim STIT Diniyyah Puteri berhasil masuk 14 besar yang kemudian merangsek maju ke posisi sembilan besar. Seterusnya melaju ke lima besar dan empat besar. Di babak penyisihan, jelasnya, STIT Diniyyah Puteri mendapat peringkat kedua dari 20 tim yang berlomba.
“Di perempat final lantaran kalah satu poin dari UIN Syarif Hidayullah Jakarta, STIT Diniyyah Puteri harus puas di posisi ketiga. Tinggal UIN Syarif Hidayullah berlaga menentukan juara I dan II. Di final, UIN Syarif Hidayatullah melawan tim Universitas Islam Antar Bangsa. Posisi pemuncak pun diumumkan Senin (14/11). UIN Syarif Hidayatullah menyabet juara I, Universitas Islam Antar Bang sa Juara II, STIT Diniyyah Puteri Juara III dan Universitas Sains Islam Malaysia Peringkat IV,” kata Ahmad.
Sri Rahayu, koordinator tim debat STIT, berhasil pula meraih posisi keenam The Best Debater dan masuk sepuluh besar dari 60 peserta debat. Tim Diniyyah Puteri terdiri dari Erna Hidayati, Annisa Difa Septika, Zatria Nasriza, dan Sri Rahayu.(211)